• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Temuan Masalah Tata Kelola Pendidikan, DPD RI: Dari Regulasi hingga Distribusi Guru

Nasuha Editor Nasuha
Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31
in Nasional
Rapat Pleno Ke-1 BULD DPD RI Masa Sidang V Tahun Sidang 2025–2026. Foto: Dokumen DPD RI

Rapat Pleno Ke-1 BULD DPD RI Masa Sidang V Tahun Sidang 2025–2026. Foto: Dokumen DPD RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI menemukan sejumlah persoalan tata kelola pendidikan yang dinilai masih menghambat peningkatan kualitas layanan pendidikan di berbagai daerah. Masalah tersebut meliputi disharmonisasi regulasi, ketimpangan distribusi guru, hingga belum optimalnya pemanfaatan anggaran pendidikan.

Temuan tersebut mengemuka dalam Rapat Pleno Ke-1 BULD DPD RI Masa Sidang V Tahun Sidang 2025–2026 yang membahas hasil pemantauan dan evaluasi rancangan peraturan daerah (Ranperda) serta peraturan daerah (Perda) terkait pendidikan.

BacaJuga:

Perombakan Pimpinan BGN, PKS: Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola MBG

Momen Soni Sonjaya ‘Ditinggal’ Mobil Tahanan saat Hendak Dibawa ke Rutan Salemba

Mahfud MD Minta Intensitas Lawatan Prabowo ke Luar Negeri Dievaluasi

Wakil Ketua I BULD DPD RI, Marthin Billa, mengatakan temuan masalah tata kelola pendidikan tersebut diperoleh dari kegiatan reses anggota DPD RI, penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah (Asmasda), serta forum konsultasi publik yang dilakukan di berbagai wilayah.

“BULD DPD RI menemukan masih adanya persoalan struktural dalam penyelenggaraan pendidikan yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah,” kata Marthin saat memimpin rapat di Gedung DPD RI, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, persoalan utama yang ditemukan adalah masih adanya disharmonisasi regulasi dan ketidakjelasan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota. Perubahan kebijakan yang cepat di tingkat pusat dinilai kerap menyulitkan daerah dalam menyesuaikan regulasi yang berlaku.

“Kondisi ini berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan, memunculkan ketidakpastian dalam pelaksanaan kebijakan, serta mengurangi efektivitas pelayanan pendidikan,” terangnya.

Karena itu, lanjut dia, BULD menilai perlu adanya penguatan harmonisasi regulasi dan penegasan kembali pembagian kewenangan di sektor pendidikan. Selain itu, BULD juga menyoroti ketimpangan distribusi tenaga pendidik.

“Berdasarkan hasil pemantauan, guru masih banyak terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Sementara daerah terpencil, perbatasan, kepulauan, dan kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) masih mengalami kekurangan tenaga pengajar,” ungkapnya.

“Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah tata kelola Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” imbuhnya.

Ia mencatat formasi PPPK di sejumlah daerah belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan sekolah. Di samping itu, masih terdapat persoalan terkait jenjang karier, mobilitas, dan kesenjangan kesejahteraan antara guru ASN, PPPK, dan tenaga honorer.

Dalam aspek pembiayaan, kami menilai pelaksanaan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBD belum sepenuhnya efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan,” katanya.

Sebagian besar anggaran masih digunakan untuk belanja pegawai dan kebutuhan rutin, sehingga ruang fiskal untuk peningkatan kualitas pembelajaran maupun penyediaan sarana pendidikan masih terbatas,” sambungnya.

Tak hanya itu, masih ujar dia, BULD juga menemukan sejumlah tantangan lain, seperti ketimpangan akses pendidikan, tingginya beban administratif guru, belum optimalnya pelaksanaan pendidikan inklusif, kesenjangan digital, serta persoalan keberlanjutan sekolah swasta.

“Kami akan menyusun dan menyampaikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar mendorong terciptanya sistem pendidikan yang lebih adil, inklusif, dan berkualitas,” tegasnya. (nas)

Tags: BULDdpd riKelolamasalahpendidikanTataTemuan

Berita Terkait.

OTT di Kantor Imigrasi Jakbar, KPK Buru Wamen Imipas Simly Karim
Nasional

Perombakan Pimpinan BGN, PKS: Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:31
KLB KOWANI Tetapkan Yenni Wahid Jadi Ketum Baru
Nasional

Momen Soni Sonjaya ‘Ditinggal’ Mobil Tahanan saat Hendak Dibawa ke Rutan Salemba

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:11
Mahfud MD Minta Intensitas Lawatan Prabowo ke Luar Negeri Dievaluasi
Nasional

Mahfud MD Minta Intensitas Lawatan Prabowo ke Luar Negeri Dievaluasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:00
DPR Tegaskan Lawatan Presiden ke Luar Negeri Tak Bisa Dibatasi
Nasional

DPR Tegaskan Lawatan Presiden ke Luar Negeri Tak Bisa Dibatasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:34
KLB KOWANI Tetapkan Yenni Wahid Jadi Ketum Baru
Nasional

KLB KOWANI Tetapkan Yenni Wahid Jadi Ketum Baru

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:31
Dadan
Nasional

JPPI: Perombakan BGN Tak Selesaikan Akar Masalah MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:26

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3520 shares
    Share 1408 Tweet 880
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1040 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.