• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pelayanan Publik Berbasis Life Event, Solusi untuk Layanan yang Lebih Cepat dan Terintegrasi

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 3 Juni 2026 - 12:03
in Nasional
Rini

Menteri PANRB Rini Widyantini memimpin rapat membahas Life Journey Pelayanan Publik, di Kantor Kementerian PANRB, Selasa (2/6/2026). Foto: Dokumen Kementerian PANRB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah terus mengakselerasi transformasi pelayanan publik agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), konsep pelayanan publik kini diarahkan untuk lebih berfokus pada pengalaman dan kebutuhan warga di setiap fase kehidupan.

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan berbasis life journey atau perjalanan hidup masyarakat. Dengan konsep ini, layanan publik tidak lagi dipandang sebagai layanan yang berdiri sendiri, melainkan terhubung dan hadir sesuai kebutuhan warga sejak lahir, menempuh pendidikan, bekerja, membangun keluarga, hingga memasuki usia lanjut.

BacaJuga:

Kepala BGN Berganti, DPR Ingatkan MBG Jangan Melebar dari Sasaran Utama

Sehari Pascapencopotan Pimpinan, Kantor BGN Digeledah Kejagung

Revisi UU Polri Dinilai Krusial untuk Antisipasi Modus Kejahatan Siber Modern

Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa transformasi pelayanan publik harus menempatkan masyarakat sebagai pusat dari seluruh proses pelayanan.

“Pendekatan human-centric menjadi fondasi utama transformasi ini, dengan pendekatan baru melalui layanan publik multikanal serta integrasi layanan digital untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan,” ujar Rini saat rapat membahas Life Journey Pelayanan Publik di Kantor Kementerian PANRB, Selasa (2/6/2026).

Menurut Rini, pelayanan publik yang berkualitas tidak cukup hanya menyediakan layanan yang mudah diakses. Pemerintah juga harus mampu memahami keragaman kebutuhan masyarakat, termasuk kelompok rentan yang membutuhkan perhatian dan pendekatan khusus.

Karena itu, transformasi digital pemerintah menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola yang lebih efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan. Standar layanan juga harus dibangun dari perspektif masyarakat sebagai pengguna layanan.

“Transformasi pelayanan publik harus dapat menghadirkan standar layanan yang lebih spesifik dan mengambil dari kacamata masyarakat atau user experience saat mengakses layanan. Semakin pemerintah dekat dengan masyarakat, maka semakin baik,” jelas Rini.

Ia menambahkan, keberhasilan transformasi pelayanan publik membutuhkan sinergi lintas sektor, dukungan implementasi yang kuat, serta pemantauan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Integrasi layanan berbasis peristiwa kehidupan dinilai mampu menciptakan layanan yang lebih cepat, tepat, dan sederhana.

Senada dengan itu, Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto menilai perubahan kebutuhan masyarakat dan dinamika global telah mendorong lahirnya paradigma baru dalam pelayanan publik. Layanan pemerintah kini dituntut lebih adaptif, inovatif, berbasis data, serta mampu memberikan pengalaman yang lebih personal kepada masyarakat.

Menurutnya, arah pelayanan publik ke depan akan mengedepankan konsep omni-channel, memanfaatkan teknologi digital, dan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses perbaikan layanan.

“Pelayanan publik harus lebih peka terhadap keberagaman kebutuhan masyarakat. Inklusivitas bukan hanya soal menyediakan akses fisik, tetapi juga menghadirkan rasa aman, informasi yang mudah dipahami, komunikasi yang ramah, serta aparatur yang memiliki empati dan kompetensi dalam melayani kelompok rentan,” tutur Purwadi.

Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Otok Kuswandaru menjelaskan bahwa penyusunan Life Event dilakukan dengan mengadopsi berbagai praktik baik dari sejumlah negara yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan publik di Indonesia.

Pemetaan tersebut menjadi fondasi untuk mengelompokkan layanan berdasarkan peristiwa kehidupan yang dialami masyarakat sehingga proses pencarian dan akses layanan menjadi lebih mudah dan relevan.

“Penggabungan siklus hidup dan peristiwa kehidupan menjadi dasar untuk merancang ekosistem layanan publik yang lebih konstektual, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tambah Otok.

Melalui pendekatan ini, pemerintah berharap pelayanan publik tidak lagi dipersepsikan sebagai proses birokrasi yang rumit, melainkan menjadi ekosistem layanan yang hadir secara utuh, terintegrasi, dan mampu mendampingi masyarakat dalam setiap fase kehidupannya.(her)

Tags: kementerian panrbPelayanan Publikrini widyantini

Berita Terkait.

Siswa
Nasional

Kepala BGN Berganti, DPR Ingatkan MBG Jangan Melebar dari Sasaran Utama

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:43
Dadan
Nasional

Sehari Pascapencopotan Pimpinan, Kantor BGN Digeledah Kejagung

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:23
Polri
Nasional

Revisi UU Polri Dinilai Krusial untuk Antisipasi Modus Kejahatan Siber Modern

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:02
Dadan-H
Nasional

Aktivitas Terakhir Dadan Hindayana Sebelum Dicopot dari Kepala BGN

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:20
Mendiktisaintek: Harus Ada Penguatan Transformasi Pendidikan Tinggi Berkelanjutan
Nasional

Mendiktisaintek: Harus Ada Penguatan Transformasi Pendidikan Tinggi Berkelanjutan

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:45
Sambut Liburan Sekolah, Hotel Osaka PIK2 Tawarkan Pengalaman Menginap Seru untuk Keluarga
Nasional

Pesparawi 2026, Menag: Digelar Peduli Lingkungan dan Perkuat Persaudaraan

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:34

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3517 shares
    Share 1407 Tweet 879
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    950 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.