• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menteri PANRB Tekankan Reformasi SDM Kesehatan untuk Sukseskan PHTC

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 27 Mei 2026 - 13:03
in Nasional
rini

Menteri PANRB Rini Widyantini melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Kesehatan di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (26/5/2026). istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah mulai menaruh perhatian serius pada pembenahan sumber daya manusia kesehatan sebagai fondasi utama percepatan layanan kesehatan nasional. Dalam mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, transformasi kualitas tenaga kesehatan dinilai menjadi kebutuhan mendesak, terutama untuk menjawab tantangan layanan modern dan pemerataan akses kesehatan di Indonesia.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, menegaskan bahwa pemenuhan SDM kesehatan tidak lagi cukup dipahami hanya sebagai proses birokrasi pengadaan pegawai. Menurutnya, langkah tersebut harus diarahkan untuk menciptakan tenaga kesehatan yang unggul, adaptif, dan mampu mengikuti transformasi layanan kesehatan nasional.

BacaJuga:

PHR-FTUI Satukan Teknologi dan Energi, Digitalisasi Jadi Senjata Baru Industri Migas

DPR Minta Kunker Prabowo ke Prancis Tak Dipolitisasi

Korban atau Berkurban? Semangat Idul Adha dan Kesadaran Keamanan Siber di Indonesia

“Pengembangan kompetensi tenaga kesehatan harus diselaraskan transformasi dengan agenda promotif–preventif, manajemen penyakit kronis, telemedicine, AI-assisted diagnosis, integrated care melalui pelatihan berkelanjutan,” ujar Rini saat bertemu dengan Wakil Menteri Kesehatan di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Rini menyoroti bahwa tantangan sektor kesehatan saat ini bukan hanya kekurangan jumlah tenaga medis. Pemerintah juga menghadapi persoalan distribusi tenaga kesehatan yang belum merata, rendahnya retensi di sejumlah daerah, hingga belum sinkronnya perencanaan kebutuhan antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia menilai arah transformasi kesehatan nasional menuntut kemampuan baru dari para tenaga kesehatan. Penguatan layanan promotif dan preventif, pengelolaan penyakit kronis, layanan berbasis komunitas, hingga pemanfaatan teknologi kesehatan digital harus menjadi bagian dari kompetensi utama tenaga kesehatan ke depan.

Selain itu, tata kelola SDM kesehatan dinilai perlu melibatkan lebih banyak pihak lintas sektor. Mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, organisasi profesi, kolegium, hingga institusi pendidikan perlu bergerak bersama agar proses perencanaan, distribusi, hingga pengembangan SDM kesehatan berjalan lebih terintegrasi.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Fokus utama diarahkan pada penguatan kapasitas dan mutu layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di berbagai wilayah.

Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) sendiri menjadi salah satu dari tiga program prioritas utama Kementerian Kesehatan. Pemerintah menargetkan program ini mampu mempercepat pemerataan kualitas layanan kesehatan di daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan fasilitas maupun tenaga medis.

Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, mengatakan program tersebut dirancang untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat di daerah yang membutuhkan layanan kesehatan lebih baik.

“Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) / Quick Win ini adalah langkah awal yang nyata untuk memastikan masyarakat di pelosok mendapatkan layanan kesehatan setara dengan daerah lain,” terang Benjamin.

Melalui program ini, pemerintah akan memprioritaskan penguatan infrastruktur rumah sakit daerah, peningkatan fasilitas kesehatan, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia kesehatan agar layanan medis di daerah dapat semakin setara dengan kota-kota besar. (her)

Tags: menteri panrbPHTCReformasi SDM Kesehatarini widyantini

Berita Terkait.

phr
Nasional

PHR-FTUI Satukan Teknologi dan Energi, Digitalisasi Jadi Senjata Baru Industri Migas

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:23
bowo
Nasional

DPR Minta Kunker Prabowo ke Prancis Tak Dipolitisasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:09
Korban atau Berkurban? Semangat Idul Adha dan Kesadaran Keamanan Siber di Indonesia
Nasional

Korban atau Berkurban? Semangat Idul Adha dan Kesadaran Keamanan Siber di Indonesia

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:40
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Nasional

BPOM Bongkar 22 Produk Berbahaya, DPR RI Ingatkan Ini

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:37
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Nasional

Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:44
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Nasional

APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:31

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5675 shares
    Share 2270 Tweet 1419
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3001 shares
    Share 1200 Tweet 750
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2504 shares
    Share 1002 Tweet 626
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2303 shares
    Share 921 Tweet 576
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.