INDOPOSCO.ID – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, Jawa Tengah, yang meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) berbunga 0 persen guna memperkuat akses permodalan bagi pengusaha kecil sekaligus mendorong percepatan pengentasan kemiskinan di daerah.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sragen atas inisiatif dan komitmennya dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih inklusif bagi UMKM melalui program KURDA bunga 0 persen,” ujar Maman saat menghadiri peresmian program KURDA di Kabupaten Sragen, Selasa (19/5/2026).
Menurut Maman, program tersebut mencerminkan keberpihakan nyata pemerintah daerah dalam mendorong masyarakat agar lebih berkembang, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan melalui usaha produktif.
Ia berharap program KURDA Kabupaten Sragen dapat menjangkau lebih banyak pengusaha UMKM, khususnya mereka yang selama ini belum sepenuhnya memperoleh akses terhadap layanan pembiayaan formal.
“Kami berharap KURDA Kabupaten Sragen dapat menjangkau lebih banyak UMKM di sektor produktif, terutama yang selama ini belum sepenuhnya terakses layanan pembiayaan formal. KURDA juga diharapkan menjadi instrumen penting untuk mendorong UMKM naik kelas,” terangnya.
Maman menegaskan, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bukan sekadar skema pinjaman, melainkan simbol keadilan ekonomi yang membuka kesempatan masyarakat memperoleh akses permodalan untuk mengembangkan usaha.
Secara nasional, penyaluran KUR hingga saat ini telah mencapai Rp105,8 triliun kepada 1,69 juta pengusaha UMKM penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,14 juta merupakan debitur baru dan 511 ribu pengusaha UMKM telah berhasil naik kelas atau graduasi.
“Kualitas penyaluran KUR secara nasional juga terus membaik, di mana sebanyak 63,57 persen KUR telah disalurkan ke sektor produksi,” jelas Maman.
Untuk wilayah Jawa Tengah, penyaluran KUR telah mencapai Rp18,9 triliun kepada 348 ribu pengusaha UMKM penerima manfaat. Sebanyak 57,1 persen penyaluran KUR di provinsi tersebut juga telah diarahkan ke sektor produksi.
Sementara itu, penyaluran KUR di Kabupaten Sragen tercatat mencapai Rp675 miliar kepada 10,5 ribu pengusaha UMKM penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, sebesar 53,7 persen disalurkan kepada sektor produksi. Capaian itu menjadikan Sragen sebagai daerah dengan penyaluran KUR terbesar ke-10 di Provinsi Jawa Tengah.
“Kami mengajak seluruh pengusaha UMKM di Sragen untuk memanfaatkan berbagai program dan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah, baik melalui KUR, KURDA, maupun program lainnya, sebagai sarana memperkuat usaha, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk UMKM Indonesia,” tambahnya.(her)










