• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 17 Juni 2026 - 10:03
in Nasional
Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Sleman, Jogjakarta, resmi membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) tahun ajaran 2026/2027 hingga Kamis, 18 Juni 2026/istimewa

Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Sleman, Jogjakarta, resmi membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) tahun ajaran 2026/2027 hingga Kamis, 18 Juni 2026/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

​INDOPOSCO.ID – Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Sleman, Jogjakarta, resmi membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) tahun ajaran 2026/2027 hingga Kamis, 18 Juni 2026. Tak kurang dari 350 kursi untuk calon taruna melalui empat program studi (prodi) unggulan di bidang pertanahan dan tata ruang.

Penerimaan kampus kedinasan di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini dilaksanakan melalui tiga jalur seleksi, yaitu jalur umum, tugas belajar PNS, dan kerja sama pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di Indonesia. Menentukan program studi menjadi keputusan krusial bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Bagi yang berminat dalam bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang, Politeknik Agraria STPN menawarkan empat prodi unggulan yang dirancang spesifik untuk membekali lulusannya dengan keahlian teknis maupun administratif yang siap pakai di dunia kerja.
​Prodi pertama adalah Sarjana Terapan Survei dan Pemetaan Informasi Pertanahan (SPIP), yang berfokus pada teknologi geospasial, pengukuran tanah, dan pemetaan digital. Taruna prodi ini, Dandi Resando, mengaku tertarik karena perkuliahannya memadukan teori dan praktik lapangan menggunakan teknologi modern yang sangat vital bagi pengelolaan pertanahan nasional. Salah satu taruna yang memilih prodi SPIP adalah Dandi Resando. Ia tertarik pada program studi ini karena memadukan kegiatan lapangan dengan pemanfaatan teknologi modern dalam proses pengukuran dan pemetaan.

BacaJuga:

Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal

Naik Kereta Murah Makin Diminati, 7,8 Juta Penumpang Serbu KA Bersubsidi

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

“Kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga terjun langsung melakukan pengukuran dan pemetaan di lapangan. Saya tertarik dengan penggunaan teknologi geospasial yang terus berkembang dan memiliki peran penting dalam pembangunan serta pengelolaan pertanahan,” katanya.

​Kedua, prodi Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan (MPRP) yang mempelajari perencanaan wilayah, kebijakan publik, dan pelayanan elektronik. Ayu Hanan Mutia, salah satu taruni MPRP asal Sleman, memilih prodi ini karena ingin mendalami solusi atas berbagai persoalan tata ruang daerah, seperti ketidaksesuaian pemanfaatan ruang antara kawasan industri dan permukiman.

​Selanjutnya adalah prodi Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah (KMPT) yang lebih menekankan pada aspek hukum, administrasi, dan sistem pendaftaran tanah modern. Taruna KMPT, Rizaldi Secondia Putra, menjelaskan bahwa dirinya memilih prodi ini karena tertarik mempelajari regulasi pertanahan demi memberikan kepastian hukum dan perlindungan hak atas tanah bagi masyarakat.

​Prodi keempat adalah Sarjana Terapan Pertanahan yang menawarkan cakupan kompetensi luas mulai dari hukum agraria, pengadaan tanah, hingga penyelesaian sengketa. Ni Putu Arista Pradnyaswari, taruni asal Karangasem, Bali, memilih prodi ini karena karakternya yang dinamis dan menyukai tantangan praktikum lapangan serta berinteraksi langsung dengan masyarakat.

​Pada tahun ajaran ini, STPN mengalokasikan kuota total sebanyak 350 calon taruna yang terbagi ke dalam tiga jalur seleksi formal. Jalur umum mendapatkan porsi terbesar dengan kuota 260 orang, disusul jalur tugas belajar pegawai Kementerian ATR/BPN sebanyak 60 orang, dan jalur kerja sama pemerintah daerah sebanyak 30 orang.

​Pembagian kuota tersebut membuka kesempatan luas bagi lulusan SMA/SMK sederajat dari berbagai jurusan, seperti IPA, IPS, maupun SMK teknik dan manajemen perkantoran yang relevan. Sistem ini diharapkan mampu menyaring putra-putri terbaik daerah untuk dididik menjadi tenaga ahli kedinasan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

​Bagi calon taruna yang berminat, proses pendaftaran online masih terus dibuka hingga 18 Juni 2026. Seluruh informasi mengenai dokumen persyaratan, tahapan ujian seleksi, dan ketentuan pendaftaran dapat diakses secara transparan melalui situs web resmi kampus di stpn.ac.id. (srv)

Tags: Pertanahan dan Tata RuangSeleksi Taruna BaruSTPN

Berita Terkait.

Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal
Nasional

Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:25
Penumpang-KA
Nasional

Naik Kereta Murah Makin Diminati, 7,8 Juta Penumpang Serbu KA Bersubsidi

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:14
Muhammad-Aqil-Irham
Nasional

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:02
Anak-Stuntung
Nasional

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:41
Brian
Nasional

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:19
Peragaan
Nasional

Susun Kosa Isyarat Keislaman Nasional, Kemenag Perkuat Layanan Inklusif bagi Komunitas Tuli

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:07

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7116 shares
    Share 2846 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1080 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.