• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

FKBI Usul PPN Tiket Pesawat Dipangkas di Tengah Kenaikan Fuel Surcharge

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 15 Mei 2026 - 15:18
in Ekonomi
Penumpang-Pesawat

Ilustrasi - Sejumlah calon penumpang pesawat tampak lalu lalang di bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kebijakan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menyetujui kenaikan fuel surcharge maskapai penerbangan hingga maksimal 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA), diprediksi akan berdampak langsung pada kenaikan harga tiket pesawat.

Kenaikan fuel surcharge tersebut diperkirakan dapat memicu lonjakan harga tiket pesawat sedikitnya hingga 15 persen. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas melonjaknya harga avtur akibat dinamika geopolitik global yang berdampak pada biaya operasional maskapai penerbangan.

BacaJuga:

Jejak PHE di Hari Kemerdekaan: Memburu Sumber Energi Baru, Menjaga Ketahanan Negeri

“Kumpul Bersama Rakyat”, Momentum UMKM Unjuk Produk dan Kuliner Nusantara

Purbaya Tegaskan Dana Bencana Selalu Siap, Kekurangan akan Ditambah

Menanggapi hal tersebut, Pegiat Perlindungan Konsumen sekaligus Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi, menilai kebijakan kenaikan fuel surcharge merupakan langkah yang dilematis.

Menurutnya, di satu sisi maskapai membutuhkan penyesuaian tarif demi menjaga keberlangsungan usaha di tengah tingginya biaya operasional penerbangan. Namun di sisi lain, kebijakan tersebut berpotensi menekan daya beli masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi udara.

“Kenaikan fuel surcharge menjadi kebijakan yang dilematis. Jika tidak dilakukan kenaikan, keberlangsungan usaha maskapai udara bisa terancam, bahkan juga dapat mengancam keselamatan penerbangan. Sebab harga avtur berkontribusi signifikan hingga 40 persen terhadap biaya operasional maskapai,” ujar Tulus melalui gawai, Jumat (15/5/2026).

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kenaikan fuel surcharge yang bermuara pada mahalnya harga tiket pesawat juga memiliki dampak serius terhadap konsumen.

“Kenaikan harga tiket pesawat akan berdampak pada kemampuan membayar masyarakat dan berpotensi menggerus minat masyarakat menggunakan transportasi udara karena harga tiket menjadi semakin mahal,” katanya.

Karena itu, Tulus meminta pemerintah, khususnya Kemenhub, melakukan sejumlah langkah mitigasi agar keseimbangan antara keberlangsungan usaha maskapai dan perlindungan konsumen tetap terjaga.

Pertama, Kemenhub diminta lebih aktif melakukan pengawasan terhadap maskapai agar tidak melanggar batas maksimal kenaikan fuel surcharge sebesar 50 persen.

“Kemenhub harus punya nyali memberikan sanksi administratif jika ada pelanggaran, misalnya pembekuan rute penerbangan,” tegasnya.

Selain itu, Tulus juga menyoroti pentingnya peningkatan pengawasan terhadap kinerja maskapai, khususnya terkait On Time Performance (OTP) atau ketepatan waktu penerbangan. Menurutnya, kualitas pelayanan harus tetap dijaga meski tarif tiket mengalami kenaikan.

“Jangan sampai kenaikan fuel surcharge tidak diimbangi dengan peningkatan kinerja maskapai kepada penggunanya. OTP sangat penting untuk menjaga kepuasan penumpang dan willingness to pay masyarakat,” tutur Tulus.

Ia juga mendorong maskapai melakukan berbagai langkah efisiensi guna menekan biaya operasional secara keseluruhan agar beban kenaikan tarif tidak sepenuhnya dibebankan kepada penumpang.

Di sisi lain, Tulus meminta pemerintah memberikan stimulus bagi masyarakat melalui pemangkasan atau penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat selama kebijakan kenaikan fuel surcharge masih berlaku.

“Pengaruh PPN pada tiket pesawat sangat signifikan, yakni sebesar 11 persen. Karena itu pemerintah perlu memangkas atau menghapus sementara PPN agar kebijakan terasa lebih adil dan tidak seluruh beban ditanggung penumpang,” ucap eks Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) itu.

Tak hanya itu, perhatian khusus juga diminta diberikan kepada wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) yang sangat bergantung pada transportasi udara. Tulus menilai pemerintah perlu memberikan subsidi khusus bagi maskapai yang melayani rute-rute perintis di daerah tersebut.

“Pada wilayah 3T, transportasi udara dalam batas tertentu merupakan satu-satunya akses mobilitas masyarakat dengan dunia luar. Pemerintah bisa memberikan subsidi, misalnya dengan membeli kursi kosong pada penerbangan perintis,” tambahnya.(her)

Tags: AvturFKBIFuel SurchargeTiket Pesawattulus abadi

Berita Terkait.

Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban Gempa di NTT
Ekonomi

Jejak PHE di Hari Kemerdekaan: Memburu Sumber Energi Baru, Menjaga Ketahanan Negeri

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:47
“Kumpul Bersama Rakyat”, Momentum UMKM Unjuk Produk dan Kuliner Nusantara
Ekonomi

“Kumpul Bersama Rakyat”, Momentum UMKM Unjuk Produk dan Kuliner Nusantara

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:31
Korban Meninggal Gempa NTT Jadi 68 Orang, 213 Luka-Luka
Ekonomi

Purbaya Tegaskan Dana Bencana Selalu Siap, Kekurangan akan Ditambah

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:35
Menkop-RI
Ekonomi

Peringati HUT ke-81 RI, Menkop Tegaskan Komitmen Kemerdekaan Ekonomi Kerakyatan

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:42
Kawasan-perkebunan
Ekonomi

Indonesia Berpotensi Jadi Raja Biogas Sawit Dunia, Produksi Bisa Capai 3,6 Miliar m³

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:02
perta
Ekonomi

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkular, Hasilkan Nilai Ekonomi hingga Rp200 Juta

Senin, 17 Agustus 2026 - 04:40

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2553 shares
    Share 1021 Tweet 638
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3843 shares
    Share 1537 Tweet 961
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.