• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Gelombang PHK bak Tsunami, BPJS Watch Nilai Pemerintah Gagal Jaga Hubungan Industrial

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 23 Juni 2026 - 15:35
in Ekonomi
pekerja

Ilustrasi tenaga kerja. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terus terjadi dinilai menjadi bukti belum efektifnya langkah pemerintah dalam melindungi lapangan kerja. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada meningkatnya pengangguran, melemahnya daya beli masyarakat, hingga memicu persoalan sosial.

Koordinator Bidang Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar, menilai pemerintah belum memiliki strategi yang jelas untuk mencegah PHK, padahal kewajiban tersebut telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

BacaJuga:

Blok Masela Mulai Jalan, Ketahanan Energi Nasional Berpeluang Makin Kuat

Perlindungan Pekerja Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Industri Sawit

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

“Pasal 151 ayat (1) mengamanatkan pemerintah harus mengupayakan agar tidak terjadi PHK. Namun sampai sekarang belum terlihat strategi konkret untuk mencegahnya,” kata Timboel melalui gawai, Selasa (23/6/2026).

Ia juga menyoroti belum terealisasinya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PHK yang sebelumnya dijanjikan pemerintah. Menurutnya, keberadaan satgas tersebut penting untuk mengantisipasi gelombang pemutusan hubungan kerja yang terus meluas.

Timboel menilai pemerintah terkesan membiarkan perusahaan-perusahaan padat karya tumbang satu per satu. Ia mencontohkan kasus pailitnya Sritex yang berujung pada PHK massal. Menurutnya, pemerintah seharusnya dapat melakukan langkah penyelamatan sebelum putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Tak hanya itu, ia menilai berbagai kebijakan pemerintah justru berpotensi mempercepat terjadinya PHK. Mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah yang meningkatkan biaya produksi berbahan baku impor, kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia yang membebani biaya pinjaman dunia usaha, hingga persoalan pasokan listrik yang dinilai belum sepenuhnya mendukung aktivitas industri.

Timboel juga menyinggung penertiban kawasan hutan dan perkebunan sawit yang disebut telah berdampak pada pekerja di sejumlah perkebunan. Menurutnya, proses penertiban harus dilakukan secara bijak agar tidak memicu PHK massal di sektor padat karya.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa penciptaan lapangan kerja baru belum mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja yang mencapai sekitar dua hingga tiga juta orang setiap tahun. Lapangan kerja formal yang tersedia pun dinilai masih jauh dari cukup.

Karena itu, pemerintah diminta lebih fokus mempertahankan pekerjaan formal yang sudah ada sembari mempercepat penciptaan lapangan kerja baru. Ia juga mendesak agar berbagai kebijakan yang berpotensi memicu PHK segera dievaluasi.

“Rakyat menuntut pemerintah serius menata program dan kebijakan yang fokus pada pembukaan lapangan kerja dan pencegahan PHK. Dukungan APBN juga diperlukan untuk membantu dunia usaha yang terdampak berbagai kebijakan,” tegas Timboel.(nas)

Tags: BPJS WatchHubungan Industrialphk

Berita Terkait.

Blok Masela Mulai Jalan, Ketahanan Energi Nasional Berpeluang Makin Kuat
Ekonomi

Blok Masela Mulai Jalan, Ketahanan Energi Nasional Berpeluang Makin Kuat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:57
Perlindungan Pekerja Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Industri Sawit
Ekonomi

Perlindungan Pekerja Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Industri Sawit

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:27
Infranexia
Ekonomi

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:08
AHY
Ekonomi

Indo Water 2026: Dorong Ketahanan Air dan Infrastruktur Berkelanjutan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:26
BCA-Syariah
Ekonomi

Dua Mesin Pertumbuhan BCA Syariah Melaju, Aset dan Pembiayaan Makin Gemuk

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:45
telkom
Ekonomi

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.