• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Riset BRIN Dorong Percepatan Mutu Genetik Ternak Lewat Teknologi Embrio

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 19 Juli 2026 - 15:07
in Nasional
Sapi

Ilustrasi ternak sapi. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Transformasi sektor peternakan nasional dinilai harus bertumpu pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu upaya yang didorong adalah pengembangan teknologi embrio in vivo dan in vitro untuk mempercepat peningkatan mutu genetik ternak.

Peneliti Ahli Pertama Pusat Riset Peternakan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Yanuar Achadri, memaparkan hasil riset mengenai strategi memaksimalkan keberhasilan teknologi embrio tersebut.

BacaJuga:

Wah, SPPG Bersertifikat Halal Tembus 10 Ribu

DPR Ingatkan Pimpinan Baru BGN: Utamakan Solusi, Jangan Perbesar Konflik

BPJS Watch Nilai Lapangan Kerja Formal Harus Jadi Fokus di Tengah Derasnya Investasi

“Teknologi embrio ini mempercepat peningkatan mutu genetik ternak,” kata Yanuar dalam keterangan, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, tantangan utama dalam akselerasi genetik berasal dari tingginya sensitivitas sistem reproduksi ternak terhadap perubahan suhu, baik akibat stres panas (heat stress) maupun cekaman dingin saat proses kriopreservasi.

“Pemahaman mendalam mengenai mekanisme kerusakan seluler pada oosit sangat diperlukan agar peneliti dapat merumuskan formulasi media proteksi dan manajemen lingkungan yang tepat untuk menjaga viabilitas sel telur,” ungkap Yanuar.

Dia menjelaskan, penguasaan ilmu dasar menjadi kunci untuk menghasilkan inovasi yang mampu menjawab berbagai persoalan di sektor peternakan, khususnya dalam meningkatkan kualitas reproduksi ternak.

Sementara itu, Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan, BRIN, Puji Lestari, menegaskan bahwa kebutuhan protein hewani yang terus meningkat harus direspons melalui inovasi berbasis riset.

Menurutnya, peningkatan populasi ternak saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah mempercepat perbaikan mutu genetik dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Riset tidak lagi berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi harus mampu menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan secara nyata oleh peternak, industri, maupun pemerintah,” tegas Puji.(nas)

Tags: BRINrisetTeknologi Embrio

Berita Terkait.

sppg
Nasional

Wah, SPPG Bersertifikat Halal Tembus 10 Ribu

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:23
mbg
Nasional

DPR Ingatkan Pimpinan Baru BGN: Utamakan Solusi, Jangan Perbesar Konflik

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:12
buruh
Nasional

BPJS Watch Nilai Lapangan Kerja Formal Harus Jadi Fokus di Tengah Derasnya Investasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:02
banten
Nasional

Polda Banten Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pengeroyokan Seorang Aktivis

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:30
panda
Nasional

Taman Safari Indonesia Sukses Besar Konservasi Satwa Bayi Panda Rio

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:19
aipki
Nasional

AIPKI: Mutu Pendidikan Dokter Jangan Dikorbankan demi Kejar Kuota

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12536 shares
    Share 5014 Tweet 3134
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2879 shares
    Share 1152 Tweet 720
  • Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    1751 shares
    Share 700 Tweet 438
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1384 shares
    Share 554 Tweet 346
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
Tuchel
Olahraga

Kelelahan Bukan Hambatan, Tuchel Beber Kunci Kemenangan Dramatis Inggris atas Prancis

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 19 Juli 2026 - 09:42

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel angkat suara setelah timnya meraih medali perunggu pada Piala Dunia 2026 usai mengalahkan...

SelengkapnyaDetails
Saka

Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:09
Deschamps Mundur Jadi Pelatih Prancis Usai Piala Dunia 2026, Zidane Penggantinya?

Deschamps Mundur Jadi Pelatih Prancis Usai Piala Dunia 2026, Zidane Penggantinya?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:31
Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol

Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:16
Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.