INDOPOSCO.ID – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, perayaan Iduladha 2026 diwarnai aksi toleransi, setelah puluhan hewan kurban di Masjid Istiqlal Jakarta ikut disumbang oleh umat non-muslim dan Gereja Katedral pada Rabu (27/5/2026).
“Banyak sekali teman-teman kita yang non-muslim juga menyerahkan hewan kurbannya,” kata Nasaruddin Umar di Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Ia mengemukakan, bahwa Masjid Istiqlal menerima total 82 hewan kurban yang terdiri dari 63 sapi, 18 kambing, dan satu domba untuk perayaan Iduladha 2026.
“Bahkan hampir separuh dari total hewan yang ada, berasal dari masyarakat umum yang mungkin niatnya tidak dimasukkan sebagai kurban secara syariat Islam. Kami sangat mengapresiasi toleransi dan kepedulian sosial ini,” ujar Nasaruddin Umar.
Ia menjelaskan bahwa meskipun kurban secara hukum Islam wajib bagi muslim mapan, keterlibatan masyarakat non-muslim menunjukkan adanya kesadaran sosial yang tinggi untuk saling menolong, terutama saat permintaan daging kurban sedang tinggi.
Pihaknya menerapkan tiga skema pengelolaan guna mengakomodasi berbagai jenis penyerahan tersebut. Skema pertama adalah pengelolaan hewan kurban konvensional secara syariat memang diniatkan sebagai kurban wajib maupun sunah bagi umat Islam.
Selanjutnya, terdapat skema penitipan dam yang mengakomodasi para jemaah haji di Arab Saudi untuk menyalurkan denda atau penebusan mereka di Indonesia, sebuah langkah yang dinilai lebih berdampak nyata bagi masyarakat di tanah air.
Sementara itu, skema ketiga bergerak di jalur bantuan sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) guna menampung kontribusi dari perusahaan maupun individu non-muslim dalam bentuk sedekah sosial untuk memperkuat ketersediaan kuota daging. (dan)










