• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Jawab Krisis Lapangan Kerja Anak Muda, Kuota Magang Nasional 2026 Jadi 150 Ribu

Nasuha Editor Nasuha
Kamis, 28 Mei 2026 - 23:33
in Nasional
menaker

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Foto: Dokumen Kemnaker

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah memastikan Program Magang Nasional tetap berlanjut pada 2026 dengan peningkatan kuota peserta menjadi 150 ribu orang. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah pemerintah merespons tingginya angka persaingan kerja dan sulitnya lulusan baru memperoleh pengalaman kerja di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, penambahan kuota dilakukan atas arahan Presiden setelah melihat tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut. Pada tahun sebelumnya, program magang diikuti sekitar 100 ribu peserta.

BacaJuga:

Mendikdasmen: Pendidikan Papua Barat Daya Tidak Boleh Tertinggal

Kawal Jemaah di Hari Tasyrik, Kemenhaj Siapkan Tim MCR dan 1.356 Satgas Mina

Istiqlal Salurkan Lebih dari 10 Ribu Paket Daging Kurban untuk Masyarakat

“Arahan Bapak Presiden untuk 2026 kita sudah bisa menyiapkan pelaksanaan magang bagi sebanyak 150 ribu orang. Tahun lalu 100 ribu, sekarang menjadi 150 ribu,” ujar Yassierli dalam keterangan Jumat, (28/5/2026).

Menurutnya, program magang nasional 2026 akan dibagi dalam tiga gelombang (batch). Masing-masing gelombang ditargetkan menampung sekitar 50 ribu lulusan baru dari berbagai daerah di Indonesia.

Gelombang pertama dijadwalkan mulai pada Juni 2026. “Kami minta perusahaan mitra untuk membuka lebih banyak posisi magang dan menyebarkan informasi lowongan melalui kanal resmi perusahaan masing-masing,” ungkapnya.

Di tengah isu meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan terbatasnya lapangan pekerjaan formal, menurutnya, program ini dianggap menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kesiapan kerja generasi muda.

“Program magang ini diharapkan dapat memperkecil kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi lulusan baru,” terangnya.

Yassierli menegaskan, peserta magang tetap akan memperoleh uang saku setara upah minimum di wilayah tempat magang berlangsung. Pendanaan sepenuhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Untuk uang sakunya tetap sama, yakni sebesar upah minimum di masing-masing lokasi magang. Apakah menggunakan upah minimum kabupaten/kota atau upah minimum provinsi,” kata Yassierli.

Menurut Yassierli, program magang tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membantu peserta memahami budaya kerja dan sistem operasional perusahaan. “Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengenal sistem kerja di perusahaan, sekaligus membangun kesiapan menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya. (nas)

Tags: Kuota Magang Nasional 2026Lapangan Kerja Anak Mudamenaker

Berita Terkait.

abdul
Nasional

Mendikdasmen: Pendidikan Papua Barat Daya Tidak Boleh Tertinggal

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:23
haji
Nasional

Kawal Jemaah di Hari Tasyrik, Kemenhaj Siapkan Tim MCR dan 1.356 Satgas Mina

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:12
menag
Nasional

Istiqlal Salurkan Lebih dari 10 Ribu Paket Daging Kurban untuk Masyarakat

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:02
Kurban Prabowo dari APBN Disorot, Begini Respons Menag
Nasional

Komisi XIII Ingatkan Risiko AI: Dari Penyalahgunaan hingga Chaos

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:35
Pentingnya Menjaga Skin Barrier, Vaseline Hadirkan Inovasi Pro Derma
Nasional

Kolaborasi BKN-KORPRI dan BTN Perluas Akses Kepemilikan Rumah bagi ASN

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:01
Pendidikan Tak Cukup Bangun Gedung, DPR Minta Negara Lindungi Guru dan Dosen
Nasional

Pendidikan Tak Cukup Bangun Gedung, DPR Minta Negara Lindungi Guru dan Dosen

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:15

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5689 shares
    Share 2276 Tweet 1422
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3024 shares
    Share 1210 Tweet 756
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    2666 shares
    Share 1066 Tweet 667
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2529 shares
    Share 1012 Tweet 632
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2315 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.