• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BRIN Kembangkan Katalis Baru, Produksi Bioavtur dari Biomassa Makin Efisien

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 23 Juli 2026 - 14:03
in Nasional
Ilustrasi pesawat terbang / Dok INDOPOSCO

Ilustrasi pesawat terbang / Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengembangkan material katalis mesopori berbasis SBA-15 yang mampu meningkatkan efisiensi produksi bioavtur berbasis biomassa. Inovasi tersebut menjadi langkah strategis untuk mendukung pengembangan bahan bakar penerbangan.

Selain itu, hasil riset ini mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil demi mendukung target net zero emission Indonesia. Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Katalisis BRIN, Indriyati, menjelaskan, sektor penerbangan masih menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar di dunia.

BacaJuga:

Menteri P2MI Bertemu Delegasi Portugal, Bahas Penempatan Pekerja Migran

Keputusan Dewan Etik PERKI, Penasihat Kapolri: Substansi Tak Sesuai dengan Kenyataan

PIKI Awards 2026 Gaungkan Keteladanan, Maruarar Pasang Target Besar 5 Tahun ke Depan

Karena itu, lanjutnya, pengembangan bahan bakar penerbangan yang lebih ramah lingkungan menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya mobilitas transportasi udara.

Menurut dia, bioavtur selama ini umumnya diproduksi dari minyak nabati. Namun, bahan baku tersebut dinilai kurang berkelanjutan karena masih bersaing dengan kebutuhan pangan.

“Karena itu kami mengembangkan bioavtur generasi kedua dengan memanfaatkan biomassa nonpangan, seperti limbah pertanian, kehutanan, dan perkebunan yang tersedia melimpah di Indonesia. Biomassa tersebut diubah terlebih dahulu menjadi senyawa antara, kemudian diproses menggunakan katalis,” ujar Indriyati dalam keterangan, Kamis (23/7/2026).

Dalam riset tersebut, masih ujar dia, BRIN mengembangkan katalis berbasis material mesopori SBA-15 yang dimodifikasi melalui metode sulfatasi menggunakan amonium sulfat. Material itu memiliki struktur pori berukuran meso yang mampu mendukung reaksi katalitik untuk mengonversi senyawa turunan biomassa menjadi hidrokarbon bernilai energi tinggi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar pesawat.

Penelitian ini, dikatakan dia, merupakan hasil kolaborasi BRIN dengan Korea Institute of Science and Technology (KIST) yang turut melibatkan Universitas Indonesia dan Universitas Padjadjaran. Kolaborasi tersebut menghasilkan katalis dengan struktur pori dan tingkat keasaman yang lebih seimbang sehingga memberikan performa lebih baik dibandingkan material sebelumnya.

Indriyati menuturkan, desain katalis terbaik tidak ditentukan oleh tingkat keasaman yang paling tinggi, melainkan keseimbangan antara tingkat keasaman, luas permukaan, dan kemudahan akses menuju struktur pori mesopori.

“Keseimbangan karakteristik tersebut menjadi faktor penting dalam pengembangan katalis untuk reaksi hydroxyalkylation-alkylation (HAA), yaitu proses yang menggabungkan senyawa turunan biomassa menjadi molekul dengan rantai karbon lebih panjang sebagai prekursor bioavtur,” jelasnya.

Dikatakan dia, hasil pengujian menunjukkan setelah dilakukan optimasi terhadap suhu reaksi, jumlah katalis, dan rasio bahan baku, tingkat konversi bahan baku mencapai 99 persen dengan hasil produk prekursor bioavtur sebesar 62 persen.

“Tahap berikutnya adalah mengubah prekursor bioavtur menjadi hidrokarbon yang memenuhi spesifikasi bahan bakar penerbangan,” ungkapnya.

“Proses tersebut mampu menghasilkan tingkat konversi hingga 100 persen, dengan sebagian besar produk berada pada rentang hidrokarbon yang sesuai sebagai bahan bakar pesawat,” imbuhnya.

Ia mengatakan, selain memiliki efisiensi tinggi, katalis yang dikembangkan juga dapat digunakan kembali dalam beberapa siklus reaksi. Meski terjadi sedikit penurunan performa setelah penggunaan berulang, material tersebut tetap menunjukkan stabilitas yang baik sehingga berpeluang diterapkan pada skala industri.

“Penelitian ini membuka peluang baru dalam pengembangan bioavtur berbasis biomassa dengan kualitas yang lebih baik,” ujarnya. (nas)

Tags: Bioavtur BiomassaBRINEnergi TerbarukanNet Zero Emission

Berita Terkait.

p2mi
Nasional

Menteri P2MI Bertemu Delegasi Portugal, Bahas Penempatan Pekerja Migran

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45
Keputusan Dewan Etik PERKI, Penasihat Kapolri: Substansi Tak Sesuai dengan Kenyataan
Nasional

Keputusan Dewan Etik PERKI, Penasihat Kapolri: Substansi Tak Sesuai dengan Kenyataan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:51
PIKI Awards 2026 Gaungkan Keteladanan, Maruarar Pasang Target Besar 5 Tahun ke Depan
Nasional

PIKI Awards 2026 Gaungkan Keteladanan, Maruarar Pasang Target Besar 5 Tahun ke Depan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:01
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga
Nasional

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, 11 Pelanggaran Lalu Lintas Jadi Sasaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:03
Habiburokhman
Nasional

Soal Perampasan Aset, Ketua Komisi III: Antara Target Pemulihan dan Potensi Jadi Alat Kekuasaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:01
Tilang
Nasional

ETLE Punya Keterbatasan, DPR RI: Kombinasi Tilang Manual Dinilai Jadi Solusi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47

OLAHRAGA

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12
Olahraga

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Editor Nasuha
Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia dini harus berfokus pada pengembangan...

SelengkapnyaDetails
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    3794 shares
    Share 1518 Tweet 949
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1095 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.