• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Soroti Anggaran, Komisi XIII Kritik Kinerja Kementerian HAM Tangani Konflik di Papua

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 17 Juni 2026 - 21:11
in Nasional
yan

Anggota Komisi XIII DPR RI Yan Permenas. Foto: Dok Biro pemberitaan DPR RI/Ist/Andri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas, mengkritisi usulan alokasi anggaran Kementerian Hak Asasi Manusia tahun 2027 di tengah masih minimnya perkembangan penyelesaian berbagai persoalan hak asasi manusia, khususnya yang terjadi di Papua.

Dalam Rapat Kerja Komisi XIII DPR RI bersama Menteri HAM, Rabu (17/6/2026), Yan menilai kementerian tersebut perlu menunjukkan langkah konkret dan terukur dalam menangani berbagai konflik yang terjadi di lapangan. Menurutnya, besarnya tantangan yang dihadapi harus diimbangi dengan kinerja yang lebih nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

BacaJuga:

Tak Sekadar Nilai Rapor, ESD Ajarkan Murid Selamatkan Bumi dari Bangku Sekolah

Menteri PANRB Ungkap 5 Pilar Integritas ASN, E-Learning Antikorupsi Jadi Program Nasional

Daerah Tak Bisa Diseragamkan, DPD RI Minta Formula Otonomi Dirombak Lagi

“Kenapa saya harus kritik sedikit masalah anggaran 2027, karena di Papua ini terjadi banyak masalah tapi sampai dengan saat ini belum ada langkah-langkah yang diselesaikan,” ujar Yan dalam rapat tersebut.

Legislator asal Papua itu menegaskan bahwa penyelesaian persoalan keamanan dan HAM tidak cukup dilakukan melalui pernyataan atau diskursus publik semata. Ia menilai diperlukan aksi nyata serta koordinasi lintas sektor yang mampu menghasilkan perubahan signifikan di daerah-daerah yang masih menghadapi konflik.

Menurut Yan, pemerintah sebagai pihak eksekutif memiliki tanggung jawab utama untuk memastikan program dan kebijakan yang telah dirancang benar-benar terlaksana secara efektif di lapangan.

“Eksekutif sebagai eksekutor dalam melakukan koordinasi dan lain-lain harus action-nya jelas. Hal ini untuk memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan situasi dan konflik di daerah,” tegasnya.

Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya itu juga mengingatkan bahwa pembentukan kementerian khusus oleh Presiden bertujuan untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan strategis nasional yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk isu hak asasi manusia.

Karena itu, ia mendorong seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk memahami dan menjalankan fungsi masing-masing secara optimal agar koordinasi penanganan persoalan HAM dapat berjalan lebih efektif.

Yan berharap sinergi antarlembaga dapat diperkuat sehingga berbagai permasalahan HAM, terutama di Papua, dapat ditangani secara komprehensif, terukur, dan berkelanjutan demi menciptakan stabilitas serta perlindungan hak-hak masyarakat. (dil)

Tags: GerindraKementerian HAMKomisi XIIIKonflik Papua

Berita Terkait.

esg
Nasional

Tak Sekadar Nilai Rapor, ESD Ajarkan Murid Selamatkan Bumi dari Bangku Sekolah

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:30
RINI
Nasional

Menteri PANRB Ungkap 5 Pilar Integritas ASN, E-Learning Antikorupsi Jadi Program Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:23
sultan
Nasional

Daerah Tak Bisa Diseragamkan, DPD RI Minta Formula Otonomi Dirombak Lagi

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:22
indo
Nasional

Dari Kandang ke Panggung Dunia, Industri Peternakan Lokal Didorong Lebih Kompetitif

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:12
senen
Nasional

Libur Sekolah Tiba, 331 Ribu Tiket Kereta Diskon Ludes Diburu Penumpang

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:02
guru
Nasional

Akhir Penantian Guru Madrasah Non-ASN, Rp1,5 Juta Siap Masuk Rekening Akhir Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:35

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7123 shares
    Share 2849 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1105 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.