INDOPOSCO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi 13 kali gempa susulan (aftershock) hingga pukul 12.17 WITA dengan magnitudo yang bervariasi pascagempa mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6/2026) siang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari meminta masyarakat di Sulawesi Tengah meningkatkan kewaspadaannya pascagempa.
“Kondisi ini perlu diwaspadai oleh masyarakat di wilayah terdampak,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (16/6/2026).
BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama TRC dan Pusdalops BPBD Kabupaten Sigi serta Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan koordinasi dan asesmen cepat untuk memperoleh gambaran dampak secara menyeluruh.
“Hingga saat ini, belum terdapat kebutuhan mendesak yang dilaporkan dari daerah terdampak,” ucap Abdul Muhari.
BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah, BPBD, dan BMKG.
“Warga diminta memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah, serta segera menjauhi bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas berwenang,” tutur Abdul Muhari.
BNPB akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru secara berkala seiring proses pendataan yang masih berlangsung. Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 diketahui mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026) pukul 11.27 WITA. (dan)
















