INDOPOSCO.ID – Persaingan menuju gelar juara Super League 2025/26 berubah menjadi duel panas antara Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda. Memasuki pekan ke-33, kedua tim kini sama-sama mengoleksi 75 poin dan membuat perebutan takhta liga semakin sulit diprediksi.
Persib memang masih bertahan di posisi teratas klasemen sementara. Namun keunggulan Maung Bandung kini benar-benar berada di ujung tanduk setelah Borneo FC tampil brutal dalam beberapa pekan terakhir. Lima kemenangan beruntun sukses membawa Pesut Etam menyamakan poin dan terus memberi tekanan jelang akhir musim.
Dengan hanya menyisakan dua pertandingan, peluang juara kini terbuka lebar untuk kedua tim. Sedikit saja terpeleset, posisi puncak bisa langsung berubah dalam hitungan hari.
Pekan ke-33 pun dipastikan menjadi momen krusial. Persib akan menghadapi ujian berat saat berjumpa PSM Makassar, lawan yang dikenal kerap merepotkan tim-tim papan atas. Di saat bersamaan, Borneo FC menjalani laga tandang ke markas Persijap Jepara dengan misi wajib menang demi menjaga momentum.
Sepanjang musim ini, Persib tampil sebagai tim paling konsisten. Dari 32 pertandingan, skuad asuhan Bojan Hodak sukses mengamankan 23 kemenangan dan lama nyaman di pucuk klasemen.
Tetapi ancaman terbesar datang dari Samarinda. Borneo FC bukan hanya konsisten meraih poin, melainkan juga tampil tajam di lini depan. Hingga pekan ke-32, Pesut Etam tercatat sebagai tim paling produktif dengan torehan 67 gol, membuktikan betapa berbahayanya mereka dalam perburuan gelar musim ini.
Situasi tersebut membuat atmosfer kompetisi semakin membara. Aroma “final” bahkan sudah terasa sebelum musim benar-benar berakhir.
Sementara itu, rangkaian pekan ke-33 akan dibuka lewat duel antara Semen Padang menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (15/5/2026) sore WIB.
Bagi Semen Padang, pertandingan itu tak lagi menentukan nasib setelah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan. Namun situasinya berbeda untuk Persebaya. Bajul Ijo masih memburu posisi lima besar dan membutuhkan tambahan poin untuk menjaga peluang finis lebih baik di akhir kompetisi.
Di tengah panasnya perebutan gelar dan ketatnya persaingan papan atas, dua pekan terakhir Super League musim ini dipastikan menghadirkan drama yang sulit ditebak hingga peluit akhir kompetisi dibunyikan.(her)











