INDOPOSCO.ID – Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Provinsi Kalimantan Barat yang viral di media sosial merupakan peristiwa mengecewakan bagi bangsa.
Menurut Lucius, protes peserta yang merasa dirugikan akibat ketidakcermatan tim juri dalam mendengar jawaban peserta menunjukkan runtuhnya nilai-nilai utama kebangsaan yang selama ini disosialisasikan melalui program Empat Pilar MPR.
“Ini peristiwa memalukan bagi bangsa secara keseluruhan karena nilai-nilai utama kebangsaan yang menjadi pijakan sosialisasi Empat Pilar benar-benar runtuh dalam peristiwa itu,” ujar Lucius, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Ia menyoroti hilangnya nilai kejujuran dan keadilan yang sejatinya menjadi prinsip dasar dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Ironisnya, hal itu justru terjadi kegiatan lembaga negara yang fokus menyosialisasikan nilai-nilai kebangsaan.
MPR merupakan lembaga dengan fungsi yang relatif terbatas dibanding Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Karena itu, tidak seharusnya ada ruang bagi kesalahan mendasar dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi Empat Pilar.
“MPR itu fokus pada sosialisasi Empat Pilar dan studi konstitusi. Dengan anggaran yang besar dan fungsi yang terbatas, seharusnya tidak ada ruang bagi kesalahan untuk isu-isu kebangsaan,” ucap Lucius.
Ia juga mengkritik dua dari tiga juri LCC yang dinilai mempertontonkan ketidakjujuran dan ketidakadilan secara terbuka di hadapan publik, khususnya generasi muda.
“Ketidakjujuran dan ketidakadilan mereka dalam memberikan penilaian sungguh bertentangan dengan prinsip kebangsaan yang menjadi spirit utama kerja MPR,” terangnya.
Juri yang menjadi sorotan adalah Indri Wahyuni, Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR. Dia dianggap tidak adil dalam memberikan penilaian dan menganulir jawaban peserta dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Pontianak (Regu C) meskipun jawabannya dianggap benar, namun memberikan nilai penuh kepada sekolah lain (Regu B) dengan jawaban yang identik.(dan)











