• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Soroti Konflik Lahan di Indragiri Hilir, BAM DPR RI Siap Dalami Aduan Masyarakat Kemuning

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 17 Juni 2026 - 19:50
in Nusantara
Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan, dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) BAM DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Foto: Biro Pemberitaan DPR RI/Wanda/Karisma

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan, dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) BAM DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Foto: Biro Pemberitaan DPR RI/Wanda/Karisma

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Ahmad Heryawan, menegaskan pentingnya mengedepankan prinsip keadilan agraria dalam penyelesaian konflik lahan yang diadukan masyarakat Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Pernyataan tersebut disampaikan Aher saat menerima aspirasi dari Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia Kecamatan Kemuning dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) BAM DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

BacaJuga:

Sinergi Bea Cukai dan TNI Gagalkan Penyelundupan 21 Kilogram Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

6.458 Orang Terdampak Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah, Terbanyak dari Sigi

Bea Cukai Perkuat Literasi Kepabeanan dan Cukai kepada Mahasiswa

Dalam pertemuan tersebut, para kepala desa yang tergabung dalam APDESI Kemuning menyampaikan keluhan terkait lahan yang selama ini mereka kelola dengan dasar Surat Keterangan Tanah (SKT). Menurut masyarakat, lahan yang telah ditanami kelapa sawit dan menjadi sumber penghidupan warga kini masuk dalam kawasan yang dikelola perusahaan setelah adanya penataan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan.

“Para kepala desa yang tergabung di APDESI datang melaporkan kepada BAM terkait lahan yang selama ini mereka kelola dengan SKT. Kemudian, setelah hadirnya Satgas PKH, lahan tersebut dialihkan dan diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara,” ujar Aher kepada Parlementaria usai RDPU.

Menurutnya, masyarakat menyampaikan keberatan karena lahan tersebut telah dikelola secara turun-temurun dan menjadi sumber mata pencaharian utama warga. Selain itu, kawasan yang dipersoalkan juga telah berkembang menjadi wilayah permukiman dan pusat aktivitas pemerintahan.

“Masyarakat mengelola lahan itu sejak lama. Di kawasan tersebut juga sudah terdapat desa, kecamatan, jalan, serta berbagai fasilitas pemerintahan,” katanya.

Aher juga menyoroti perlunya kejelasan mengenai status kawasan yang menjadi objek sengketa. Menurutnya, warga mempertanyakan dasar penetapan kawasan tersebut sebagai kawasan hutan serta mekanisme pemberian hak pengelolaan apabila nantinya berubah menjadi Areal Penggunaan Lain (APL).

“Ketika suatu kawasan dikeluarkan dari kawasan hutan dan menjadi APL, masyarakat mempertanyakan mengapa hak pengelolaannya diberikan kepada perusahaan dan bukan kepada warga yang selama ini mengelolanya. Padahal masyarakat menyatakan siap memenuhi berbagai kewajiban yang ditetapkan pemerintah,” ungkapnya.

Politisi Fraksi PKS itu menilai penyelesaian konflik agraria harus dilakukan secara hati-hati dengan mengedepankan rasa keadilan bagi seluruh pihak. Menurutnya, pendekatan yang berkeadilan akan menjadi kunci dalam mencegah munculnya gejolak sosial di tengah masyarakat.

“Nuansa yang harus dihadirkan dalam penyelesaian persoalan ini adalah nuansa keadilan agraria. Jika prinsip tersebut terpenuhi, maka potensi konflik dan gejolak dapat diminimalkan,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut atas aduan tersebut, BAM DPR RI akan melakukan verifikasi, koordinasi, dan konfirmasi kepada berbagai pihak terkait guna memperoleh gambaran yang utuh mengenai persoalan yang terjadi di lapangan.

Hasil pendalaman tersebut nantinya akan dirumuskan dalam laporan resmi BAM DPR RI yang disertai rekomendasi untuk disampaikan kepada pimpinan DPR RI dan instansi terkait.

“BAM akan melakukan verifikasi dan pendalaman terhadap seluruh informasi yang disampaikan. Setelah itu, kami akan menyusun laporan beserta rekomendasi untuk diteruskan kepada pihak-pihak yang berwenang,” pungkas Aher. (dil)

Tags: Ahmad HeryawanBAMDPR RIIndragiri HilirKonflik Lahan

Berita Terkait.

bc2
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan TNI Gagalkan Penyelundupan 21 Kilogram Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:04
gempa
Nusantara

6.458 Orang Terdampak Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah, Terbanyak dari Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:15
bc
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Literasi Kepabeanan dan Cukai kepada Mahasiswa

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:08
epi
Nusantara

Perkuat Blue Carbon Indonesia, PLN EPI Tanam Mangrove di Pantai Tanjung Pakis

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:30
Penyerahan
Nusantara

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:24
aceh
Nusantara

Gempa Bumi Kategori Dangkal Guncang Aceh, Wilayah Ini Terdampak

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:20

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7131 shares
    Share 2852 Tweet 1783
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1107 shares
    Share 443 Tweet 277
Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental
Olahraga

Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental

Editor Nasuha
Kamis, 18 Juni 2026 - 20:33

INDOPOSCO.ID - Timnas Kolombia berhasil meraih poin sempurna setelah menaklukkan Timnas Uzbekistan 3-1 dalam laga Grup K Piala Dunia 2026...

SelengkapnyaDetails
ronaldo

Piala Dunia: Ronaldo Buka Suara Usai ‘Menghilang’ di Laga Portugal vs Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13
tuchel

Tuchel Ungkap Rahasia Inggris Bangkit dan Tekuk Kroasia 4-2

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:11
Ronaldo

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.