• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Resistensi terhadap Jalur Domisili SPMB 2026 Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 5 Juli 2026 - 10:20
in Nasional
spmb

Ilustrasi - Layar informasi antrean dan layanan konsultasi SPMB DKI Jakarta di salah satu posko penerimaan murid baru. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mayoritas orang tua dan wali murid menyatakan mendukung penerapan jalur domisili dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Namun, dukungan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan keyakinan masyarakat terhadap efektivitas kebijakan tersebut.

Temuan itu terungkap dalam Survei Opini Pelaksanaan SPMB 2026 yang dirilis Lembaga Survei KedaiKOPI. Hasilnya, sebanyak 66 persen responden mengaku mendukung jalur domisili, sementara 34 persen lainnya masih menunjukkan penolakan.

BacaJuga:

Wamendagri Dorong Sekolah Rakyat Jangkau Lebih Banyak Anak untuk Wujudkan Cita-Cita

BAZNAS Gandeng Kemenag, 700 Madrasah Swasta Disiapkan Lebih Layak

Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemendagri Tekankan soal Evaluasi Menyeluruh dan Target Terukur

Head of Research Lembaga Survei KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah, menilai tingkat dukungan tersebut masih berada pada kategori moderat.

“Jadi kita bisa kategorikan 2 dari 3 responden itu setuju dengan adanya jalur domisili. Walau kalau kita lihat nilai rata-ratanya 6,71, sebenarnya dapat dikategorikan cukup setuju. Jadi walaupun ada pendukungan, tapi sebenarnya dukungannya tidak terlalu kuat,” ujar Ashma dalam paparannya yang ditayangkan di YouTube Lembaga Survei KedaiKOPI, dikutip pada Minggu (5/7/2026).

Menurut Ashma, masih besarnya kelompok yang menolak menunjukkan bahwa kebijakan jalur domisili belum sepenuhnya diterima masyarakat meskipun konsep serupa telah diterapkan selama kurang lebih sembilan tahun.

“Di sini kita lihat bahwa memang walaupun lebih banyak yang dukung, masih ada nih 34 persen yang resisten terhadap penerapan jalur domisili dari SPMB ini,” kata dia.

Bagi kelompok yang mendukung, jalur domisili dinilai memberikan manfaat nyata karena sekolah berada lebih dekat dengan tempat tinggal. Selain memangkas biaya transportasi, kebijakan tersebut dianggap memberi kesempatan lebih besar bagi warga di sekitar sekolah.

“Mereka juga menganggap ini bisa memeringankan biaya transportasi dan juga memberikan kesempatan bagi warga di sekitar sekolah untuk masuk sekolah tersebut. Jadi dianggap lebih adil untuk warga yang tinggal di sekitar sekolah,” jelasnya.

Sebaliknya, kelompok yang menolak menilai jalur domisili berpotensi menghambat siswa berprestasi yang tinggal jauh dari sekolah yang memiliki kualitas pendidikan lebih baik.

“Sedangkan bagi yang tidak mendukung jalur domisili, mereka menganggap bahwa adanya jalur domisili itu merugikan anak yang berprestasi,” tutur Ashma.

Survei juga mengungkap bahwa persepsi mengenai sekolah favorit masih sangat kuat. Sebanyak 80,2 persen responden meyakini masih ada sekolah tertentu yang menjadi incaran utama para orang tua.

Menurut Ashma, kondisi tersebut ikut memengaruhi tingkat penerimaan terhadap jalur domisili.

“Ini bisa jadi karena memang masih ada persepsi terkait dengan sekolah favorit, itu masih tinggi, dan juga ketersediaan sekolah negeri yang memang mungkin terbatas di beberapa domisili tertentu,” tambahnya.

Survei dilakukan pada 14-22 Juni 2026 terhadap 585 orang tua atau wali calon murid SD hingga SMA yang berencana mendaftarkan anak ke sekolah negeri. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan metode Computer Assisted Self Interview (CASI). (her)

Tags: DomisiliLembaga Survei KedaiKOPISPMB

Berita Terkait.

bima
Nasional

Wamendagri Dorong Sekolah Rakyat Jangkau Lebih Banyak Anak untuk Wujudkan Cita-Cita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:23
baznas
Nasional

BAZNAS Gandeng Kemenag, 700 Madrasah Swasta Disiapkan Lebih Layak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:22
mendagri
Nasional

Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemendagri Tekankan soal Evaluasi Menyeluruh dan Target Terukur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:12
kejagung
Nasional

Selamatkan Uang Rakyat Rp24 T, Kerja Senyap Kejagung Tuai Apresiasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:11
agus
Nasional

Wamendagri Wiyagus Dorong Penguatan Peran Auditor Forensik untuk Pencegahan Korupsi di Era Digital

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:09
suyudi
Nasional

Kapolri Irit Bicara Soal Kasus Polisi Tembak Polisi di Tangsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:18

OLAHRAGA

persija
Olahraga

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Editor Laurens Dami
Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51

INDOPOSCO.ID – Persija Jakarta memburu kebangkitan saat menjamu Arema FC pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga,...

SelengkapnyaDetails
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40
bultang

Usai Juara Denmark Open 2026, Fikri Ungkap Pelajaran Berharga dari Pengalaman Fajar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:48

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2640 shares
    Share 1056 Tweet 660
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1393 shares
    Share 557 Tweet 348
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1273 shares
    Share 509 Tweet 318
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.