INDOPOSCO.ID – Bagi mahasiswa, memahami dunia keuangan syariah kini tak lagi hanya lewat ruang kelas. PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) membuka kesempatan bagi puluhan mahasiswa Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) untuk melihat langsung bagaimana industri perbankan syariah dan pasar modal bekerja melalui program Student Banking Tour.
Program yang digelar di Kantor Pusat BCA Syariah, Jakarta Timur, pada Selasa (7/7/2026), ini merupakan hasil kolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Henan Putihrai Sekuritas. Lebih dari 50 mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan yang menggabungkan edukasi, praktik, hingga pengenalan dunia kerja di sektor keuangan syariah.
Direktur BCA Syariah, Eduard Guntoro Purba, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya di kalangan generasi muda.
“Industri keuangan syariah saat ini tumbuh sangat dinamis didorong oleh adopsi teknologi digital. Menghadapi perubahan tersebut, generasi muda membutuhkan kompetensi praktis yang melampaui kurikulum teks. Melalui sinergi bersama BEI dan Henan Putihrai Sekuritas, kami membuka akses pengetahuan yang amanah dan holistik,” ujar Eduard.
Ia menambahkan, kehadiran berbagai inovasi layanan diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk mulai membangun kebiasaan berinvestasi sejak dini.
“Kehadiran produk inovatif seperti Rekening Dana Nasabah (RDN) BCA Syariah diharapkan menjadi jembatan yang memudahkan mahasiswa untuk mulai berinvestasi sejak dini secara cerdas, aman, dan penuh berkah,’ sambungnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai perkembangan industri perbankan syariah, ragam produk dan layanan BCA Syariah, hingga gambaran peluang karier di sektor jasa keuangan.
Sementara itu, BEI memberikan pembekalan mengenai pentingnya membangun budaya investasi yang sehat, terencana, dan sesuai kemampuan finansial sejak usia muda.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi dari Henan Putihrai Sekuritas yang membahas investasi syariah secara lebih teknis. Mahasiswa diperkenalkan pada proses pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) BCA Syariah secara digital sekaligus mengikuti simulasi transaksi saham syariah agar memahami mekanisme investasi secara langsung.
Tak hanya memperoleh wawasan mengenai pengelolaan keuangan dan investasi, peserta juga dikenalkan dengan berbagai kompetensi teknis maupun soft skills yang dibutuhkan untuk berkarier di industri perbankan syariah.
Melalui Student Banking Tour, BCA Syariah berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk berkontribusi dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah nasional.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui program FrenS Hub yang menjadi wadah kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah. Hingga kini, program tersebut telah menjalin kerja sama dengan 32 universitas di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, sepanjang Juni 2026, berbagai kegiatan edukasi keuangan syariah yang diselenggarakan BCA Syariah telah menjangkau lebih dari 27.685 peserta. (her)


















