INDOPOSCO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan zikir dan doa kebangsaan menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan 81 tahun Indonesia merdeka.
“81 tahun membuktikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang terus bergerak dan tetap berdiri kuat. Doa dan zikir kebangsaan ini sebagai rasa syukur kita, sekaligus memohon perlindungan untuk terus melangkah bersama mengisi kemerdekaan ini,” ujar Kamaruddin di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, kemerdekaan merupakan milik seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang latar belakang. Karena itu, cita-cita mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur harus menjadi perjuangan bersama yang selalu diiringi doa.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut berada di bawah koordinasi Kementerian Sekretariat Negara dan akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, di antaranya pelajar, santri, mahasiswa, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, hingga aparatur sipil negara dari berbagai kementerian dan lembaga.
“Kami berharap kegiatan ini juga dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia dari rumah masing-masing,” katanya.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad menambahkan, zikir dan doa kebangsaan mencerminkan wajah Indonesia yang rukun di tengah perbedaan.
“Momentum ini menghadirkan wajah Indonesia yang sesungguhnya. Berbeda keyakinan dan tradisi, tetapi dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Abu menilai doa tidak hanya menjadi ungkapan spiritual, tetapi juga harus menjadi energi yang mendorong masyarakat menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
“Doa harus menumbuhkan harapan, dan harapan harus diwujudkan melalui tindakan. Dari menjaga persaudaraan, membantu sesama, hingga menjalankan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya,” terangnya. (nas)


















