• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BTN Gandeng BPS, Data BNBA Jadi Senjata Baru Percepat Program 3 Juta Rumah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 8 Juli 2026 - 20:47
in Ekonomi
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon L.P. Napitupulu dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti berpose usai menandatangani Nota Kesepahaman pemanfaatan data statistik untuk mendukung Program 3 Juta Rumah, di Jakarta, Rabu (8/7/2026). Foto: Dokumen BTN

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon L.P. Napitupulu dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti berpose usai menandatangani Nota Kesepahaman pemanfaatan data statistik untuk mendukung Program 3 Juta Rumah, di Jakarta, Rabu (8/7/2026). Foto: Dokumen BTN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengambil langkah strategis untuk memperkuat dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah dengan menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) RI. Kolaborasi tersebut membuka jalan bagi pemanfaatan data statistik nasional, termasuk data By Name By Address (BNBA), guna memastikan pembiayaan perumahan semakin tepat sasaran.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) oleh Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Rabu (8/7/2026).

BacaJuga:

Relasi Jadi Kunci, Jakarta Hustle Ungkap Strategi UMKM Bertahan di Tengah Disrupsi Digital

Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian Dukung Tenun Tana Toraja Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Epson Gebrak Industri Tekstil Digital, Luncurkan Printer Super Cepat SC-F20030

Kesepakatan yang berlaku selama lima tahun tersebut menjadi fondasi sinergi kedua lembaga dalam membangun ekosistem pembiayaan perumahan yang semakin berbasis data.

Bagi BTN, ketersediaan data yang akurat menjadi salah satu elemen penting untuk menjawab tantangan sektor perumahan nasional. Indonesia masih menghadapi backlog kepemilikan rumah sekitar 9,9 juta unit, sementara kebutuhan hunian baru terus bertambah sekitar 700 ribu hingga 800 ribu unit setiap tahun.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, keberhasilan Program 3 Juta Rumah sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki.

“Kita memiliki satu kebutuhan yang cukup besar, yaitu data. Kalau kita bisa memiliki data yang lebih baik mengenai siapa masyarakat yang belum memiliki rumah, bagaimana tingkat penghasilannya, bagaimana demografinya, itu yang kita butuhkan. Dengan data yang makin baik, pembiayaan akan makin tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, BTN akan memanfaatkan data statistik dan BNBA sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kebutuhan perumahan masyarakat. Informasi tersebut mencakup lokasi, kondisi sosial ekonomi, kemampuan membeli rumah, hingga potensi permintaan pembiayaan di berbagai daerah.

Tidak hanya itu, hasil Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) juga akan menjadi salah satu sumber informasi penting. Data sensus tersebut dinilai mampu memetakan aktivitas ekonomi, kawasan pertumbuhan baru, hingga perkembangan ekosistem usaha yang berkaitan dengan sektor perumahan.

Dengan dukungan data tersebut, BTN berharap dapat menyusun strategi pembiayaan yang lebih efektif, menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus memperluas akses pembiayaan berdasarkan karakteristik ekonomi di setiap wilayah.

Menurut Nixon, transformasi industri perbankan ke depan akan semakin ditentukan oleh kemampuan institusi dalam mengelola data menjadi dasar pengambilan keputusan.

“Makin ke depan, data tidak bisa dipisahkan dari pengambilan keputusan. Kita membutuhkan orang-orang yang mampu mengolah data menjadi informasi sehingga bisa menjadi dasar dalam menentukan strategi dan kebijakan,” jelasnya.

Sinergi BTN dan BPS juga tidak berhenti pada pertukaran data. Kedua institusi sepakat memperluas kolaborasi melalui dukungan pelaksanaan sensus dan survei, program pelatihan, knowledge sharing, magang, hingga pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang statistik, data science, dan analisis data.

Di sisi lain, BPS akan memperoleh kemudahan akses terhadap berbagai layanan perbankan BTN, mulai dari pengelolaan dana, transaksi perbankan, layanan payroll, hingga pembiayaan perumahan subsidi maupun nonsubsidi beserta berbagai produk keuangan lainnya yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai.

Nixon berharap kolaborasi ini menjadi pijakan penting dalam memperkuat kontribusi BTN terhadap pembangunan sektor perumahan nasional.

“Mudah-mudahan setelah kerja sama ini kita memiliki informasi yang jauh lebih baik untuk membantu pemerintah memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menilai nota kesepahaman tersebut menjadi awal dari sinergi yang lebih luas antara kedua lembaga, tidak hanya dalam pemanfaatan data statistik tetapi juga pengembangan sumber daya manusia.

“Kami berharap nota kesepahaman yang kita tandatangani hari ini menjadi landasan bersama untuk memperkuat sinergi kedua institusi, baik dalam penyediaan dan pemanfaatan data statistik, pengembangan sumber daya manusia, maupun peningkatan kesejahteraan pegawai melalui akses yang lebih mudah terhadap layanan perbankan BTN,” katanya.

Amalia turut mengapresiasi dukungan BTN terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang telah menyelesaikan pengisian sensus hingga seluruh kantor cabangnya di Indonesia.

Menurutnya, hasil sensus tersebut akan menjadi referensi penting dalam membaca dinamika aktivitas ekonomi nasional sekaligus mendukung penyusunan strategi pembiayaan perumahan yang lebih presisi.

Sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman tersebut, BTN dan BPS akan menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mengatur implementasi teknis, mulai dari penyusunan model pemetaan kebutuhan perumahan berbasis BNBA, identifikasi potensi permintaan pembiayaan, pengembangan kapasitas SDM, hingga mekanisme monitoring dan evaluasi pelaksanaan kerja sama secara berkala. (rmn)

 

Tags: Badan Pusat StatistikBPSbtnData BNBAProgram 3 Juta Rumah

Berita Terkait.

Relasi Jadi Kunci, Jakarta Hustle Ungkap Strategi UMKM Bertahan di Tengah Disrupsi Digital
Ekonomi

Relasi Jadi Kunci, Jakarta Hustle Ungkap Strategi UMKM Bertahan di Tengah Disrupsi Digital

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:16
titoo
Ekonomi

Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian Dukung Tenun Tana Toraja Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:49
epson
Ekonomi

Epson Gebrak Industri Tekstil Digital, Luncurkan Printer Super Cepat SC-F20030

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:30
ai
Ekonomi

AI Jadi Senjata Baru Industri Hulu Migas, SKK Migas Gandeng 700 Talenta Digital

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:08
phm
Ekonomi

PHM Terima Kunjungan Danantara, Fokus Optimalkan Aset Migas untuk Ketahanan Energi

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:07
gadai
Ekonomi

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026 Untuk Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:55

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2320 shares
    Share 928 Tweet 580
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Jadwal Perempatfinal Piala Dunia: Dibuka Prancis vs Maroko, Ditutup Argentina Kontra Swiss

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
Messi
Olahraga

Argentina Comeback Dramatis, Messi: Tim Ini Tidak Pernah Menyerah!

Editor Ali Rachman
Rabu, 8 Juli 2026 - 11:13

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Argentina Lionel Messi mengaku takjub sekaligus senang setelah timnya sukses membalikkan keadaan untuk membungkam Mesir 3-2...

SelengkapnyaDetails
Hossam-Hassan

Kalah Kontroversial dari Argentina, Pelatih Mesir: Kami Telah Ditipu!

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:31
Trophy

Jadwal Perempatfinal Piala Dunia: Dibuka Prancis vs Maroko, Ditutup Argentina Kontra Swiss

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:21
Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss ke 8 Besar Usai Taklukkan Kolombia via Tos-tosan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:40
Messi

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Mental Juara Argentina Tumbangkan Perlawanan Heroik Mesir

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:20
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.