• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR Soroti Anggaran Latsarmil SPPI, Sebut Negara Bisa Hemat Triliunan Rupiah

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 30 Juni 2026 - 09:21
in Nasional
Latsarmil

Sejumlah peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) menjalani Latihan Dasar Militer (Latsarmil) dalam rangka membangun kedisiplinan, kepemimpinan, serta kesiapan menjalankan program pembangunan nasional. Foto: Dokumen Kemhan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Tubagus Hasanuddin mempertanyakan besarnya anggaran yang dialokasikan untuk latihan dasar militer (Latsarmil) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) bagi calon manajer program koperasi. Menurutnya, porsi biaya terbesar justru digunakan untuk kegiatan yang tidak berkaitan langsung dengan kompetensi pengelolaan koperasi.

Hasanuddin mengungkapkan, berdasarkan skema pelatihan yang disiapkan pemerintah, setiap peserta menjalani pendidikan selama 45 hari, terdiri atas 30 hari latihan militer dan 15 hari pembelajaran mengenai substansi koperasi.

BacaJuga:

Cengkeh Indonesia Kembali Tembus Pasar Arab Saudi

Perkuat Fungsi Inti, DPR Desak Anggaran MBG Keluar dari Pos Pendidikan

Wamendagri Wiyagus Ingatkan Kepala Daerah Terus Belajar Cegah Korupsi

Menurut perhitungannya, total biaya pelatihan mencapai sekitar Rp45 juta untuk setiap peserta. Dari jumlah tersebut, sekitar dua pertiga anggaran dialokasikan untuk pelaksanaan latihan militer.

“Sekitar Rp30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi,” ujar TB Hasanuddin dalam siaran pers, dikutip pada Selasa (30/6/2026).

Sebagai mitra kerja Kementerian Pertahanan yang membidangi urusan pertahanan dan intelijen, Komisi I DPR turut mencermati pelaksanaan program tersebut. Hasanuddin menilai komposisi anggaran saat ini belum mencerminkan kebutuhan utama seorang manajer koperasi.

Ia menjelaskan, jika mengacu pada kebutuhan anggaran sekitar Rp5 juta untuk setiap tujuh hari pelatihan, maka biaya keseluruhan selama 45 hari mencapai sekitar Rp45 juta per peserta. Namun, sebagian besar dana justru terserap untuk latihan kemiliteran.

“Berdasarkan kriteria pelatihan untuk tujuh hari itu menghabiskan Rp5 juta per peserta, maka total kebutuhan anggaran selama 45 hari mencapai sekitar Rp45 juta per orang. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi,” jelas Hasanuddin.

Karena itu, ia menilai pemerintah dapat melakukan efisiensi anggaran dengan menghapus komponen latihan militer dan memfokuskan seluruh proses pelatihan pada peningkatan kemampuan manajerial peserta.

“Artinya, apabila latihan militer dihilangkan, negara dapat menghemat sekitar Rp30 juta atau sekitar dua pertiga dari total biaya pelatihan setiap peserta,” terangnya.

Hasanuddin memperkirakan, apabila skema tersebut diterapkan kepada seluruh calon manajer koperasi yang berjumlah 35.476 orang, potensi penghematan anggaran negara dapat mencapai triliunan rupiah.

Lebih jauh, ia menilai materi pelatihan seharusnya disusun berdasarkan kebutuhan riil seorang manajer koperasi, mulai dari pengelolaan usaha, tata kelola keuangan, pemasaran, hingga pemberdayaan masyarakat.

“Kita membutuhkan manajer koperasi yang memiliki kemampuan mengelola bisnis, memahami tata kelola keuangan, pemasaran, dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, pelatihan harus benar-benar relevan dengan kebutuhan pekerjaan mereka,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Hasanuddin mendorong pemerintah untuk mengevaluasi secara menyeluruh desain pelatihan calon pengelola koperasi agar anggaran yang digelontorkan lebih efektif, efisien, tepat sasaran, serta menghasilkan sumber daya manusia yang profesional sesuai kebutuhan pengelolaan koperasi.(her)

Tags: DPR RILatsarmil SPPIPelatihanProgram Koperasi

Berita Terkait.

truk
Nasional

Cengkeh Indonesia Kembali Tembus Pasar Arab Saudi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:03
pelajar
Nasional

Perkuat Fungsi Inti, DPR Desak Anggaran MBG Keluar dari Pos Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:11
wiyagus
Nasional

Wamendagri Wiyagus Ingatkan Kepala Daerah Terus Belajar Cegah Korupsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:28
spbu
Nasional

Wacana Pembatasan Pertalite: Pengamat Soroti Validasi Data dan Petugas SPBU

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:02
siswa
Nasional

Mendikdasmen: Mulai 2027, Jalan Karier Guru PPPK Makin Jelas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:11
nusron
Nasional

Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:01

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.