INDOPOSCO.ID – Penampilan Anthony Leong dalam debat kedua calon ketua umum HIPMI dinilai paling unggul karena berhasil menghadirkan gagasan yang substantif, visioner, dan relevan terhadap tantangan ekonomi Indonesia ke depan. Penilaian tersebut disampaikan oleh William, akademisi, mahasiswa Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada, sekaligus praktisi teknologi keuangan. Menurutnya, Anthony Leong tampil menonjol karena tidak hanya menyampaikan program teknis, tetapi juga mampu mengangkat fondasi pemikiran ekonomi yang kuat dan berorientasi jangka panjang dengan bahasa yang sangat relevan dengan kebutuhan pengusaha muda dan generasi muda Indonesia secara umum.
Pertama-tama, William mengapresiasi visi-misi dari keempat Caketum yang dinilainya baik semua. Kendati demikian, ia memberikan penekanan bahwa Anthony Leong merupakan paket paling lengkap yang dibutuhkan HIPMI dan dunia usaha hari ini.
“Anthony Leong berhasil membawa diskusi ke level yang lebih strategis. Dengan latar belakang pendidikannya sebagai seorang Doktor, ia mengangkat pemikiran begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo tentang pentingnya pembangunan nasional berbasis industrialisasi dan penguatan kelas pengusaha nasional, sekaligus mengaitkannya dengan pemikiran Joseph Stiglitz mengenai ketimpangan ekonomi dan pentingnya pembangunan yang inklusif. Narasi mengenai Ekonomi Pancasila sangat relevan dengan arah pembangunan ekonomi Presiden Prabowo,” ujar William.
Menurut William, Anthony Leong juga menjadi kandidat yang paling jelas dalam membaca tantangan Indonesia keluar dari jebakan middle income economy. Selama ini, Indonesia dinilai masih terlalu sering menjadi pasar bagi produk dan platform asing, sementara di tengah potensi yang berlimpah, kapasitas produksi, inovasi, dan kepemilikan industri nasional belum berkembang optimal.
“Anthony menekankan bahwa Indonesia tidak boleh terus hanya menjadi pasar besar. Indonesia harus naik kelas menjadi pusat produksi, pusat inovasi, dan pemain utama dalam rantai ekonomi global. Ia adalah seseorang yang terbukti bisa menjadi nahkoda untuk kolaborasi dengan pemerintah, DPR, kalangan pengusaha, dan generasi muda di level nasional dan daerah,” lanjut William.
Dalam debat tersebut, Anthony Leong dinilai mampu menghubungkan visi pengusaha muda dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang menjadi arah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut William, target tersebut hanya dapat dicapai apabila Indonesia berhasil memperkuat sektor produktif, industri kreatif, teknologi, dan kewirausahaan nasional. Salah satu gagasan yang mendapat sorotan positif adalah pembentukan Youth Development Bank, yang diproyeksikan menjadi instrumen pembiayaan dan pengembangan bagi pengusaha muda agar memiliki akses permodalan, pendampingan, dan ekosistem bisnis yang lebih kuat.
Selain itu, Anthony Leong juga menyoroti pentingnya pembangunan Creative and Production Hub sebagai pusat kolaborasi lintas sektor untuk mendorong inovasi, industri kreatif, teknologi, hingga penguatan rantai produksi nasional. Menurut William, ini sangat khas milenial dan Gen Z sehingga dibandingkan Caketum lainnya, Anthony telah mengambil ceruk yang dalam untuk relevansinya di kalangan generasi muda.
“Yang menarik, Anthony tidak hanya bicara kompetisi, tetapi juga mengedepankan semangat duduk bersama. Ia menawarkan pendekatan kolaboratif antara pengusaha muda, pemerintah, akademisi, sektor teknologi, dan dunia industri untuk menghadapi tantangan ekonomi nasional. Ini bukan sekadar jargon. Anthony adalah seorang pengusaha yang telah membuktikan bahwa membangun dunia usaha harus menyeimbangkan visi yang matang berbasis teknologi dan eksekusi di lapangan,” kata William.
Menurutnya, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Anthony Leong memahami kebutuhan kepemimpinan HIPMI di era baru, yang bukan hanya organisasi pengusaha, tetapi motor transformasi ekonomi nasional yang mampu menjawab tantangan bonus demografi, digitalisasi, hilirisasi, dan persaingan global yang semakin tidak mudah.
“Debat kedua menunjukkan bahwa Anthony Leong mampu menawarkan arah strategis yang jelas bagi masa depan pengusaha muda Indonesia. Jangan dilupakan, ketika memperoleh dukungan dari HIPMI Bali, cermati bagaimana personal dan profesionalnya seorang Anthony Leong. Ia adalah sosok pemimpin yang merangkul dan peduli,” tutup William. (srv)










