• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bisnis Maritim Kian Kompleks, PPAL Dorong Sinergi Lewat Pusat Kajian Baru

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 8 Juli 2026 - 02:20
in Nasional
maritim

Ketua PPAL, Laksamana TNI Purn. Yudo Margono (tengah) memberikan keterangan pers usai seminar bertajuk "Strategi Penguatan Industri Maritim Nasional Menghadapi Dinamika Global" di Jakarta, Selasa (7/7/2026). Foto: Dokumen Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah meningkatnya tensi geopolitik, geostrategi, dan geoekonomi dunia, sektor maritim Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Bukan hanya persoalan efisiensi pelabuhan atau kelancaran logistik, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan terhadap pelaku usaha yang kini menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing industri pelayaran nasional.

Berbagai persoalan masih membayangi dunia maritim, mulai dari regulasi yang belum konsisten, ketidakpastian ekonomi global, meningkatnya persaingan antarkawasan, hingga ancaman terhadap keamanan laut. Dalam praktik pelayaran internasional, sengketa lintas negara juga semakin sering terjadi, seperti penahanan kapal yang dinilai melanggar hukum, perbedaan tafsir kontrak, hingga konflik antara pemilik kapal, operator, pemilik muatan, dan perusahaan asuransi yang berada di bawah yurisdiksi hukum berbeda.

BacaJuga:

Mendiktisaintek: Forum Rektor Indonesia Harus Jadi Motor Hilirisasi Riset Kampus

Siapkan Jalur Alternatif, Kasatgas Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah

Warga Sampaikan Terima Kasih Satgas PRR Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang

Situasi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan sektor maritim tidak cukup hanya bertumpu pada infrastruktur dan peningkatan kapasitas operasional. Indonesia juga membutuhkan sistem perlindungan hukum yang kuat, mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif, serta koordinasi antarlembaga agar kepentingan nasional di sektor maritim dapat terlindungi.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) menggelar seminar bertajuk “Strategi Penguatan Industri Maritim Nasional Menghadapi Dinamika Global” di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Forum ini mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, praktisi, hingga pelaku usaha maritim untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi industri sekaligus merumuskan langkah strategis guna memperkuat daya saing maritim Indonesia di tingkat global.

Ketua PPAL, Laksamana TNI Purn. Yudo Margono, mengatakan seminar tersebut membuka banyak ruang diskusi mengenai persoalan yang dihadapi sektor maritim nasional.

“Karena memang melalui seminar ini juga menjadi sarana komunikasi, menjadi sarana koordinasi, juga sebagai sarana untuk penguatan para pelaku usaha maritim dengan pemerintah, juga dengan akademisi, sehingga kita bisa bersama-sama memajukan dunia maritim kita,” kata Yudo dalam konferensi pers usai acara.

Sebagai tindak lanjut dari forum tersebut, PPAL juga meluncurkan Jalasena Maritime Studies (JMS) sebagai pusat kajian maritim serta mendirikan Kantor Hukum PPAL. Kedua lembaga ini diharapkan menjadi wadah pengembangan kajian strategis sekaligus memberikan pendampingan hukum bagi para pemangku kepentingan di sektor maritim.

Menurut Yudo, kehadiran JMS dan Kantor Hukum PPAL diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menyelesaikan beragam persoalan yang muncul di dunia maritim.

“Ini sebagai sarana kita untuk membahas permasalahan-permasalahan maritim, ya tentunya dengan stakeholder yang ada. Nantinya bisa selain kita membantu permasalahan hukum dari para purnawirawan, juga kita bisa membantu pelaku-pelaku maritim yang mungkin mengalami permasalahan-permasalahan hukum,” jelas Yudo.

“Mudah-mudahan dengan peluncuran Jalasena Maritim Studies dan kantor hukum PPAL ini tentunya dapat memberikan kontribusi yang positif untuk dunia maritim kita,” tambahnya.

Melalui inisiatif tersebut, PPAL berharap tercipta ekosistem maritim yang tidak hanya kompetitif secara ekonomi, tetapi juga memiliki fondasi hukum yang kuat sehingga mampu menghadapi dinamika pelayaran internasional yang terus berkembang. (her)

Tags: Bisnis MaritimPPAL

Berita Terkait.

brian
Nasional

Mendiktisaintek: Forum Rektor Indonesia Harus Jadi Motor Hilirisasi Riset Kampus

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:30
to
Nasional

Siapkan Jalur Alternatif, Kasatgas Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:53
enang
Nasional

Warga Sampaikan Terima Kasih Satgas PRR Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:06
Dokter
Nasional

Soroti Ketimpangan Dokter di Daerah, DPR: Masalahnya Bukan Kekurangan, tapi Distribusi

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:44
Program-Dauroh
Nasional

61 Guru dan Dosen Indonesia Perdalam Bahasa Arab di Universitas Ummul Qura Makkah

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:24
Pelajar
Nasional

Generasi Muda Terancam Adiksi Nikotin, FKBI Beber 5 Langkah Atasi Rokok Anak

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:04

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2293 shares
    Share 917 Tweet 573
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Hossam-Hassan
Olahraga

Jelang Lawan Argentina, Pelatih Mesir Curi Perhatian Lewat Pesan Solidaritas Palestina

Editor Dilianto
Selasa, 7 Juli 2026 - 18:58

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan mengalihkan fokus dari laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 kontra Argentina demi...

SelengkapnyaDetails
Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:24
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:34
Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:29
Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:04
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.