INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto mengakui Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan sosial yang belum terselesaikan, mulai dari kesejahteraan guru hingga minimnya lapangan kerja.
“Kita paham, seluruh bangsa paham bahwa gaji guru-guru kita kurang. Kita paham bahwa lapangan kerja kita kurang,” kata Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20/7/2026).
Ia menekankan, bahwa alasan utama jajaran kabinet menerima mandat dari rakyat adalah untuk memecahkan dan menyelesaikan masalah kemiskinan tersebut.
“Kita paham masih banyak kemiskinan ekstrem kita paham ini semua masalah kita paham, kita mengerti, justru ini yang kita pilih diberi mandat untuk kita selesaikan,” ucap Prabowo.
Oleh karena itu, pentingnya memiliki mental yang kuat dalam memimpin. Menurutnya, amanat dari rakyat bertujuan menyelesaikan masalah, sehingga pemerintah tidak boleh menyerah terhadap kekurangan dan hambatan apa pun.
“Kita diberi mandat oleh rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah. Jadi kita tidak boleh takut dengan masalah. Kita tidak boleh takut dengan kesulitan. Kita tidak boleh takut dengan kekurangan,” tutur Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Ia tak mau membanding-bandingkan persoalan tersebut dengan pemerintah terdahulu, karena setiap masa selalu ada pemimpinnya. Baginya, fokus utamanya saat ini adalah menuntaskan tanggung jawab yang ada di hadapannya.
“Kita paham ada ketimpangan di masyarakat kita. Tapi terus terang saja saya katakan di mana-mana, saya sendiri sebagai presiden sebagai yang diberi mandat bersama saudara wakil presiden kita disumpah saya sendiri tidak menduga sesungguhnya betapa, beberapa masalah itu sangat di luar perkiraan kita,” imbuhnya.(dan)


















