• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Anggota DPRD Jember Kedapatan Main Game saat Rapat, Formappi Soroti Etika Wakil Rakyat

Nasuha Editor Nasuha
Kamis, 14 Mei 2026 - 05:21
in Daerah
Game-Rapat

Momen anggota DPRD Jember bermain game di tengah rapat dengar pendapat terekam kamera dan memicu kritik publik terhadap disiplin serta etika pejabat publik. Foto: Dok. DPRD Jember

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aksi tidak terpuji terekam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Jember, pada Senin (11/5/2026). Anggota Komisi D DPRD Jember, Achmad Syahri As Siddiqi, mendadak menjadi sorotan publik setelah terlihat bermain game online di telepon genggamnya sambil merokok di dalam ruang rapat.

Video yang beredar luas di media sosial itu memicu kritik keras masyarakat. Perilaku tersebut dinilai mencederai marwah lembaga legislatif dan menunjukkan sikap tidak menghormati forum resmi yang seharusnya digunakan untuk membahas kepentingan rakyat.

BacaJuga:

20 Rumah Rusak dan Sejumlah Fasilitas Umum Terdampak Gempa M6,1 di Sumba

Atasi Overload KRL hingga 161 Persen, Banten Dorong Percepatan Jalur Ganda Rangkasbitung-Merak

Gempa Bumi M 4,2 di Selatan Sukabumi, BMKG: Wilayah Ini Terdampak

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, menilai kejadian itu bukanlah kasus pertama yang melibatkan anggota legislatif yang kedapatan bermain game saat sidang berlangsung.

“Ya bukan kali pertama sih anggota DPRD ketahuan bermain game di ruang sidang. Dulu juga sempat heboh yang di DPRD DKI Jakarta kan ya,” kata Lucius kepada INDOPOSCO, Rabu (13/5/2026).

Menurut Lucius, perilaku semacam itu mencerminkan adanya mentalitas pejabat yang merasa memiliki kekuasaan sehingga bertindak sesuka hati tanpa memperhatikan etika publik.

“Nah kasus kayak gini ini memang jadi semacam trademark pejabat yang merasa bisa suka-suka karena punya kekuasaan sih. Apalagi ketika kode etik hanya jadi semacam dekorasi lembaga saja, ya, terjadilah seperti anggota DPRD Jember itu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penegakan kode etik di parlemen, baik DPR maupun DPRD, harus dilakukan secara konsisten dan serius agar menjadi peringatan bagi para anggota dewan dalam menjaga perilaku mereka di ruang publik.

“Jadi penegakan kode etik itu harus jadi sesuatu yang konsisten dan sungguh-sungguh jika anggota DPRD maupun DPR suka-suka berperilaku. Hanya dengan penegakan kode etik itu ada semacam peringatan bagi anggota untuk awas dalam melakukan sesuatu,” tegasnya.

Lucius mengaku lebih prihatin karena sosok yang viral dalam video tersebut merupakan salah satu anggota termuda di DPRD Jember dan baru pertama kali menjabat sebagai legislator.

“Bagi saya yang memprihatinkan dari kasus di Jember itu karena anggota yang bersangkutan justru adalah figur paling belia di DPRD. Fakta bahwa dia masih muda, baru pertama kali menjabat, itu yang bikin saya merasa kecewa,” imbuhnya.

Ia menilai generasi muda di parlemen seharusnya hadir membawa perubahan budaya politik yang lebih sehat, bukan justru mengikuti kebiasaan buruk generasi sebelumnya.

“Politisi muda yang diharapkan jadi agen perubahan justru memilih untuk mengikuti tradisi generasi tua yang menjadikan jabatan sebagai alasan untuk suka-suka,” terang Lucius.

Lebih jauh, Lucius juga menyinggung fenomena munculnya politisi muda di parlemen yang menurutnya tidak selalu lahir dari kapasitas dan perjuangan pribadi.

“Dan kita tahu jawabannya. Politisi muda yang bisa duduk di parlemen baik pusat maupun daerah kebanyakan memang bukan karena potensi kepemimpinan dirinya. Keberhasilan meraih kursi umumnya didapatkan karena relasi dengan orang tua yang berpengaruh atau berduit,” ucap Lucius.

“Jadi kaum muda di parlemen kebanyakan bukan karena kepribadiannya sendiri atau upaya pribadinya tetapi karena faktor orang tua atau uang,” tambahnya.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian publik dan kembali memunculkan desakan agar lembaga legislatif memperkuat pengawasan internal serta menegakkan kode etik secara tegas terhadap anggotanya.(her)

Tags: Anggota DPRDDPRD JemberDPRD Merokokgame onlineMain Game

Berita Terkait.

gempa
Daerah

20 Rumah Rusak dan Sejumlah Fasilitas Umum Terdampak Gempa M6,1 di Sumba

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:10
Andra-Soni
Daerah

Atasi Overload KRL hingga 161 Persen, Banten Dorong Percepatan Jalur Ganda Rangkasbitung-Merak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:05
Gempa-Sukabumi
Daerah

Gempa Bumi M 4,2 di Selatan Sukabumi, BMKG: Wilayah Ini Terdampak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:31
Menjaga Amanat Guru: Kisah Yayasan Al Qohhar Bertransformasi dari Majelis Ta’lim Jadi Tempat Pulang
Daerah

Menjaga Amanat Guru: Kisah Yayasan Al Qohhar Bertransformasi dari Majelis Ta’lim Jadi Tempat Pulang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:23
Eskalator Stasiun Duri Mendadak Merosot, 12 Penumpang Luka-Luka
Daerah

PLN EPI Borong 3 Penghargaan, Wisata Pesisir Bagek Kembar Jadi Andalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:11
Sentuhan Dingin Alumni ITB dan Dana Bergulir KKP, Sentra Lele Cirebon Tembus 3 Ton per Hari
Daerah

Sentuhan Dingin Alumni ITB dan Dana Bergulir KKP, Sentra Lele Cirebon Tembus 3 Ton per Hari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:19

OLAHRAGA

crystaline
Olahraga

Ribuan Pelari Ramaikan Crystalin RunXperience 2026 di Jakarta

Editor Folber Siallagan
Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:11

INDOPOSCO.ID - Sekitar 9.500 pelari dari berbagai latar belakang dan komunitas turut meramaikan Crystalin RunXperience 2026 di Jakarta. Digelar di...

SelengkapnyaDetails
Todotua

Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:04
Hardiyanto-Kenneth

Kejurda Piala Gubernur 2026: 420 Pecatur Adu Strategi, Targetkan Tiket Kejurnas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:03
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2104 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    850 shares
    Share 340 Tweet 213
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.