• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengamat: Budaya ABS dan Keluhan Rakyat yang Diabaikan Disebut Biang Kerok Kisruh MBG

Nasuha Editor Nasuha
Selasa, 9 Juni 2026 - 21:15
in Nasional
Ilustrasi - Petugas SPPG tengah menyiapkan menu makanan program MBG. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi - Petugas SPPG tengah menyiapkan menu makanan program MBG. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik Hendri Satrio melontarkan kritik tajam terhadap para pejabat pemerintah yang dinilainya tidak berani menyampaikan persoalan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal.

Menurutnya, budaya asal bapak senang (ABS) membuat berbagai masalah yang muncul dalam program tersebut tidak pernah mendapatkan koreksi yang memadai. Pria yang akrab disapa Hensa itu menilai para kolega eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana di pemerintahan ikut memikul tanggung jawab, karena memilih diam meski mengetahui adanya berbagai keluhan terkait pelaksanaan MBG.

BacaJuga:

Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan

Bongkar Penipuan Calon Pekerja Migran, Menteri P2MI: Harus Ada Efek Jera

Dasco Tepis Isu Ganti Menkeu: Pertemuan Prabowo-Chatib Murni Bahas Ekonomi

“Kesalahan itu juga sama kolega-koleganya, yang dilakukan oleh kolega-koleganya Dadan, yang setiap kali rapat kabinet ada itu di ruangan kabinet. Basi tuh orang-orang itu semua. Mereka emang nggak pernah mendengarkan keluhan-keluhan dari rakyat (MBG,red)? Tapi begitu Dadan ngomong kan, tepuk tangan semua. Begitu Dadan ngomong ‘Iya, (mereka) iya, iya juga.’,” tutur Hensa melalui gawai, Selasa (9/6/2026).

Menurut Hensa, sikap tersebut tidak terlepas dari posisi Dadan yang selama ini dianggap dekat dengan Presiden Prabowo Subianto. Kondisi itu, kata dia, membuat banyak pihak enggan mengungkapkan kritik maupun persoalan yang mereka ketahui.

“Kenapa mereka begitu? Karena mereka semua tahu Dadan disayang Prabowo, disayang Presiden. Jadi, mereka nggak berani mengungkapkan apa yang mereka tahu tentang MBG. Kenapa? Mereka takut dimarahin Presiden. Mereka takut diganti. Kan begitu,” jelas founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Selain mengkritik para pejabat, Hensa juga mempertanyakan klaim pemerintah yang selama ini menyebut masyarakat dilibatkan dalam proses evaluasi program MBG. Menurutnya, berbagai masukan publik sejak awal justru tidak pernah mendapatkan respons yang memadai.

“Basi tuh kalau orang-orang pemerintah itu bilang melibatkan masyarakat, melibatkan masyarakat. Apa? Dari awal kita sudah dengarkan. Dari awal kami sudah ingatkan. Tapi hasilnya apa? Dimarahin anak-anak yang foto MBG. Artinya nggak ada itu keterlibatan masyarakat dari awal, mereka enggak menginginkan itu,” tutupnya.

Ia menilai kasus yang kini menjerat Dadan seharusnya menjadi pelajaran penting bagi pemerintah agar lebih terbuka terhadap kritik dan masukan publik dalam menjalankan program-program strategis nasional.

Menurut Hensa, keterlibatan masyarakat yang nyata dan keberanian pejabat untuk menyampaikan kritik di internal pemerintahan merupakan syarat penting agar kebijakan publik dapat berjalan lebih efektif dan terhindar dari persoalan serupa di masa mendatang. (her)

Tags: BGNBudaya ABSHendri SatrioKasus DadanProgram MBG

Berita Terkait.

Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Nasional

Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:03
Bongkar Penipuan Calon Pekerja Migran, Menteri P2MI: Harus Ada Efek Jera
Nasional

Bongkar Penipuan Calon Pekerja Migran, Menteri P2MI: Harus Ada Efek Jera

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:21
Dasco Tepis Isu Ganti Menkeu: Pertemuan Prabowo-Chatib Murni Bahas Ekonomi
Nasional

Dasco Tepis Isu Ganti Menkeu: Pertemuan Prabowo-Chatib Murni Bahas Ekonomi

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:41
Pengamat: Budaya ABS dan Keluhan Rakyat yang Diabaikan Disebut Biang Kerok Kisruh MBG
Nasional

Kemendikdasmen Perkuat Literasi Digital untuk Lindungi Anak di Ruang Siber

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:21
GKR Hemas: Pembangunan Manusia Harus Jadi Fondasi Kemajuan Bangsa
Nasional

GKR Hemas: Pembangunan Manusia Harus Jadi Fondasi Kemajuan Bangsa

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:01
chatib
Nasional

Chatib Basri Menghadap Prabowo di Tengah Isu Pergantian Menkeu

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2226 shares
    Share 890 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1174 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1105 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1411 shares
    Share 564 Tweet 353
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.