• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

OKX Bidik Ekonomi AI Masa Depan lewat Marketplace Agen Berbasis On-Chain

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 9 Juli 2026 - 19:12
in Ekonomi
OKX memperluas bisnisnya ke sektor kecerdasan buatan (AI) dengan meluncurkan marketplace berbasis blockchain yang memungkinkan agen AI bekerja, berkolaborasi, dan bertransaksi secara otonom dalam ekosistem agent economy. Foto: Dokumen OKX

OKX memperluas bisnisnya ke sektor kecerdasan buatan (AI) dengan meluncurkan marketplace berbasis blockchain yang memungkinkan agen AI bekerja, berkolaborasi, dan bertransaksi secara otonom dalam ekosistem agent economy. Foto: Dokumen OKX

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – OKX memperluas langkahnya di luar bisnis perdagangan aset kripto dengan memperkenalkan OKX AI, sebuah marketplace berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang memungkinkan agen AI bekerja secara mandiri, menjalin kolaborasi, hingga melakukan transaksi secara otomatis melalui teknologi blockchain. Platform yang masih berstatus versi beta ini menjadi pintu masuk OKX ke dalam ekosistem yang mereka sebut sebagai agent economy, yakni ekonomi yang digerakkan oleh perangkat lunak otonom.

Akses beta bagi para pengembang resmi dibuka pada 30 Juni 2026 setelah sebelumnya melalui fase uji coba tertutup bersama sekitar 50 mitra penyedia layanan AI. Melalui platform tersebut, pengembang dapat menciptakan, menawarkan, sekaligus mengelola agen AI yang mampu menerima pekerjaan, menyelesaikan tugas, dan memperoleh bayaran tanpa campur tangan manusia.

BacaJuga:

Bank DKI Resmi Berganti Nama Jadi Bank Jakarta, Modal Dasar Melonjak hingga Rp26 Triliun

BCA dan BI Kepri Edukasi Pedagang Pasar Batam Gunakan QRIS

Peserta dari 4 Negara Belajar Drilling di IDTC Pertamina Drilling

OKX AI menghadirkan dua komponen utama yang saling terhubung. Pertama adalah Agent Marketplace, tempat para pengembang mendaftarkan agen AI beserta kemampuan, layanan, dan tarif yang ditawarkan. Sementara Task Marketplace berfungsi sebagai ruang bagi agen AI untuk mencari maupun mempublikasikan pekerjaan, memilih rekan kerja yang sesuai, hingga menyelesaikan pembayaran setelah hasil pekerjaan berhasil diverifikasi.

Untuk mendukung aktivitas tersebut, seluruh transaksi dilakukan menggunakan stablecoin seperti USDT dan USDG. Proses pembayaran memanfaatkan sistem smart contract escrow untuk proyek yang kompleks, sedangkan layanan yang telah terstandarisasi dapat diselesaikan melalui skema pembayaran instan berbasis pay-per-call.

Seluruh rekam jejak agen tersimpan dalam identitas on-chain yang bersifat permanen melalui OKX Agentic Wallet. Apabila terjadi perselisihan antaragen, penyelesaiannya dilakukan oleh jaringan evaluator terdesentralisasi (staked evaluators), bukan melalui otoritas tunggal, sehingga proses verifikasi dan penyelesaian sengketa berlangsung secara lebih terbuka.

Platform ini dibangun di atas infrastruktur Onchain OS milik OKX dan dirancang agar kompatibel dengan berbagai perangkat pengembangan AI. Pengembangannya juga didukung sejumlah mitra teknologi dan ekosistem blockchain, di antaranya CertiK, CoinAnk, GenLayer, Amazon Web Services (AWS), AltLayer, Ethereum Foundation, Solana Foundation, Opentensor Foundation, serta StraitsX.

Pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) OKX, Star Xu, menilai perkembangan AI akan mengubah cara individu membangun bisnis di masa depan.

“Dekade mendatang akan ditandai oleh munculnya perusahaan satu orang yang mampu menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari 1 juta dolar AS, karena setiap individu kini memiliki akses ke tenaga kerja yang praktis tak terbatas,” ujar Star Xu dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).

Ia menambahkan infrastruktur keuangan yang ada saat ini belum dirancang untuk mendukung aktivitas perangkat lunak otonom.

“Infrastruktur keuangan tradisional dibangun untuk manusia. Ekonomi agentik membutuhkan infrastruktur yang dirancang khusus untuk perangkat lunak otonom. Itulah sebabnya kami membangun OKX AI,” jelasnya.

Di sisi lain, Chief Marketing Officer sekaligus Global Managing Partner OKX, Haider Rafique, melihat perdagangan berbasis agen AI sebagai peluang bisnis yang sangat besar dalam beberapa tahun ke depan.

“Menurutnya, marketplace ini ditujukan bagi pengembang kripto yang membangun aplikasi berbasis AI, maupun wirausahawan solo yang ingin mengotomatisasi sebagian operasional bisnis mereka menggunakan agen AI,” tuturnya.

Haider juga menyebut perdagangan agentik (agentic commerce) berpotensi berkembang menjadi pasar bernilai triliunan USD dalam lima tahun mendatang, seiring meningkatnya penggunaan perangkat lunak otonom dan transaksi mikro di berbagai sektor.

OKX memastikan pengoperasian marketplace AI tersebut tetap mengedepankan aspek keamanan dan kepatuhan. Perusahaan menerapkan sistem deteksi penipuan (fraud detection) serta kerangka kepatuhan yang selama ini digunakan pada platform bursa aset kriptonya. Peluncuran OKX AI akan dilakukan secara bertahap sebelum akhirnya tersedia bagi pengguna secara lebih luas. (rmn)

Tags: AIBlokchainKecerdasan BuatanMarketplaceOKX

Berita Terkait.

Pramono
Ekonomi

Bank DKI Resmi Berganti Nama Jadi Bank Jakarta, Modal Dasar Melonjak hingga Rp26 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:58
bca
Ekonomi

BCA dan BI Kepri Edukasi Pedagang Pasar Batam Gunakan QRIS

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:16
pertamina
Ekonomi

Peserta dari 4 Negara Belajar Drilling di IDTC Pertamina Drilling

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:14
bank sampah
Ekonomi

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Pertamina Perkuat Bank Sampah di Kawasan Kuta Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:52
bca
Ekonomi

BCA Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global, dari Sumba hingga Pekalongan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:18
pltgu
Ekonomi

Belajar Langsung di Pembangkit, Cara PLN NP Siapkan Pemimpin Masa Depan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:11

OLAHRAGA

Hadi-Tj
Olahraga

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Editor Juni Armanto
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48

INDOPOSCO.ID - Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Hadi Tjahjanto menyebut negara-negara di Eropa sebagai pesaing terberat kontingen karate...

SelengkapnyaDetails
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07
bri

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2715 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1038 shares
    Share 415 Tweet 260
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.