INDOPOSCO.ID – Komitmen dunia usaha dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan bebas stigma kembali mendapat pengakuan. PetroChina International Jabung Ltd. meraih penghargaan Platinum dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2-HIV/AIDS) di Tempat Kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.
Penghargaan tertinggi tersebut ditandatangani Menteri Ketenagakerjaan dan diserahkan oleh Gubernur Jambi, Al Haris, sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi PetroChina menjalankan program P2-HIV/AIDS secara terstruktur dan berkelanjutan di wilayah operasi Blok Jabung, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat.
Al Haris mengatakan, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pesan kuat bahwa dunia usaha memiliki peran strategis dalam isu kesehatan masyarakat.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk PetroChina, tapi juga menjadi pemicu bagi perusahaan lain di Jambi. HIV/AIDS adalah masalah bersama. Dunia usaha harus terlibat aktif agar pekerja sehat, produktif, dan bebas dari stigma,” ujarnya.
Gubernur Jambi menambahkan, sektor migas memiliki mobilitas pekerja yang tinggi sehingga pencegahan sejak dini di lingkungan kerja menjadi sangat krusial.
Penilaian penghargaan dilakukan Kemnaker RI berdasarkan implementasi regulasi P2-HIV/AIDS di tempat kerja. PetroChina dinilai unggul dalam empat aspek utama: kebijakan non-diskriminasi, edukasi berkala, penyediaan layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT), serta dukungan nyata bagi pekerja dan masyarakat yang hidup dengan HIV/AIDS.
Perusahaan secara rutin menggelar sosialisasi kepada karyawan dan mitra kerja, membentuk tim P2-HIV/AIDS internal, serta bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah. Kerahasiaan hasil VCT dijamin, dan pekerja dengan status HIV positif tetap mendapatkan jaminan keberlanjutan kerja.
Health Management Supervisor PetroChina Jabung Ltd, M. Nasirudin, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap program ini.
“Kesehatan pekerja adalah prioritas utama. Kami akan terus memperkuat program ini dan memperluas edukasi ke masyarakat sekitar wilayah operasi,” katanya.
Komitmen PetroChina tidak berhenti di internal perusahaan. Edukasi juga menyasar masyarakat sekitar wilayah kerja, mulai dari siswa sekolah menengah atas (SMA), pos pelayanan terpadu (Posyandu) remaja, hingga kelompok masyarakat.
Langkah ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang HIV/AIDS sekaligus mengikis stigma negatif yang masih kerap muncul di masyarakat.
Hingga April 2026, tercatat 38 perusahaan di Provinsi Jambi telah mengikuti penilaian program P2-HIV/AIDS. Dari jumlah tersebut, baru lima perusahaan yang meraih kategori Platinum, dan PetroChina menjadi salah satunya.
Melalui penghargaan ini, Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan komitmen bersama dunia usaha untuk mendukung target nasional Ending AIDS 2030 serta mewujudkan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan inklusif.(srv)











