• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ketua DPR Desak PLN Transparan soal Pemadaman Bergilir, Minta Dampak terhadap UMKM dan Masyarakat Dimitigasi

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 22 Juni 2026 - 18:31
in Nasional
puan

Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: Dok. DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta PT PLN (Persero) menjelaskan secara terbuka kepada publik mengenai penyebab pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa pekan terakhir. Selain itu, ia mendorong PLN segera melakukan langkah mitigasi untuk mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat dan pelaku usaha.

Menurut Puan, pemadaman listrik yang berlangsung cukup lama dan berulang telah menimbulkan gangguan serius terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik.

BacaJuga:

Perempuan Tak Cukup Jadi Pengguna Teknologi, Rini Dorong 4 Langkah Pemberdayaan

UNSIA Cetak Talenta Digital, Perkuat Langkah Menuju Kampus Inovator AI

Kemenag: Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Segera Cair

“Saya sudah mencatat adanya pemadaman bergilir di sejumlah daerah di Pulau Jawa karena gangguan pasokan batu bara dan gangguan teknis pada PLTU. Hal ini tentunya menyebabkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang terdampak,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6/2026).

Sebagaimana diketahui, PLN sebelumnya menjelaskan bahwa gangguan pasokan batu bara berkalori menengah (medium range coal) menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pasokan listrik. Selain itu, terdapat kendala teknis pada dua Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) besar milik perusahaan listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) yang menjadi mitra PLN.

Persoalan tersebut bahkan telah dilaporkan langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam laporannya, Darmawan menyebut kondisi sistem kelistrikan di Jawa mulai membaik sehingga pemadaman bergilir secara bertahap dapat dikurangi.

Puan mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan PLN dalam memulihkan pasokan listrik dan menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional. Ia juga memberikan penghargaan kepada para petugas lapangan yang bekerja memulihkan jaringan di berbagai daerah.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa upaya pemulihan tidak boleh menghentikan proses evaluasi menyeluruh terhadap penyebab gangguan yang terjadi.

“Akar masalah penyebab gangguan yang berdampak luas bagi masyarakat harus diketahui secara transparan,” tegasnya.

Selain meminta keterbukaan informasi, Puan juga menyoroti dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, pemadaman listrik bukan sekadar mematikan lampu, tetapi juga menghentikan aktivitas ekonomi yang menjadi sumber penghidupan banyak keluarga.

“Saya mengimbau agar PLN dapat memitigasi dampak pemadaman listrik bergilir dan melindungi kepentingan masyarakat yang terdampak langsung, mulai dari UMKM, industri, rumah sakit, hingga sektor pelayanan publik,” ujarnya.

Puan mencontohkan berbagai keluhan masyarakat yang bermunculan selama pemadaman bergilir berlangsung. Mulai dari pedagang makanan yang kehilangan kesempatan berjualan, penjual es yang mengalami kerugian akibat produk mencair, hingga pelaku usaha rumahan yang terpaksa membuang bahan produksi karena tidak dapat disimpan dengan baik.

Dampaknya juga dirasakan di tingkat rumah tangga. Banyak keluarga harus menghadapi kondisi panas berkepanjangan akibat padamnya listrik, sementara sebagian ibu menyusui dilaporkan kehilangan stok ASI perah karena freezer tidak berfungsi selama pemadaman.

Tak hanya itu, pekerja yang mengandalkan internet untuk bekerja dari rumah juga mengalami gangguan produktivitas akibat terputusnya pasokan listrik.

Menurut Puan, fenomena tersebut menunjukkan bahwa energi listrik telah menjadi kebutuhan mendasar yang menopang hampir seluruh aktivitas masyarakat modern.

“Pemadaman listrik bergilir yang cukup besar ini menyentuh aspek produktivitas masyarakat dan keberlangsungan ekonomi keluarga,” katanya.
Lebih jauh, Puan menilai peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi besar terhadap tata kelola sektor energi nasional. Ia mengingatkan bahwa ketahanan energi merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, industri, dan kualitas pelayanan publik.

“Insiden ini harus menjadi pelajaran untuk memperkuat tata kelola sektor energi nasional. Ketahanan energi merupakan pondasi penting bagi investasi, industri, dan pelayanan publik,” tegasnya.

Puan juga mengingatkan bahwa kelompok yang paling rentan terdampak dalam setiap gangguan layanan publik adalah masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dan pelaku usaha kecil yang tidak memiliki sumber energi cadangan seperti generator listrik.

“Bagi pedagang kecil, warung makan, UMKM rumahan, dan pekerja informal, listrik adalah satu-satunya sumber energi yang tersedia. Setiap jam pemadaman berarti potensi kehilangan pendapatan,” ujarnya.

Karena itu, DPR berharap PLN tidak hanya fokus pada pemulihan jangka pendek, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh agar gangguan serupa tidak kembali terjadi dan tidak menghambat aktivitas ekonomi masyarakat di masa mendatang.

“Dampak pada ekonomi kerakyatan harus menjadi perhatian dalam sektor pelayanan publik. Kami berharap ada evaluasi besar-besaran dari persoalan pemadaman listrik bergilir ini agar ke depan jangan sampai terjadi lagi,” pungkas Puan. (dil)

Tags: Ketua DPR RIPemadaman Listrik BergilirPLNPuan Maharani

Berita Terkait.

Rini
Nasional

Perempuan Tak Cukup Jadi Pengguna Teknologi, Rini Dorong 4 Langkah Pemberdayaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:06
UNSIA
Nasional

UNSIA Cetak Talenta Digital, Perkuat Langkah Menuju Kampus Inovator AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:05
Menag
Nasional

Kemenag: Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Segera Cair

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:32
Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri
Nasional

Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:03
Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI
Nasional

Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:09
hakim
Nasional

Gus Kikin: Qanun Asasi Merupakan Ruh Nahdlatul Ulama

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:35

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2194 shares
    Share 878 Tweet 549
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.