INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas, menegaskan bahwa pembangunan manusia harus ditempatkan sebagai fondasi utama dalam pembangunan nasional. Menurutnya, investasi pada sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta pembangunan karakter menjadi kunci mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Dia menyoroti aspirasi masyarakat yang ditemuinya saat melakukan berbagai kunjungan ke daerah. Menurutnya, masyarakat tidak hanya menginginkan pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas hidup yang menyentuh kebutuhan dasar.
“Dalam berbagai kunjungan ke daerah, masyarakat tidak hanya menginginkan pembangunan infrastruktur. Mereka juga mendambakan pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang mudah dijangkau, perlindungan sosial yang tepat sasaran, kesempatan bagi generasi muda, serta hadirnya negara yang mampu menjamin masa depan yang lebih baik,” ujar Hemas di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan bangsa tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan fisik. Kualitas manusia, kekuatan budaya, serta integritas penyelenggara negara juga menjadi indikator penting dalam menentukan kemajuan suatu bangsa.
Menurut Hemas, peran Kemenko PMK saat ini semakin strategis karena mengoordinasikan berbagai program yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Program-program tersebut mencakup percepatan penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan, pengembangan Sekolah Rakyat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan sosial, hingga pemajuan kebudayaan nasional.
Lebih lanjut, Hemas menekankan bahwa pembangunan manusia harus dipahami sebagai upaya membentuk manusia Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berintegritas. Karena itu, pembangunan nasional tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata.
“Bangsa yang maju tidak cukup hanya memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Kita juga membutuhkan pembangunan karakter, budaya integritas, dan nilai-nilai kebangsaan yang kuat agar kemajuan yang dicapai dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas memimpin kunjungan kerja DPD RI ke Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menegaskan, komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan tangguh.
Menurut Pratikno, upaya tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto melalui penguatan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian kebijakan pembangunan manusia dan kebudayaan.
“SDM unggul didorong agar mampu bersaing secara global, namun tetap inklusif secara sosial tanpa ada yang tertinggal,” kata Pratikno. (nas)










