• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Saat Biaya Kesehatan Terus Naik, Allianz Indonesia Ajak Masyarakat Lebih Siap

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 19 Juni 2026 - 15:31
in Ekonomi
Diskusi yang digelar Allianz Indonesia secara online bertajuk “Menjaga Keberlanjutan Perlindungan Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Medis”, Rabu (17/6/2026). Foto : Ist

Diskusi yang digelar Allianz Indonesia secara online bertajuk “Menjaga Keberlanjutan Perlindungan Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Medis”, Rabu (17/6/2026). Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kenaikan biaya layanan kesehatan atau inflasi medis menjadi salah satu tantangan yang semakin mendapat perhatian di Indonesia. Berdasarkan laporan MMB Asia Health Trends 2026, tingkat inflasi medis di Indonesia diproyeksikan mencapai 17,8 persen pada 2026. Angka tersebut berada di atas rata-rata Asia yang diperkirakan sebesar 12,5 persen.

Tingginya inflasi medis mendorong perlunya pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai faktor yang memengaruhi kenaikan biaya kesehatan.

BacaJuga:

Paramount Gading Serpong Tambah Amunisi Bisnis Premium, Victoria Business Loft dan Oxford Square Resmi Meluncur

Subsidi Pemerintah Tekan Bunga PNM Mekar, Nasabah Kini Hanya Bayar 8 Persen

Sinergi Lintas Lembaga Dipacu, Program Hunian Rakyat Didorong Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Selain inflasi umum, peningkatan biaya layanan kesehatan juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi medis, kenaikan harga obat dan alat kesehatan, serta biaya penanganan penyakit kritis yang terus meningkat.

Dalam sebuah diskusi yang digelar Allianz Indonesia secara online bertajuk “Menjaga Keberlanjutan Perlindungan Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Medis” pada Rabu (17/6/2026), sejumlah narasumber dari kalangan medis dan industri asuransi membahas tantangan tersebut dari berbagai perspektif.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP(K), FIHA, mengatakan penyakit tidak menular masih menjadi salah satu persoalan kesehatan utama di Indonesia.

“Kasus penyakit jantung kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah faktor risiko berkontribusi terhadap meningkatnya kasus penyakit jantung, di antaranya hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, kurangnya aktivitas fisik, tingkat stres yang tinggi, pola makan yang kurang sehat, serta kebiasaan merokok.

Menurut Bayushi, penanganan penyakit jantung membutuhkan biaya yang relatif besar karena melibatkan berbagai tahapan, mulai dari pemeriksaan, tindakan medis, penggunaan alat kesehatan, hingga terapi dan pengobatan lanjutan.

“Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan pasien, tetapi juga berpotensi menimbulkan beban finansial bagi keluarga,” tandasnya.

Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui penerapan gaya hidup sehat, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta pengenalan faktor risiko sejak dini.

Di sisi lain, perkembangan teknologi medis dinilai memberikan manfaat dalam meningkatkan akurasi diagnosis dan efektivitas pengobatan, meski turut berkontribusi terhadap peningkatan biaya layanan kesehatan.

Bayushi menambahkan bahwa penyakit kritis dapat memengaruhi produktivitas, kualitas hidup, dan kondisi ekonomi seseorang. Karena itu, upaya pencegahan dan deteksi dini dinilai menjadi bagian penting dalam pengelolaan risiko kesehatan.

Head of Product Allianz Life Syariah Indonesia, Rina Triana, menyampaikan bahwa kenaikan biaya medis menjadi tantangan yang dihadapi berbagai pihak dalam ekosistem kesehatan, termasuk industri asuransi.

Menurutnya, selain dipengaruhi oleh inflasi dan perkembangan teknologi medis, biaya kesehatan juga terdampak oleh faktor ekonomi makro.

“Ketergantungan terhadap bahan baku obat dan alat kesehatan impor membuat perubahan nilai tukar rupiah dapat memengaruhi biaya layanan kesehatan di dalam negeri,” jelasnya.

Data Allianz Indonesia menunjukkan rata-rata biaya perawatan sejumlah penyakit kritis mengalami peningkatan dalam periode 2020 hingga 2025. Biaya perawatan penyakit jantung tercatat meningkat hingga 219 persen, kanker 179 persen, dan stroke 169 persen.

Sepanjang 2025, Allianz Life dan Allianz Syariah membayarkan klaim dan manfaat senilai Rp6,3 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp3,7 triliun merupakan klaim kesehatan.

Rina mengatakan bahwa meningkatnya biaya layanan kesehatan menjadi tantangan dalam menjaga keberlanjutan perlindungan kesehatan di masa depan.

“Berbagai penyesuaian yang dilakukan di industri asuransi bertujuan untuk menjaga kecukupan manfaat dan memastikan akses peserta terhadap layanan kesehatan tetap tersedia,” katanya.

Ia juga menilai perlindungan kesehatan perlu menjadi bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang. Pasalnya, dampak penyakit kritis tidak hanya mencakup biaya perawatan saat menjalani rawat inap, tetapi juga biaya pemulihan, pengobatan lanjutan, serta kebutuhan medis lainnya yang dapat berlangsung dalam jangka waktu panjang.

Diskusi tersebut menyoroti pentingnya peningkatan literasi kesehatan dan perencanaan keuangan sebagai upaya menghadapi risiko kesehatan serta kenaikan biaya perawatan yang diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. (srv)

Tags: asuransijantungkesehatan

Berita Terkait.

Paramount Gading Serpong Tambah Amunisi Bisnis Premium, Victoria Business Loft dan Oxford Square Resmi Meluncur
Ekonomi

Paramount Gading Serpong Tambah Amunisi Bisnis Premium, Victoria Business Loft dan Oxford Square Resmi Meluncur

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:31
Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda
Ekonomi

Subsidi Pemerintah Tekan Bunga PNM Mekar, Nasabah Kini Hanya Bayar 8 Persen

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:32
BP BUMN
Ekonomi

Sinergi Lintas Lembaga Dipacu, Program Hunian Rakyat Didorong Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:37
Saleh
Ekonomi

Komisi VII Pertanyakan Keberadaan BPKN: Punya 23 Komisioner tapi Minim Dampak

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:07
pekerja
Ekonomi

Gelombang PHK bak Tsunami, BPJS Watch Nilai Pemerintah Gagal Jaga Hubungan Industrial

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:35
Pelatihan
Ekonomi

Perempuan Tani Jadi Motor Ketahanan Pangan, PTBA Gulirkan Program EcoGrow Mom di Muara Enim

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:25

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Cetak Brace saat Argentina Tekuk Austria, Messi Pecahkan Rekor

    814 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
Ronaldo
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Juni 2026 - 07:39

INDOPOSCO.ID - Cristiano Ronaldo mulai menunjukkan kelasnya di panggung terbesar sepak bola dunia. Sang kapten menjadi inspirasi kemenangan telak Portugal...

SelengkapnyaDetails
Ronaldo Usung Misi Pembuktian di Laga Portugal vs Uzbekistan

Ronaldo Usung Misi Pembuktian di Laga Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:12
Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda

Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:09
amine

Hasil Piala Dunia: Comeback Atas Yordania, Aljazair Jaga Asa ke Fase Gugur

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03
didier

Hasil Piala Dunia : Perancis Lolos ke 32 Besar, Didier Deschamps Bernapas Lega

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:52
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.