• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Beras hingga Cabai, Pemerintah Pastikan Cadangan Pangan Siap Redam Dampak El Nino

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 10 Juli 2026 - 09:06
in Nasional
Ilustrasi - Tumpukan karung beras di gudang Perum Bulog menjadi bagian dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang telah diperkuat bersama berbagai komoditas pangan strategis lainnya sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau dan potensi El Nino/istimewa

Ilustrasi - Tumpukan karung beras di gudang Perum Bulog menjadi bagian dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang telah diperkuat bersama berbagai komoditas pangan strategis lainnya sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau dan potensi El Nino/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau dan potensi dampak fenomena El Nino dengan memastikan ketersediaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan bahwa stok yang dipersiapkan tidak hanya mencakup beras, tetapi juga berbagai komoditas pangan strategis lainnya guna menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Kepala Bapanas yang juga menjabat Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menjelaskan bahwa fokus terhadap beras bukan tanpa alasan. Menurutnya, komoditas tersebut masih menjadi konsumsi utama masyarakat Indonesia sehingga keberhasilan mencapai swasembada beras menjadi indikator penting ketahanan pangan nasional.

BacaJuga:

Jungwon Akhirnya Buka Suara Soal Jumlah Member ENHYPEN

MPLS 2026/2027, Kemendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Rumah Terbaik bagi Anak

Kasus Korupsi Batu Bara Naik Penyidikan, DPR Minta Polri Bertindak Tanpa Tebang Pilih

“Swasembada itu artinya manakala suatu negara impor maksimal 10 persen dari kebutuhan. Negara kita ini tidak impor beras medium berarti telah swasembada sempurna,” kata Amran dalam keterangannya, dikutip pada Jumat (10/7/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan sektor pangan Indonesia tidak hanya tercermin dari beras. Sejumlah komoditas strategis lain juga telah menunjukkan capaian yang positif.

“Kenapa beras? Karena lebih dari 50 persen itu persentase beras kalau setiap kita makan. Tambah telur, juga sudah swasembada. Tambah daging ayam, sudah swasembada. Jagung pakan, bawang merah, dan cabai juga. Minyak goreng kita suplai dunia. Presiden kita hebat. Capaian hari ini, pangan kita aman,” jelas Amran.

Data Pola Pangan Harapan (PPH) Indonesia tahun 2025 yang disusun Bapanas turut memperlihatkan dominasi konsumsi beras dalam pola makan masyarakat. Kelompok padi-padian menyumbang lebih dari separuh total konsumsi pangan nasional.

Sementara itu, konsumsi pangan hewani tercatat sebesar 12,7 persen, disusul minyak dan lemak 12,4 persen. Adapun konsumsi sayur dan buah mencapai 6,8 persen, gula 4 persen, sedangkan sisanya berasal dari kelompok kacang-kacangan, umbi-umbian, buah atau biji berminyak, serta komoditas pangan lainnya.

Mengacu pada pengalaman menghadapi El Nino pada 2023, pemerintah mengaku telah menyiapkan berbagai langkah sejak jauh hari agar dampak musim kering terhadap ketersediaan pangan dapat ditekan.

“Kami memang sudah siapkan jauh hari sebelumnya menghadapi El Nino. Dulu pengalaman kita (El Nino) tahun 2023, alhamdulillah kita lolos. Kalau bulan Agustus sampai September, memang musim kering. Juni itu awal musim kering. (Lalu) Juli dan Agustus. Insya Allah pangan kita aman, terutama beras,” tambah Amran.

Berdasarkan data Bapanas, stok Cadangan Pangan Pemerintah dalam bentuk beras yang dikelola Perum Bulog mencapai sekitar 5,2 juta ton per 8 Juli 2026. Di tingkat daerah, Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) provinsi tercatat sebanyak 7,34 ribu ton hingga akhir Juni, sementara cadangan di tingkat kabupaten dan kota mencapai 13,15 ribu ton yang tersebar di 323 daerah.

Selain menjaga ketersediaan beras, pemerintah juga terus memperkuat cadangan berbagai komoditas pangan strategis lainnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi mitigasi untuk memastikan pasokan pangan nasional tetap terjaga sepanjang musim kemarau dan menghadapi potensi gangguan iklim. (her)

Tags: andi amran sulaimanCadangan Pangan Pemerintahel nino

Berita Terkait.

Jungwon Akhirnya Buka Suara Soal Jumlah Member ENHYPEN
Gaya Hidup

Jungwon Akhirnya Buka Suara Soal Jumlah Member ENHYPEN

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:18
Kasus Korupsi Batu Bara Naik Penyidikan, DPR Minta Polri Bertindak Tanpa Tebang Pilih
Nasional

MPLS 2026/2027, Kemendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Rumah Terbaik bagi Anak

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:32
Kasus Korupsi Batu Bara Naik Penyidikan, DPR Minta Polri Bertindak Tanpa Tebang Pilih
Nasional

Kasus Korupsi Batu Bara Naik Penyidikan, DPR Minta Polri Bertindak Tanpa Tebang Pilih

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:42
Mendagri Tegaskan Kesiapan Integrasi Sistem Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia
Nasional

Mendagri Tegaskan Kesiapan Integrasi Sistem Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:31
Polri Rahasiakan Pemilik Rumah di Sentul Lokasi Sitaan Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M
Nasional

Tak Lagi Sekadar Tempat Simpan Buku, Perpustakaan Disulap Jadi Rumah Pendidikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:45
RUU Sisdiknas Siap Dirombak, DPR Dorong Wajib Belajar 13 Tahun
Nasional

RUU Sisdiknas Siap Dirombak, DPR Dorong Wajib Belajar 13 Tahun

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:31

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    842 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2364 shares
    Share 946 Tweet 591
  • Rayakan Usia Lima Tahun, SeaBank Gulirkan Promo Spesial Selama Lima Hari

    812 shares
    Share 325 Tweet 203
Hasil Piala Dunia: Tampil Dominan, Prancis ke Semifinal Usai Bekuk Maroko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Tampil Dominan, Prancis ke Semifinal Usai Bekuk Maroko

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 10 Juli 2026 - 08:46

INDOPOSCO.ID – Prancis memastikan diri menjadi tim pertama yang menembus semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Maroko dengan skor meyakinkan...

SelengkapnyaDetails
Prancis vs Maroko: Penyesuaian Teknis dan Taktis Jadi Fokus Singa Atlas 

Prancis vs Maroko: Penyesuaian Teknis dan Taktis Jadi Fokus Singa Atlas 

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:52
Messi

Argentina Comeback Dramatis, Messi: Tim Ini Tidak Pernah Menyerah!

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:13
Hossam-Hassan

Kalah Kontroversial dari Argentina, Pelatih Mesir: Kami Telah Ditipu!

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:31
Trophy

Jadwal Perempatfinal Piala Dunia: Dibuka Prancis vs Maroko, Ditutup Argentina Kontra Swiss

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:21
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.