• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dari Bansos Menuju Mandiri, Kemensos Berdayakan 1.200 KPM di Karanganyar

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Rabu, 22 Juli 2026 - 16:07
in Nusantara
Kemensos berhasil meningkatkan kemandirian ekonomi sekitar 1.200 warga miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Foto : Ist

Kemensos berhasil meningkatkan kemandirian ekonomi sekitar 1.200 warga miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya pemberdayaan masyarakat miskin melalui program bantuan sosial menunjukkan hasil positif di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kementerian Sosial (Kemensos) berhasil meningkatkan kemandirian ekonomi sekitar 1.200 warga miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memperoleh dukungan untuk mengembangkan berbagai jenis usaha sesuai dengan potensi, minat, dan kebutuhan masing-masing.

BacaJuga:

Selatox Resmikan Pabrik Botulinum Toxin Berstandar GMP, Targetkan Pasar Global

Bea Cukai Perkuat Pendampingan UMKM, Produk Bengkayang hingga Lampung Disiapkan Tembus Pasar Global

Program Konservasi Terumbu Karang di Bali Berhasil Serap Lebih dari 10 Ribu Tenaga Kerja

Program ini tidak hanya bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan ekonomi jangka pendek, tetapi juga mendorong terciptanya sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Direktur Pemberdayaan Sosial Kemensos Radik Raksaguna, menjelaskan bahwa PPSE dirancang sebagai program pemberdayaan, bukan sekadar penyaluran bantuan sosial.

Menurutnya, program ini berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat, kepemilikan aset produktif, serta perluasan akses usaha sehingga KPM mampu mencapai kemandirian dan tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah.

Senada dengan itu, Penyuluh Sosial Direktorat Pemberdayaan Sosial, Nicki, mengatakan bahwa PPSE memberikan keleluasaan kepada penerima manfaat untuk menentukan jenis usaha yang paling sesuai dengan kemampuan dan kondisi mereka. Dengan pendekatan tersebut, bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha produktif.

Sementara itu, Penelaah Kebijakan Teknis Direktorat Pemberdayaan Sosial, Puti, menjelaskan bahwa bantuan dapat dimanfaatkan untuk berbagai sektor usaha, seperti perdagangan, peternakan, pertanian, jasa, maupun usaha lain yang sebelumnya telah dijalankan oleh KPM.

Proses pemberdayaan masyarakat, lanjutnya, membutuhkan waktu, pendampingan, dan kesabaran. Pendamping lapangan, Lidia, mengungkapkan bahwa salah satu strategi yang diterapkan adalah melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).

Dalam kegiatan tersebut, pendamping berperan sebagai fasilitator, mediator, sekaligus motivator yang membantu meningkatkan semangat, daya juang, dan kemampuan para KPM dalam mengembangkan usahanya.

Selain itu, para pendamping juga menghubungkan KPM dengan berbagai mitra yang memiliki kompetensi sesuai bidang usaha yang dipilih.

Salah satu kisah sukses datang dari Siti Rokayah, warga Pondok Rejo, Kelurahan Lalung, Kecamatan Karanganyar. Sejak 2024, ia mengembangkan usaha ayam goreng krispi yang kini menjadi produk unggulannya.

Lokasi usahanya berada di depan Pasar Kayuapak, terpisah dari rumah tinggalnya. Berkat perkembangan usahanya, Siti mampu meraih omzet sekitar Rp5 juta setiap bulan.

Keberhasilan serupa juga dirasakan oleh Fitriana, warga Dusun Pencol, Desa Gebyog, Kecamatan Mojogedang. Sejak 2023, ia menjalankan usaha perdagangan sayur-mayur bersama suaminya. Beragam komoditas yang dijual antara lain labu kuning, kentang, dan gembili, baik dalam kondisi mentah maupun rebus.

Aktivitas berjualan dimulai sejak pukul 03.00 hingga 06.00 WIB di kios Pasar Jambangan, Kecamatan Mojogedang. Dari usaha tersebut, Fitriana mampu membukukan omzet rata-rata sekitar Rp700 ribu per hari atau kurang lebih Rp20 juta setiap bulan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Junaedi, menilai keberhasilan PPSE membuktikan bahwa efektivitas bantuan sosial tidak hanya diukur dari ketepatan sasaran dan jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, ketika bantuan mampu meningkatkan kesejahteraan dan menciptakan kemandirian ekonomi, maka tujuan utama program telah tercapai, yaitu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan sosial. (srv)

Tags: Bansossosial

Berita Terkait.

Selatox
Nusantara

Selatox Resmikan Pabrik Botulinum Toxin Berstandar GMP, Targetkan Pasar Global

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:21
Bea Cukai Perkuat Pendampingan UMKM, Produk Bengkayang hingga Lampung Disiapkan Tembus Pasar Global
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Pendampingan UMKM, Produk Bengkayang hingga Lampung Disiapkan Tembus Pasar Global

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:06
bali
Nusantara

Program Konservasi Terumbu Karang di Bali Berhasil Serap Lebih dari 10 Ribu Tenaga Kerja

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:13
lpdb
Nusantara

Dana Bergulir Bangun Ekosistem Usaha, BMT THS Lombok Jadi Contoh Nyata

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21
soni
Nusantara

25 Tahun Menanti, Jembatan Piano di Kabupaten Serang Dibangun di Era Andra Soni

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:47
bc3
Nusantara

Dukung Potensi Ekonomi Sektor Pariwisata, Bea Cukai dan DJP Luncurkan Program Kompas Raja Ampat

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3186 shares
    Share 1274 Tweet 797
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12560 shares
    Share 5024 Tweet 3140
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2761 shares
    Share 1104 Tweet 690
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.