• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Timwas Soroti Drama Armuzna: dari Bus Terlambat hingga Tenda Jemaah Bak “Ikan Pindang”

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 29 Mei 2026 - 08:57
in Nasional
haji

Suasana kepadatan jemaah Indonesia di dalam tenda di kawasan Armuzna saat persiapan puncak ibadah haji 2026. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penyelenggaraan ibadah haji 2026 dinilai mengalami peningkatan dibanding musim sebelumnya. Namun di balik perbaikan itu, Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI masih menemukan sejumlah persoalan penting yang terjadi saat puncak ibadah di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Saat menyambangi kawasan Jamarat, Mina, Makkah, pada Kamis (28/5/2026), Anggota Timwas Haji DPR RI Abdul Wachid menyoroti keterlambatan bus pengangkut jemaah hingga kondisi tenda yang dinilai masih terlalu padat.

BacaJuga:

Menyelamatkan Generasi Emas 2045

Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya

P2G Pertanyakan Instruksi Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis di Sekolah

“Memang ada beberapa catatan minor, terutama saat pergerakan dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina,” kata Abdul Wachid dikutip dari laman resmi DPR RI, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, persoalan transportasi masih menjadi pekerjaan rumah serius. Sejumlah jemaah bahkan sempat tertahan hingga pagi hari karena armada bus yang belum tersedia tepat waktu saat proses perpindahan dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina.

“Ada yang tidak bisa berangkat sampai pagi, tapi alhamdulillah jam tujuh pagi bisa tertolong,” jelas Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini.

Tak hanya soal transportasi, Abdul Wachid juga menyinggung kondisi tenda jemaah yang dianggap belum ideal. Ia menilai kapasitas dan kualitas tenda di Arafah maupun Mina perlu ditingkatkan agar jemaah bisa beristirahat dengan lebih nyaman di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi.

Ia bahkan melontarkan kritik tajam terkait penataan jemaah di dalam tenda.

“Kita ingin kualitas tenda meningkat. Jangan sampai jemaah ditata seperti ikan pindang,” ungkapnya.

Sebagai solusi, Timwas Haji DPR RI mendorong peningkatan standar layanan dari paket D menjadi paket C pada musim haji berikutnya. Skema tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas fasilitas, mulai dari pendingin udara hingga ruang tidur jemaah yang lebih manusiawi.

Selain itu, Abdul Wachid juga mengusulkan agar pemerintah mulai menerapkan sistem kontrak jangka panjang dengan hotel, syarikah, dan penyedia katering di Arab Saudi. Menurutnya, kontrak lima tahunan akan membuat kualitas layanan lebih stabil dan mudah dievaluasi.

“Haji yang akan datang supaya kualitas terjaga baik, pelayanan baik, kita harus kontrak long-term lima tahun,” tutur Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Ia menegaskan, perusahaan penyedia layanan yang tidak mampu memenuhi standar harus langsung didiskualifikasi demi menjaga kualitas pelayanan bagi jemaah Indonesia.

Usulan kontrak jangka panjang itu juga disebut menjadi bagian dari langkah besar pemerintah menuju pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi.

“Nanti setelah haji selesai kami akan lakukan rapat evaluasi untuk persiapan haji 2027,” tambahnya. (her)

Tags: arafahDrama Armuznahajiminamuzdalifah

Berita Terkait.

Menyelamatkan Generasi Emas 2045
Nasional

Menyelamatkan Generasi Emas 2045

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:45
Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya
Nasional

Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:31
P2G Pertanyakan Instruksi Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis di Sekolah
Nasional

P2G Pertanyakan Instruksi Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis di Sekolah

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:55
timwas
Nasional

Persoalan di Mina Kembali Berulang, Timwas Haji DPR Minta Solusi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:25
uu
Nasional

DPR Desak Revisi UU Hak Cipta Dipercepat

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:04
bnpb
Nasional

Peralihan Musim, Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah: 1.000 Lebih Warga Terdampak

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5691 shares
    Share 2276 Tweet 1423
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3328 shares
    Share 1331 Tweet 832
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3030 shares
    Share 1212 Tweet 758
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2533 shares
    Share 1013 Tweet 633
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2319 shares
    Share 928 Tweet 580
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.