• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Temuan Masalah Tata Kelola Pendidikan, DPD RI: Dari Regulasi hingga Distribusi Guru

Nasuha Editor Nasuha
Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31
in Nasional
Rapat Pleno Ke-1 BULD DPD RI Masa Sidang V Tahun Sidang 2025–2026. Foto: Dokumen DPD RI

Rapat Pleno Ke-1 BULD DPD RI Masa Sidang V Tahun Sidang 2025–2026. Foto: Dokumen DPD RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI menemukan sejumlah persoalan tata kelola pendidikan yang dinilai masih menghambat peningkatan kualitas layanan pendidikan di berbagai daerah. Masalah tersebut meliputi disharmonisasi regulasi, ketimpangan distribusi guru, hingga belum optimalnya pemanfaatan anggaran pendidikan.

Temuan tersebut mengemuka dalam Rapat Pleno Ke-1 BULD DPD RI Masa Sidang V Tahun Sidang 2025–2026 yang membahas hasil pemantauan dan evaluasi rancangan peraturan daerah (Ranperda) serta peraturan daerah (Perda) terkait pendidikan.

BacaJuga:

Sambut 17 Agustus, Pemerintah Salurkan Bantuan Beras untuk Puluhan Juta Warga

Kebocoran Data Internal Picu Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, KPK Siapkan Aturan Baru

Medsos Bukan Ruang Bebas, DPR Ingatkan Bahaya Eksploitasi Anak dalam Promosi Vape

Wakil Ketua I BULD DPD RI, Marthin Billa, mengatakan temuan masalah tata kelola pendidikan tersebut diperoleh dari kegiatan reses anggota DPD RI, penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah (Asmasda), serta forum konsultasi publik yang dilakukan di berbagai wilayah.

“BULD DPD RI menemukan masih adanya persoalan struktural dalam penyelenggaraan pendidikan yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah,” kata Marthin saat memimpin rapat di Gedung DPD RI, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, persoalan utama yang ditemukan adalah masih adanya disharmonisasi regulasi dan ketidakjelasan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota. Perubahan kebijakan yang cepat di tingkat pusat dinilai kerap menyulitkan daerah dalam menyesuaikan regulasi yang berlaku.

“Kondisi ini berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan, memunculkan ketidakpastian dalam pelaksanaan kebijakan, serta mengurangi efektivitas pelayanan pendidikan,” terangnya.

Karena itu, lanjut dia, BULD menilai perlu adanya penguatan harmonisasi regulasi dan penegasan kembali pembagian kewenangan di sektor pendidikan. Selain itu, BULD juga menyoroti ketimpangan distribusi tenaga pendidik.

“Berdasarkan hasil pemantauan, guru masih banyak terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Sementara daerah terpencil, perbatasan, kepulauan, dan kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) masih mengalami kekurangan tenaga pengajar,” ungkapnya.

“Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah tata kelola Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” imbuhnya.

Ia mencatat formasi PPPK di sejumlah daerah belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan sekolah. Di samping itu, masih terdapat persoalan terkait jenjang karier, mobilitas, dan kesenjangan kesejahteraan antara guru ASN, PPPK, dan tenaga honorer.

Dalam aspek pembiayaan, kami menilai pelaksanaan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBD belum sepenuhnya efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan,” katanya.

Sebagian besar anggaran masih digunakan untuk belanja pegawai dan kebutuhan rutin, sehingga ruang fiskal untuk peningkatan kualitas pembelajaran maupun penyediaan sarana pendidikan masih terbatas,” sambungnya.

Tak hanya itu, masih ujar dia, BULD juga menemukan sejumlah tantangan lain, seperti ketimpangan akses pendidikan, tingginya beban administratif guru, belum optimalnya pelaksanaan pendidikan inklusif, kesenjangan digital, serta persoalan keberlanjutan sekolah swasta.

“Kami akan menyusun dan menyampaikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar mendorong terciptanya sistem pendidikan yang lebih adil, inklusif, dan berkualitas,” tegasnya. (nas)

Tags: BULDdpd riKelolamasalahpendidikanTataTemuan

Berita Terkait.

Sambut 17 Agustus, Pemerintah Salurkan Bantuan Beras untuk Puluhan Juta Warga
Nasional

Sambut 17 Agustus, Pemerintah Salurkan Bantuan Beras untuk Puluhan Juta Warga

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:02
Kebocoran Data Internal Picu Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, KPK Siapkan Aturan Baru
Nasional

Kebocoran Data Internal Picu Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, KPK Siapkan Aturan Baru

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:31
Medsos Bukan Ruang Bebas, DPR Ingatkan Bahaya Eksploitasi Anak dalam Promosi Vape
Nasional

Medsos Bukan Ruang Bebas, DPR Ingatkan Bahaya Eksploitasi Anak dalam Promosi Vape

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:05
Kolaborasi Geely dan Garasi Drift Tampilkan Wajah Baru Coolray di GIIAS 2026
Nasional

Anak Petani Banyumas Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Tanda Pangkat Disematkan Langsung oleh Presiden

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:25
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Nasional

DPD RI: RUU Bahasa Daerah Jaga Warisan Budaya di Era AI

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:04
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Nasional

Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2092 shares
    Share 837 Tweet 523
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.