• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Puan Soroti 60 Ribu Calon Mahasiswa Tak Daftar Ulang, Desak Evaluasi Total Sistem PT

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 26 Juni 2026 - 10:00
in Nasional
Calon-Mahasiswa

Ilustrasi sejumlah calon mahasiswa mengikuti proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri berbasis komputer. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Fenomena banyaknya calon mahasiswa yang telah lolos seleksi perguruan tinggi negeri (PTN) namun tidak melanjutkan proses registrasi menjadi perhatian Ketua DPR RI Puan Maharani. Ia menilai kondisi tersebut harus dijadikan bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penerimaan mahasiswa baru.

“Informasi mengenai peserta yang tidak melakukan registrasi ulang masuk perguruan tinggi negeri perlu dijadikan momentum untuk mengevaluasi bagaimana negara mendefinisikan keberhasilan sistem pendidikan tinggi,” kata Puan dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).

BacaJuga:

Tantangan Urbanisasi, Wamendagri Bima Arya Dorong Pemerintah Kota Bangun Tata Kelola Adaptif

Menag Nasaruddin Umar Dikabarkan Mundur, Kemenag: Tidak Benar

Jelang Demo DPR, Polri Minta Aksi Berjalan Damai

Belakangan beredar informasi sekitar 60 ribu calon mahasiswa tidak melakukan daftar ulang. Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru kemudian menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi dari seluruh jalur penerimaan, yakni SNBP, SNBT, dan seleksi mandiri di masing-masing kampus.

Meski demikian, Puan menilai jumlah tersebut tetap patut menjadi perhatian serius.

“Fenomena seperti itu kan patut disayangkan. Karena menghalangi hak mahasiswa lain yang tidak lolos seleksi. Kesempatan yang ada jadi terbuang, sementara mungkin ada anak-anak lain yang berharap masuk,” jelas Puan.

Menurutnya, keberhasilan seleksi tidak cukup diukur dari banyaknya peserta yang dinyatakan lolos. Yang lebih penting adalah memastikan mereka benar-benar dapat melanjutkan pendidikan tinggi.

“Keberhasilan sistem seleksi seharusnya tidak berhenti pada pengumuman hasil penerimaan saja. Negara juga perlu memastikan bahwa setiap peserta yang telah memperoleh kursi di PTN memiliki kesempatan yang sama untuk benar-benar memanfaatkannya,” ungkapnya.

Panitia SNBT menyebut sejumlah faktor memicu peserta batal registrasi, mulai dari tidak sesuai dengan jurusan yang diinginkan, memilih jalur lain atau perguruan tinggi swasta, hingga kendala biaya karena tidak memperoleh KIP Kuliah.

Atas kondisi itu, Puan meminta pemerintah melakukan kajian mendalam.

“Harus ada evaluasi sistem penerimaan mahasiswa baru. Pemerintah harus bisa memetakan, ada di mana missed yang menyebabkan banyak peserta yang sudah lolos PTN memilih tidak lanjut ke proses berikutnya,” tuturnya.

Ia juga menyoroti dugaan bahwa sebagian peserta mengundurkan diri akibat tidak mendapatkan bantuan pendidikan.

“Apabila persoalannya adalah karena hambatan ekonomi, termasuk kurangnya ketersediaan KIP Kuliah, artinya harus ada sinkronisasi antara kuota penerima KIP Kuliah dengan kuota SNBP,” kata Puan.

Menurutnya, jika persoalan utama terletak pada akses pembiayaan, maka evaluasi tidak boleh berhenti di proses seleksi semata.

“Maka evaluasi menyeluruh terhadap mata rantai transisi dari proses seleksi menuju perkuliahan menjadi langkah penting yang harus dilakukan,” sebut mantan Menko PMK itu.

Puan pun mendorong sinkronisasi hasil seleksi nasional dengan penetapan bantuan pendidikan, penyederhanaan verifikasi penerima KIP Kuliah, serta penguatan pendampingan bagi mahasiswa dari keluarga rentan.

Selain itu, ia meminta pemerintah bersama panitia membangun sistem pelacakan nasional bagi peserta yang batal registrasi.

“Sehingga setiap keputusan kebijakan berikutnya benar-benar didasarkan pada penyebab yang terukur. Dengan demikian, intervensi Pemerintah dapat lebih tepat sasaran,” ujar Puan.

“Intervensi tersebut dapat berupa perluasan bantuan pendidikan, penyempurnaan sistem seleksi, maupun penguatan layanan informasi bagi calon mahasiswa,” sambungnya.

Di akhir pernyataannya, Puan menegaskan bahwa kualitas pembangunan sumber daya manusia tidak hanya ditentukan oleh proses seleksi masuk perguruan tinggi.

“Yang jauh lebih menentukan adalah kemampuan negara memastikan bahwa setiap anak bangsa yang telah memperoleh kesempatan belajar benar-benar dapat menyelesaikan pendidikan dan mengembangkan potensi mereka,” tegas Puan.

“Sebab investasi terbesar bangsa bukan terletak pada proses seleksinya, melainkan pada keberhasilan menjaga agar tidak ada talenta muda yang kehilangan masa depan karena hambatan yang seharusnya dapat diatasi oleh kebijakan negara,” tambahnya.(her)

Tags: calon mahasiswaDPR RIperguruan tinggi negeriPuan Maharani

Berita Terkait.

bima
Nasional

Tantangan Urbanisasi, Wamendagri Bima Arya Dorong Pemerintah Kota Bangun Tata Kelola Adaptif

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:11
menag
Nasional

Menag Nasaruddin Umar Dikabarkan Mundur, Kemenag: Tidak Benar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:01
johny
Nasional

Jelang Demo DPR, Polri Minta Aksi Berjalan Damai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:42
sipil
Nasional

Pulihkan Hak Sipil Korban Gempa NTT, Tim Dukcapil Terbitkan 3.055 Dokumen Kependudukan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:32
brian
Nasional

Mendiktisaintek Bebaskan UKT 5 Ribu Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:12
p2mi
Nasional

Pemerintah Optimalkan Pengiriman Pekerja Migran Terampil untuk Tekan PHK

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:02
Persija
Olahraga

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02

INDOPOSCO.ID - Dua pekan di Thailand bukan sekadar perjalanan pramusim bagi Persija. Dari panasnya latihan fisik di Hua Hin hingga...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Rilis 32 Pemain untuk 4 Kompetisi, Duo Timnas Turut Hiasi Skuad

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:40
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.