• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonomi Sirkular Jadi Kunci Hilirisasi Sawit, Biomassa Berpotensi Naikkan Nilai Tambah 9 Kali Lipat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 17 Juli 2026 - 11:03
in Ekonomi
Sawit

Pekerja memeriksa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di sebuah perkebunan. Foto: Dokumen BPDP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penerapan ekonomi sirkular dinilai menjadi strategi penting untuk meningkatkan daya saing industri kelapa sawit nasional sekaligus menjawab tantangan keberlanjutan di sektor ekonomi, lingkungan, dan sosial. Melalui pemanfaatan biomassa sawit yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, Indonesia berpeluang menciptakan nilai tambah ekonomi hingga delapan sampai sembilan kali lipat.

Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Hariyadi, mengatakan Indonesia memiliki potensi biomassa sawit yang sangat besar seiring luas perkebunan kelapa sawit yang telah mencapai 16,83 juta hektare. Dengan luasan tersebut, produksi biomassa sawit diperkirakan mencapai 261,7 juta ton bahan kering per tahun, menjadikan Indonesia sebagai produsen biomassa sawit terbesar di dunia.

BacaJuga:

Raih Top 50 Emiten BigCap IICD 2026, Komitmen GCG BRI Perkuat Kinerja Berkelanjutan

Kisah Sukses Antoni, Petani Jeruk Jember yang Tembus Pasar Nasional Berkat Pemberdayaan BRI

BRI Salurkan Bonus Rp158 Miliar Bagi Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

“Perkembangan areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia sangat spektakuler. Pada saat ini tercatat luas perkebunan sawit mencapai 16,83 juta hektare. Oleh karena itu, pengelolaan kelapa sawit harus dilakukan secara berkelanjutan,” ungkap Hariyadi di Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, penerapan ekonomi sirkular dapat dilakukan melalui optimalisasi berbagai jenis biomassa sawit, mulai dari pelepah dan batang kelapa sawit, tandan kosong kelapa sawit (TKKS), cangkang dan serat sawit, hingga limbah cair pabrik sawit atau palm oil mill effluent (POME).

Hariyadi menjelaskan, biomassa sawit memiliki banyak potensi pemanfaatan, antara lain sebagai bahan baku kompos dan pupuk organik, bahan bakar pembangkit listrik biomassa, hingga bahan campuran semen dan material konstruksi. Dengan potensi produksi yang besar, biomassa sawit juga dapat menjadi salah satu penopang pengembangan energi baru terbarukan (EBT) nasional.

Selain mendukung ketahanan energi, pemanfaatan biomassa sawit dinilai mampu membuka peluang industri hilir baru di sekitar sentra perkebunan. Industri berbasis serat alam, energi biomassa, hingga perdagangan kredit karbon menjadi beberapa sektor yang berpotensi berkembang melalui penerapan ekonomi sirkular.

“Optimalisasi limbah kelapa sawit akan memberikan nilai ekonomi baru,” tegasnya.

Meski demikian, Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perkebunan (Alpenbun) itu mengakui implementasi ekonomi sirkular di industri sawit masih menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari kebutuhan investasi awal yang besar, keterbatasan teknologi pengolahan limbah, tingginya biaya logistik, hingga pasar produk turunan yang belum berkembang secara optimal.

Selain itu, regulasi dan insentif bagi pelaku industri juga dinilai masih perlu diperkuat agar investasi di sektor ekonomi sirkular makin menarik.

Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus mendorong pengembangan hilirisasi sawit melalui dukungan terhadap penelitian, inovasi, pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta pengembangan teknologi pemanfaatan biomassa.

Sebelumnya, dosen sekaligus peneliti Pusat Studi Sawit IPB University, Siti Nikmatin, menilai BPDP memiliki peran strategis dalam mempercepat penerapan ekonomi sirkular di industri sawit melalui pendanaan berbagai riset inovatif.

Menurutnya, pemanfaatan limbah sawit menjadi produk bernilai tambah tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dan mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan perkebunan dan pabrik kelapa sawit.

“Sudah ada bukti nyata bahwa BPDP mendukung penelitian inovatif untuk kemajuan sawit di Indonesia,” ujar Nikmatin.(rmn)

Tags: Biomassa SawitBPDPKelapa SawitMinyak Sawit

Berita Terkait.

Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Ekonomi

Raih Top 50 Emiten BigCap IICD 2026, Komitmen GCG BRI Perkuat Kinerja Berkelanjutan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:12
Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Ekonomi

Kisah Sukses Antoni, Petani Jeruk Jember yang Tembus Pasar Nasional Berkat Pemberdayaan BRI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:14
Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Ekonomi

BRI Salurkan Bonus Rp158 Miliar Bagi Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:59
Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Ekonomi

ETP Forum Dorong Penguatan Ketahanan Energi Indonesia di Tengah Tantangan Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:42
Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Ekonomi

Citilink dan Krispy Kreme Hadirkan Pengalaman Berbeda untuk Penumpang Lewat Program Surprise In

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:17
Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Ekonomi

Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:22

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5154 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1136 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.