• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KRI Dewa Ruci Jadi Laboratorium Terapung, Yayasan Sail Indonesia Jaya dan ITS Teken MoU Konservasi dan Pendidikan Maritim)

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 10 Juli 2026 - 14:12
in Nasional
Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi dan Kealumnian Prof. Agus Muhammad Hatta (Baju Hijau), Ketua Harian Yayasan Sail Indonesia Jaya (YSIJ) Aji Sularso (Batik Merah) / istimewa

Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi dan Kealumnian Prof. Agus Muhammad Hatta (Baju Hijau), Ketua Harian Yayasan Sail Indonesia Jaya (YSIJ) Aji Sularso (Batik Merah) / istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Yayasan Sail Indonesia Jaya (YSIJ) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di atas geladak KRI Dewa Ruci, bersamaan dengan gelaran Open Ship & Junior Maritime Adventure, Jumat (10/7/2026). Penandatanganan yang berlangsung di atas kapal layar legendaris milik TNI Angkatan Laut ini menegaskan arah baru kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi, TNI AL, dan lembaga nirlaba dalam membangun kembali budaya bahari nasional.

Lewat kerja sama ini, KRI Dewa Ruci tidak lagi sekadar kapal latih taruna, melainkan resmi berfungsi sebagai laboratorium terapung bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti ITS. Sejumlah disiplin ilmu akan memanfaatkan kapal ini sebagai sarana pendidikan lapangan, mulai dari Teknik Perkapalan, Teknik Sistem Perkapalan, Teknik Kelautan, Teknik Mesin, Arsitektur Interior Kapal, Teknologi Maritim, hingga konservasi dan rekayasa kapal bersejarah.

BacaJuga:

Diduga Peras Perangkat Daerah, Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK

Jungwon Akhirnya Buka Suara Soal Jumlah Member ENHYPEN

MPLS 2026/2027, Kemendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Rumah Terbaik bagi Anak

“KRI Dewa Ruci bukan hanya kapal layar bersejarah. Kapal ini adalah sekolah kehidupan. Di atas kapal inilah nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, keberanian, kecintaan kepada laut, dan karakter kebangsaan dibentuk. Melalui kerja sama dengan ITS, kami ingin menjadikan KRI Dewa Ruci sebagai laboratorium pendidikan maritim yang hidup sekaligus menjaga warisan budaya bangsa untuk generasi mendatang,” kata Ketua Harian Yayasan Sail Indonesia Jaya, Aji Sularso.

Salah satu fokus utama MoU adalah penyusunan program konservasi dan restorasi KRI Dewa Ruci, yang sejak 2023 telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Bergerak. Program ini mencakup kajian teknis kondisi kapal, penelitian material dan struktur, pengembangan teknologi ramah lingkungan untuk sistem kapal, hingga penyusunan roadmap restorasi jangka panjang yang melibatkan mahasiswa lewat skema project-based learning.

Di sisi lain, kegiatan Open Ship & Junior Maritime Adventure yang digelar berbarengan dengan penandatanganan MoU membuka akses bagi pelajar untuk mengenal langsung kehidupan pelaut, disiplin di atas kapal, navigasi, kepemimpinan, dan sejarah kejayaan maritim Indonesia. Kegiatan ini diorganisir oleh Echoetno Bandung, yang selama ini dikenal aktif menggarap program pendidikan karakter dan outbound bagi pelajar serta mahasiswa.

Jajaran pimpinan ITS turut hadir dalam penandatanganan ini, di antaranya Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, dan Kealumnian Prof. Agus Muhammad Hatta, Wakil Ketua Majelis Wali Amanat ITS Prof. Sjarief Widjaja, Ketua Komisi Akademik Senat Akademik ITS Prof. Eko Budi Djatmiko, serta Dekan Fakultas Teknologi Kelautan ITS Dr.-Ing. Setyo Nugroho. Rektor ITS beserta jajaran pimpinan menyatakan dukungan penuh terhadap kerja sama ini dan menyebutnya sebagai babak baru bagi pendidikan tinggi yang berorientasi maritim.

Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara TNI Angkatan Laut dan Yayasan Sail Indonesia Jaya mengenai pemanfaatan kapal layar TNI AL, yakni KRI Bima Suci, KRI Dewa Ruci, dan KRI Arung Samudera, untuk pendidikan, diplomasi maritim, pelatihan, dan promosi budaya. Melalui PKS ini, Kepala Staf Angkatan Laut memberikan kepercayaan kepada YSIJ sebagai mitra strategis dalam mengembangkan pemanfaatan kapal-kapal layar TNI AL di luar fungsi utamanya sebagai sarana pendidikan Taruna Akademi Angkatan Laut.

“Desainer kapal terbaik di Indonesia itu adanya di ITS. Jangka panjang target dari kesepakatan ini, selain rutin dijadikan laboratorium, praktikum mahasiswa, maupun nanti akan membuat skripsi, tesis, dan disertasi, itu sangat bagus di sini. Karena selama ini mungkin ITS belum punya. Kalau praktikum, laboratorium di ITS kan semuanya di ruangan. Lewat kerja sama ini, praktik langsung dilakukan di kapal bersejarah,” ujar Aji Sularso.

Program-program yang dirancang YSIJ menyasar pelajar, mahasiswa, guru, komunitas maritim, organisasi kepemudaan, dunia industri, hingga masyarakat umum, dengan tetap mengutamakan fungsi pendidikan, pembentukan karakter, diplomasi maritim, dan kepentingan nasional.

Ketua Umum Yayasan Sail Indonesia Jaya, Dave Akbarsyah Fikarno, yang juga Anggota DPR RI Komisi I, disebut memiliki komitmen agar program yayasan ini dapat naik kelas menjadi program nasional yang berkontribusi pada pembentukan karakter bahari bangsa. Dukungan terhadap program YSIJ sejauh ini juga datang dari sejumlah lembaga, baik yang telah menandatangani MoU maupun yang masih dalam tahap penjajakan, termasuk PATA (Pacific Asia Travel Association), Ecoethno Bandung, Yayasan Cendekia, Lemhanas untuk pelatihan kepemimpinan, serta Kemdiknas untuk program vokasi dan penguatan wawasan kebangsaan.

Dengan MoU ini, KRI Dewa Ruci diproyeksikan berperan ganda: tetap menjadi simbol kejayaan maritim Indonesia sekaligus pusat pembelajaran dan penelitian yang hidup, menghubungkan pelestarian warisan budaya dengan kebutuhan pendidikan tinggi dan pembentukan karakter generasi muda.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, dan Kealumnian Prof. Agus Muhammad Hatta mengatakan momentumnya sudah kolaborasi. Tidak ada pihak yang akan unggul sendiri.

“Dewa Ruci ini menjadi living heritage agar bisa terus berlayar sampai seumur hidup, tetapi harus ada restorasi dan konservasi. Menteri Kebudayaan punya program itu, kita akan matching. Intinya, kekuatan teknisnya ada di ITS, tetapi leader programnya bisa di Kementerian Kebudayaan atau kementerian yang lain. Kita ingin mengolaborasikan semua pihak. Kita sudah mengirim surat permohonan audiensi kepada Menteri Kebudayaan untuk memperkenalkan program kita ke depan,” tutup Prof. Agus. (ney)

Tags: ITS SurabayaKRI Dewa RuciYayasan Sail Indonesia Jaya

Berita Terkait.

Diduga Peras Perangkat Daerah, Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK
Nasional

Diduga Peras Perangkat Daerah, Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:01
Jungwon Akhirnya Buka Suara Soal Jumlah Member ENHYPEN
Gaya Hidup

Jungwon Akhirnya Buka Suara Soal Jumlah Member ENHYPEN

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:18
Kasus Korupsi Batu Bara Naik Penyidikan, DPR Minta Polri Bertindak Tanpa Tebang Pilih
Nasional

MPLS 2026/2027, Kemendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Rumah Terbaik bagi Anak

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:32
IFAD dan Kemendes Latih Ratusan Keluarga Papua Jadi Wirausaha lewat Program TEKAD
Nasional

IFAD dan Kemendes Latih Ratusan Keluarga Papua Jadi Wirausaha lewat Program TEKAD

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:12
Kasus Korupsi Batu Bara Naik Penyidikan, DPR Minta Polri Bertindak Tanpa Tebang Pilih
Nasional

Kasus Korupsi Batu Bara Naik Penyidikan, DPR Minta Polri Bertindak Tanpa Tebang Pilih

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:42
Mendagri Tegaskan Kesiapan Integrasi Sistem Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia
Nasional

Mendagri Tegaskan Kesiapan Integrasi Sistem Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:31

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    916 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2368 shares
    Share 947 Tweet 592
Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko
Olahraga

Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 10 Juli 2026 - 12:40

INDOPOSCO.ID - Kemenangan Timnas Prancis 2-0 dari Timnas Maroko dalam babak perempat final Piala Dunia 2026 harus dibayar mahal. Penyerang...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Tampil Dominan, Prancis ke Semifinal Usai Bekuk Maroko

Hasil Piala Dunia: Tampil Dominan, Prancis ke Semifinal Usai Bekuk Maroko

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:46
Prancis vs Maroko: Penyesuaian Teknis dan Taktis Jadi Fokus Singa Atlas 

Prancis vs Maroko: Penyesuaian Teknis dan Taktis Jadi Fokus Singa Atlas 

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:52
Messi

Argentina Comeback Dramatis, Messi: Tim Ini Tidak Pernah Menyerah!

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:13
Hossam-Hassan

Kalah Kontroversial dari Argentina, Pelatih Mesir: Kami Telah Ditipu!

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:31
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.