• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

YLKI Beri “PR” 100 Hari untuk Kepala BGN Baru, Targetkan MBG Bebas Keracunan

Nasuha Editor Nasuha
Jumat, 12 Juni 2026 - 04:40
in Nasional
mbg

Siswa tengah menyantap makan bergizi gratis. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan berbagai pihak. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melalui surat terbuka meminta Kepala BGN yang baru, Nanik Deyang, menjadikan 100 hari pertama masa jabatannya sebagai momentum pembenahan total Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua YLKI Niti Emiliana menegaskan, program MBG masih dibayangi sejumlah persoalan serius, mulai dari kasus keracunan massal, lemahnya transparansi pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga tata kelola BGN yang terus menuai kritik dari masyarakat.

BacaJuga:

Kemarau Mulai Menggigit, Ratusan Kepala Keluarga di Daerah Ini Alami Krisis Air Bersih

Karakter Lebih Penting dari Nilai, Mendiktisaintek Minta Kampus Bentuk Mahasiswa Berdampak

Muharam Naik Kelas, Kemenag Gabungkan Spiritualitas, Ekonomi, dan Lingkungan

“Seratus hari pertama kepemimpinan Nanik Deyang akan menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa BGN mampu bertransformasi menjadi lembaga yang transparan, akuntabel, serta benar-benar menempatkan keselamatan dan kepentingan konsumen, khususnya anak-anak Indonesia, sebagai prioritas utama (MBG,red),” ujar Niti dalam keterangan, Kamis (11/6/2026).

YLKI menyampaikan tujuh tuntutan yang dinilai harus menjadi fokus utama BGN dalam 100 hari pertama kepemimpinan baru tersebut. Di antaranya meminta reformulasi tata kelola MBG secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, pengawasan hingga evaluasi program.

Menurut dia, dengan alokasi anggaran MBG mencapai sekitar Rp268 triliun pada 2026, pemerintah wajib memastikan dana tersebut benar-benar berdampak pada perbaikan gizi anak dan tidak menggerus esensi anggaran pendidikan.

“Pembukaan SPPG diminta dilakukan berdasarkan kebutuhan objektif, peta kerawanan gizi, kesiapan infrastruktur, dan kapasitas pengelola, bukan karena faktor kedekatan politik maupun pertimbangan subjektif lainnya,” terangnya.

Lalu, YLKI juga menargetkan nihil kasus keracunan dalam 100 hari pertama kerja Kepala BGN yang baru. Desakan ini muncul setelah ribuan anak dilaporkan menjadi korban keracunan yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan MBG di sejumlah daerah.

“Kami menilai keselamatan anak harus menjadi prioritas utama melalui penguatan pengawasan, peningkatan standar keamanan pangan, audit berkala dapur MBG, serta sistem mitigasi risiko yang lebih efektif,” katanya.

Organisasi perlindungan konsumen ini juga meminta transparansi penuh terkait pengelolaan SPPG dan dapur MBG. Kemudian YLKI juga mengingatkan pemerintah agar tidak hanya mengejar kuantitas.

“Pemerintah tidak boleh hanya fokus pada output, tetapi juga outcome program,” tegasnya.

Ia mengatakan, YLKI juga menyoroti pentingnya penyediaan layanan trauma healing bagi anak-anak korban keracunan dan keluarganya. Menurutnya, dampak keracunan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga psikologis yang berpotensi menimbulkan ketakutan terhadap makanan MBG di masa mendatang.

“BGN diminta lebih terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat,” ucapnya.

“Kami juga mendorong pembangunan sistem pengaduan konsumen nasional yang mudah diakses dan cepat ditindaklanjuti,” imbuhnya. (nas)

Tags: Bebas KeracunanKepala BGNmbgYLKI:

Berita Terkait.

air
Nasional

Kemarau Mulai Menggigit, Ratusan Kepala Keluarga di Daerah Ini Alami Krisis Air Bersih

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:06
brian
Nasional

Karakter Lebih Penting dari Nilai, Mendiktisaintek Minta Kampus Bentuk Mahasiswa Berdampak

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:05
abu
Nasional

Muharam Naik Kelas, Kemenag Gabungkan Spiritualitas, Ekonomi, dan Lingkungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:33
dasmen
Nasional

2 Aplikasi Kemendikdasmen Diakui PBB, Indonesia Selangkah Lagi Juara Dunia Digital Pendidikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:11
demo
Nasional

Gelar Demo Besok, BEM UI Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:53
trisakti
Nasional

Putusan Inkrah Eksekusi Tak Kunjung Jalan, Yayasan Trisakti Tagih Ketegasan Negara

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:13

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1222 shares
    Share 489 Tweet 306
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1460 shares
    Share 584 Tweet 365
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.