INDOPOSCO.ID – Kelancaran pelaksanaan fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi mendapat apresiasi dari Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI. Proses yang mencakup Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) dinilai berlangsung lebih tertata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Anggota Timwas Haji DPR RI, Danang Wicaksana, menyebut masa paling krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berhasil dilalui dengan baik. Menurutnya, koordinasi yang dilakukan pemerintah bersama petugas di lapangan berkontribusi besar terhadap kelancaran mobilitas dan pelayanan bagi para jemaah.
Meski fase Armuzna telah berakhir, Danang mengingatkan bahwa tugas petugas haji masih jauh dari kata selesai. Ia meminta seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tetap menjaga kualitas layanan hingga seluruh jemaah kembali ke Indonesia.
“Puncak haji memang sudah terlewati, namun pelayanan kepada jemaah harus tetap menjadi prioritas hingga proses pemulangan selesai. Jangan sampai terjadi penurunan kualitas layanan setelah fase Armuzna,” ujar Danang di Makkah, Arab Saudi, dikutip dari laman resmi DPR RI, Sabtu (30/5/2026).
Menurutnya, perhatian terhadap kenyamanan jemaah harus tetap menjadi fokus utama pada fase pasca-Armuzna. Kualitas pemondokan di Makkah maupun Madinah perlu dipastikan tetap terjaga agar jemaah dapat beristirahat dengan nyaman setelah menjalani rangkaian ibadah yang padat.
Selain itu, layanan konsumsi juga harus terus dipantau secara ketat. Ketersediaan makanan yang layak dan tepat waktu dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga kondisi fisik jemaah selama masih berada di Tanah Suci.
Politikus dari Partai Gerindra tersebut turut menyoroti operasional bus shalawat yang kembali melayani jemaah di Kota Makkah. Ia berharap moda transportasi tersebut dapat berjalan optimal guna memudahkan mobilitas jemaah menuju Masjidil Haram.
Perjalanan antarkota, khususnya rute Makkah-Madinah, juga tak luput dari perhatian. Danang menegaskan pentingnya menjaga ketepatan jadwal, kenyamanan, dan keselamatan selama proses perpindahan jemaah berlangsung.
“Begitu pula dengan proses penerbangan jemaah ke Tanah Air. Semua harus dipastikan berjalan lancar, tepat waktu, dan mengutamakan keselamatan serta kenyamanan jemaah,” tegasnya.
Timwas Haji DPR RI berharap seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji dapat mempertahankan standar pelayanan hingga fase akhir. Dengan demikian, jemaah tidak hanya mampu menuntaskan ibadah dengan baik, tetapi juga kembali ke Indonesia dalam kondisi aman, nyaman, dan membawa pengalaman haji yang berkesan.(her)










