INDOPOSCO.ID -Taman Safari Indonesia (TSI) mempublikasikan keberhasilannya melakukan konservasi satwa bayi panda Rio dihadapan awak media, jum’at 10 Juli 2026.
Bayi panda Rio yang mempunyai nama lengkap Satrio Wiratama ini, lahir pada 27 November 2025. Kelahirannya melalui proses inseminasi buatan dari induk Hu Chun dan pejantan Cai Tao yang didatangkan dari Tiongkok pada 28 September 2017.
Vice President Life Science TSI, drh Bongot Huaso Mulia menjelaskan bahwa untuk bayi panda Rio ini dilakukan pemeriksaan rutin harian dari sisi berat badan, makanan, feses dan 3 (tiga) bulan sekali pemeriksaan darah serta pemeriksaan reproduksi 1 (satu) tahun sekali. Hal itu dilakukan demi menjaga dan merawat kesehatan serta tumbuh kembangnya dengan baik.
“Rio lahir dengan berat 180 gram, setelah 225 hari atau perhari ini beratnya sudah mencapai 17,3 Kg,” tambahnya.
Harapan TSI Rio dapat tumbuh besar, dapat pasangan di usia yang cukup dan bereproduksi dengan baik nantinya.
General Manager TSI, Sere Nababan mengungkapkan bahwasanya TSI sangat terbuka dengan siapapun yang mau berkolaborasi, bekerjasama dengan pihak ketiga ataupun komunitas yang mensuport konservasi dalam hal yang positif. (srv)


















