INDOPOSCO.ID – Searah Ltd (Searah) resmi menandai langkah pertamanya di pasar pembiayaan internasional setelah berhasil mengamankan Revolving Credit Facility (RCF) atau fasilitas kredit bergulir senilai USD6 miliar. Pendanaan jumbo tersebut disiapkan untuk memperkuat fleksibilitas keuangan perusahaan sekaligus menopang agenda ekspansi jangka panjang di Indonesia dan Malaysia.
Minat industri perbankan terhadap transaksi ini terbilang sangat tinggi. Permintaan dari lembaga keuangan bahkan melampaui nilai fasilitas yang ditawarkan atau oversubscribed, sehingga Searah berhasil menggandeng 20 bank internasional sebagai pemberi pinjaman.
Deretan institusi yang terlibat antara lain Banco BPM, Banco Santander, Bank of China, Barclays, BBVA, BofA Securities, BPER, Citi, DBS, HSBC, Intesa Sanpaolo (IMI CIB Division), J.P. Morgan, Mediobanca, Mizuho, MUFG, Natixis CIB, SMBC, UniCredit, UOB, dan Wells Fargo.
“Selain berpartisipasi sebagai pemberi pinjaman, J.P. Morgan juga bertindak sebagai Debt Advisor bagi Searah, mendampingi perusahaan dalam proses penyusunan struktur pembiayaan hingga penyelesaian transaksi,” tulis Searah dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (17/7/2026).
Keberhasilan memperoleh fasilitas pembiayaan tersebut dinilai menjadi cerminan tingginya kepercayaan lembaga keuangan global terhadap fundamental bisnis Searah, mulai dari kualitas profil kredit, posisi strategis perusahaan, hingga kapasitas eksekusi proyek yang dimiliki. Pendanaan ini sekaligus menjadi fondasi untuk mendukung berbagai rencana pengembangan perusahaan dalam beberapa tahun mendatang.
RCF tersebut akan diarahkan untuk mempercepat implementasi strategi pertumbuhan perusahaan, termasuk memperluas portofolio aset produksi dan pengembangan di Indonesia serta Malaysia. Selain itu, dana juga akan digunakan untuk mendukung pencapaian target produksi jangka menengah sekaligus mempercepat realisasi investasi di berbagai proyek strategis.
“Transaksi ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat kehadiran Searah di pasar pembiayaan internasional sekaligus membangun platform pendanaan yang terdiversifikasi dan fleksibel, sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menciptakan nilai jangka panjang, mewujudkan keunggulan operasional, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan di Asia Tenggara,” tambah keterangan tersebut.
Searah Limited sendiri merupakan perusahaan patungan antara PETRONAS dan Eni dengan komposisi kepemilikan masing-masing 50 persen. Sebagai entitas independen, perusahaan mengelola portofolio 19 aset hulu migas, yang terdiri atas lima aset di Malaysia dan 14 aset di Indonesia.
Pembentukan Searah ditujukan untuk mengoptimalkan nilai aset yang dimiliki kedua perusahaan, mempercepat pengembangan energi yang berkelanjutan, serta memperkuat ketahanan energi di kawasan Asia Tenggara. Keberhasilan menembus pasar pinjaman internasional melalui fasilitas kredit bernilai miliaran dolar ini menjadi pijakan baru bagi perusahaan dalam merealisasikan agenda ekspansi dan pertumbuhan jangka panjang.(her)

















