INDOPOSCO.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengajak pelaku usaha fesyen dan tekstil nasional memanfaatkan ajang Saudi Fashion & Tex Expo 2026 sebagai pintu masuk memperluas pasar ekspor ke kawasan Teluk.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekspor Nasional, Kemendag, Fajarini Puntodewi mengatakan, ajang Saudi Fashion & Tex Expo 2026 menjadi momentum tepat untuk memperkenalkan kualitas dan daya saing produk Indonesia kepada calon pembeli internasional.
“Saudi Fashion & Tex Expo 2026 adalah momentum yang tepat bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperkenalkan kualitas dan daya saing produk kita kepada pasar kawasan Teluk,” ujar Fajarini dalam keterangan, Sabtu (11/7/2026).
“Kami mengajak pelaku usaha memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas jaringan bisnis, menjalin kemitraan dengan calon pembeli, serta membuka peluang ekspor baru,” sambungnya.
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Kemendag Ari Satria menambahkan, peserta harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau KBLI yang sesuai, memiliki produk siap ekspor atau telah berpengalaman mengekspor produk yang didukung sertifikasi relevan, serta memiliki paspor yang masih berlaku.
“Peserta juga wajib mengikuti proses kurasi, melaporkan seluruh transaksi bisnis yang diperoleh selama kegiatan, serta menanggung biaya di luar fasilitasi yang diberikan pemerintah,” ujarnya.
Diketahui, Saudi Fashion & Tex Expo merupakan pameran dagang internasional yang mempertemukan produsen, eksportir, importir, distributor, peritel, hingga pembeli dari berbagai negara.
Melalui ajang ini, pelaku usaha Indonesia berpeluang mempromosikan produk unggulan, membangun jejaring bisnis, sekaligus menjajaki kerja sama dengan mitra dagang potensial.
Produk yang dapat dipamerkan meliputi busana wanita, busana pria, pakaian olahraga, alas kaki, aksesori, hingga berbagai produk tekstil.(nas)


















