INDOPOSCO.ID – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas kelompok usaha berbasis komunitas. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui Program EcoGrow Mom yang menyasar Kelompok Wanita Tani (KWT) Utun Makmur di Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan budidaya pertanian, tetapi juga membangun kapasitas organisasi dan manajemen usaha kelompok agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan bahwa EcoGrow Mom dirancang untuk menciptakan kelompok masyarakat yang memiliki daya saing dan mampu memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi anggota maupun lingkungan sekitarnya.
“Program ini merupakan bagian dari komitmen PTBA dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya terkait pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Eko dalam keteramgannya, Selasa (23/6/2026).
Pelatihan yang digelar pada Selasa (23/6) tersebut dihadiri Kepala Desa Tanjung Karangan Nasni Balkis, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Tanjung Agung Suratman, Ketua KWT Utun Makmur Sri Basuki Dwi Astuti, serta jajaran manajemen PTBA.
Dalam kesempatan tersebut, Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber penghidupan yang produktif dan berkelanjutan.
Menurut Dedy, pemberdayaan perempuan melalui sektor pertanian memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
“Melalui Program EcoGrow Mom, PTBA mendorong tumbuhnya KWT yang mandiri, produktif, dan memiliki kemampuan mengembangkan usaha pertanian yang berkelanjutan. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” katanya.
Sebagai bagian dari penguatan kapasitas teknis, PTBA menghadirkan tim ahli dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Muara Enim, yakni Muhammad Rahmat Hidayat dan Reni Hartuti. Keduanya memberikan pelatihan mengenai teknik budidaya hortikultura hingga pengendalian hama tanaman.
Tidak hanya teori, peserta juga mendapatkan pengalaman praktik lapangan yang dipandu oleh praktisi pertanian Muhammad Zailani. Dalam sesi tersebut, anggota KWT diajarkan teknik penanaman dan pemupukan hortikultura yang tepat guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
Menariknya, Program EcoGrow Mom juga membekali peserta dengan keterampilan nonteknis berupa penguatan kelembagaan kelompok dan pengelolaan keuangan sederhana. Materi tersebut disampaikan oleh Accounting Section Head Sustainability PTBA, Iin Oktaviana.
Pembekalan tersebut bertujuan agar anggota kelompok tidak hanya mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola organisasi dan usaha secara profesional sehingga dapat menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar.
Melalui pendekatan yang menyeluruh, mulai dari peningkatan keterampilan budidaya hingga penguatan tata kelola usaha, PTBA berharap EcoGrow Mom mampu melahirkan kelompok perempuan tani yang tangguh, mandiri, dan menjadi penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan di Muara Enim.(srv)

















