• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenag dan Mitra Filantropi Salurkan Rp23,5 Miliar untuk Yatim dan Difabel

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 25 Juni 2026 - 22:02
in Nasional
menag

Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama anak yatim. Foto: Dok Kemenag

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) bersama sejumlah mitra filantropi berhasil menghimpun dan menyalurkan bantuan senilai Rp23,5 miliar bagi anak yatim dan penyandang disabilitas dalam peringatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah.

Program ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi pemerintah, lembaga zakat, lembaga wakaf, perbankan syariah, dunia usaha, dan organisasi filantropi dalam memperluas jangkauan bantuan sosial.

BacaJuga:

Kemen ATR/BPN Siapkan RUU Reforma Agraria Guna Urai Kebuntuan Hukum Konflik Pertanahan

Wamendagri Bima Arya Tegaskan Mitigasi Risiko Bencana Wajib Masuk Perencanaan Daerah

Pameran Resmi Ditutup, Mendagri Ungkap Potensi Sektor Kerajinan Indonesia di Kriyanusa 2026

Berdasarkan data panitia, program tersebut telah menjangkau 50.113 anak yatim dan 2.488 penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. Total bantuan yang tersalurkan mencapai Rp23.554.782.009.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan, momentum 10 Muharam harus dimaknai sebagai hari pembebasan bagi anak yatim dan kelompok rentan dari berbagai kesulitan hidup.

“Marilah kita jadikan 10 Muharam ini sebagai hari pembebasan bagi kelompok anak yatim dan kelompok yang membutuhkan perhatian. Kita bebaskan mereka dari berbagai kesulitan hidup, kegalauan, dan penderitaan yang mereka alami,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Menurut Menag, kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas tidak cukup diwujudkan melalui bantuan sesaat. Yang lebih penting adalah membuka akses pendidikan, pengembangan kapasitas, dan kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Lebaran Yatim sebagai tradisi sosial yang terus tumbuh di Indonesia. Menurutnya, semangat berbagi dan kepedulian dapat memperkuat solidaritas di tengah masyarakat.

“Kalau kita menjadi orang yang lapang dada, maka seluruh dendam akan terkubur, seluruh sakit hati akan terobati, dan berbagai persoalan dapat diselesaikan. Itulah makna lebaran yang sesungguhnya,” katanya.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menjelaskan peringatan tahun ini dirancang bukan sekadar kegiatan santunan, melainkan ekosistem pemberdayaan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.

Menurutnya, anak-anak ditempatkan sebagai subjek kegiatan yang diberi ruang untuk belajar, menunjukkan bakat, mengembangkan keterampilan, hingga memamerkan karya mereka kepada publik.

“Kami ingin menghadirkan ruang yang lebih luas bagi anak yatim dan penyandang disabilitas untuk mengekspresikan potensi terbaik mereka. Mereka bukan sekadar penerima manfaat, tetapi bagian penting dari pembangunan sosial keagamaan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan dikemas melalui lima zona festival yang saling terintegrasi, yakni Zona Tumbuh untuk edukasi, Zona Berdaya untuk pengembangan kapasitas dan soft skill, Barokah Market sebagai etalase produk pemberdayaan, Zona Ekspresi untuk kreativitas dan seni, serta Zona Cahaya yang menjadi area pelelangan karya anak-anak binaan.

Sebanyak 14 lembaga tingkat pusat terlibat dalam kegiatan tersebut. Acara juga dihadiri langsung oleh 395 anak yatim dan 55 penyandang disabilitas, serta dilaksanakan secara nasional melalui partisipasi 34 Kantor Wilayah Kementerian Agama dan ratusan kabupaten/kota.

Abu menegaskan, keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak yang bergerak bersama menghadirkan manfaat lebih luas bagi anak-anak.

“Kekuatan utama program ini adalah kolaborasi. Ketika pemerintah, lembaga zakat, lembaga wakaf, dunia usaha, dan masyarakat bergerak bersama, manfaat yang dirasakan anak-anak menjadi jauh lebih besar,” tuturnya.

Dari seluruh provinsi, Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan nilai penyaluran bantuan terbesar, yakni Rp7,57 miliar. Sementara itu, Rumah Zakat tercatat sebagai lembaga dengan kontribusi pendistribusian bantuan terbesar dalam program kolaborasi tersebut. (nas)

Tags: difabelkemenagMitra Filantropiyatim

Berita Terkait.

atr
Nasional

Kemen ATR/BPN Siapkan RUU Reforma Agraria Guna Urai Kebuntuan Hukum Konflik Pertanahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:30
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya Tegaskan Mitigasi Risiko Bencana Wajib Masuk Perencanaan Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:10
tito
Nasional

Pameran Resmi Ditutup, Mendagri Ungkap Potensi Sektor Kerajinan Indonesia di Kriyanusa 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:20
ribka
Nasional

Tingkatkan Kualitas Pembangunan Daerah, Wamendagri Minta Pemda Konsisten Jalankan Perencanaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:50
dpd
Nasional

DPD Dorong Penguatan Konektivitas Transportasi Papua

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:06
umj
Nasional

OPSI 2026 Resmi Berakhir di UMJ, Deretan Peneliti Muda Terbaik Raih Medali

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:14

OLAHRAGA

made
Olahraga

Dahsyat! Desak Made Sumbang Emas Keempat Indonesia Sekaligus Pecahkan Rekor Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:10

​INDOPOSCO.ID – Srikandi panjat tebing Tanah Air, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses mengukir prestasi spektakuler di panggung Asian Games...

SelengkapnyaDetails
gp

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Rabu, 30 September 2026 - 21:11
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Rabu, 30 September 2026 - 08:30
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.