• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kekeringan Kian Meluas, Ketua DPR RI Desak Pemerintah Perkuat Antisipasi Krisis Air dan Ancaman Pangan

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 15 Juni 2026 - 09:12
in Nasional
Puan

Ketua DPR RI, Puan Maharani. Foto: Dok DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID  Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah segera memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau 2026 yang diperkirakan berlangsung lebih panjang dan berpotensi memicu krisis air bersih, gangguan produksi pangan, serta peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Puan, meluasnya kekeringan di sejumlah wilayah harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan agar dampaknya tidak berkembang menjadi krisis yang membebani masyarakat maupun keuangan negara.

BacaJuga:

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Dorong Semangat Gotong Royong

Hilirisasi Nikel Pacu Ekonomi Sulawesi, Pengamat Ingatkan Pentingnya Keberlanjutan

Jumhur Soroti Ekowisata yang Memuliakan Lingkungan, dari Dusun Bambu hingga EIGER Nature

“Kekeringan yang semakin meluas saat ini harus segera disiasati dengan langkah-langkah strategis untuk meminimalisir dampak di berbagai sektor. Apalagi masyarakat di sejumlah daerah sudah mengalami krisis air bersih,” ujar Puan dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/6/2026).

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, sedikitnya tiga kabupaten di Pulau Jawa telah mengalami krisis air bersih, yakni di Kabupaten Cilacap, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Bogor. Kondisi tersebut dilaporkan berdampak pada lebih dari 1.600 warga akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.

Puan menilai penanganan kekeringan tidak cukup hanya melalui distribusi bantuan air bersih, tetapi juga harus dibarengi pembangunan infrastruktur jangka panjang yang mampu meningkatkan ketahanan daerah terhadap krisis air.

Ia mendorong pemerintah memperluas program konservasi sumber daya air, seperti pembangunan sumur resapan, embung, serta sistem pemanenan air hujan (rainwater harvesting) di wilayah-wilayah yang selama ini rentan mengalami kekeringan.

“Untuk daerah rawan kekeringan, harus ada mitigasi yang dilakukan dari hulu hingga hilir. Infrastruktur penampungan dan pengelolaan air perlu diperkuat agar masyarakat tidak selalu menghadapi persoalan yang sama setiap musim kemarau,” katanya.

Selain sektor air bersih, Puan juga mengingatkan dampak kekeringan terhadap sektor pertanian yang berpotensi mengganggu produksi pangan nasional. Karena itu, ia meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan kelompok tani untuk menyusun strategi yang sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah.

Menurutnya, setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda sehingga langkah mitigasi harus disesuaikan dengan kondisi lokal agar lebih efektif.

Peringatan tersebut disampaikan seiring prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang menyebut musim kemarau tahun 2026 berpotensi berlangsung hingga tujuh bulan di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang diperkirakan meningkatkan risiko kekeringan, krisis air, hingga kebakaran hutan dan lahan dengan puncak musim kemarau terjadi pada Agustus 2026.

Puan menegaskan bahwa informasi dan prediksi iklim yang telah disampaikan BMKG harus menjadi dasar penyusunan kebijakan lintas sektor, mulai dari ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, pengelolaan sumber daya air, perlindungan sosial, hingga pelestarian lingkungan.

“Data dan prediksi iklim tidak boleh berhenti sebagai informasi semata. Pemerintah harus menerjemahkannya menjadi langkah mitigasi yang konkret dan terukur sebelum dampaknya dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu menilai keberhasilan pemerintah menghadapi musim kemarau tidak hanya diukur dari kecepatan merespons saat krisis terjadi, tetapi juga dari kemampuan mencegah risiko sejak dini melalui perencanaan yang matang.

Karena itu, ia meminta adanya koordinasi yang lebih kuat antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar seluruh langkah antisipasi berjalan berdasarkan skenario risiko yang sama.

Puan juga mengingatkan pemerintah daerah untuk sigap memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan maupun karhutla, terutama kelompok rentan yang tinggal di wilayah rawan bencana.

“Langkah antisipasi harus berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak. Negara harus hadir memastikan warga mendapatkan bantuan dan perlindungan ketika menghadapi dampak kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya.(dil)

Tags: DPR RIKarhutlakemarau 2026Puan Maharani

Berita Terkait.

UMK Binaan Pertamina Dibekali Strategi Menangkan Buyer Global
Nasional

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Dorong Semangat Gotong Royong

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:51
Pemulihan UMKM di Pulau Terluar, Pemerintah Perkuat Ketangguhan Wirausaha Siberut
Nasional

Hilirisasi Nikel Pacu Ekonomi Sulawesi, Pengamat Ingatkan Pentingnya Keberlanjutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:37
Jumhur Soroti Ekowisata yang Memuliakan Lingkungan, dari Dusun Bambu hingga EIGER Nature
Nasional

Jumhur Soroti Ekowisata yang Memuliakan Lingkungan, dari Dusun Bambu hingga EIGER Nature

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:06
Ole Romeny Ungkap Kunci Sukses Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup
Nasional

Wamenkeu Ungkap Strategi APBN 2027: Ekspansif, Tapi Tetap Terukur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:56
Jumhur Soroti Ekowisata yang Memuliakan Lingkungan, dari Dusun Bambu hingga EIGER Nature
Nasional

Ary Ginanjar Apresiasi Prabowo Pilih Suyudi sebagai Kapolri: Pilihan yang Tepat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:49
KKP Gemuk 2 Wamen, Presiden Butuh Hasil Nyata!
Nasional

KKP Gemuk 2 Wamen, Presiden Butuh Hasil Nyata!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:39

OLAHRAGA

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia
Olahraga

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Indonesia Justin Hubner memberikan sindiran tajam kepada suporter Timnas Malaysia seusai membawa skuad Garuda melangkah ke...

SelengkapnyaDetails
MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:28
Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36
Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:07
Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3893 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3921 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1133 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.