• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ucapkan Selamat Hari Buruh 2026, Ketua DPR RI Minta Negara Perkuat Perlindungan Pekerja dan Antisipasi PHK

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 1 Mei 2026 - 19:33
in Nasional
Ketua DPR RI Puan Maharani Puan Maharani

Ketua DPR RI Puan Maharani Puan Maharani

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pentingnya penguatan perlindungan bagi pekerja di Indonesia dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Ia menekankan bahwa negara harus hadir secara nyata untuk memastikan seluruh pekerja di berbagai sektor memperoleh hak dan jaminan perlindungan yang layak.

“Selamat Hari Buruh Internasional 2026 bagi semua pekerja. Peringatan May Day menjadi momentum untuk memastikan seluruh pekerja di Indonesia memperoleh hak-haknya, termasuk jaminan perlindungan dari negara,” ujar Puan dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

BacaJuga:

FFI 2026 Bergulir, Penguatan Ekosistem Perfilman Masih Jadi PR Pemerintah

FTA Kecam Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Alarm Bahaya bagi Demokrasi dan Kebebasan Bersuara

AI Makin Canggih, Menaker Ingatkan SDM Tak Cukup Jago Teknologi

Dalam peringatan May Day tahun ini, kelompok buruh membawa 11 tuntutan utama, di antaranya penghapusan sistem outsourcing, penolakan upah murah, antisipasi potensi PHK massal akibat dinamika geopolitik global, pengesahan UU Ketenagakerjaan baru, serta penurunan potongan tarif ojek online dari 20 persen menjadi 10 persen.

Puan berharap peringatan Hari Buruh dapat berlangsung damai dan menjadi ruang penyampaian aspirasi yang konstruktif. Menurutnya, seluruh masukan dari buruh harus menjadi perhatian pemerintah dalam memperkuat kebijakan ketenagakerjaan nasional.

“Semoga aspirasi yang dibawa teman-teman buruh dapat menjadi pengingat bagi negara, khususnya pemerintah, untuk meningkatkan perlindungan bagi pekerja,” katanya.

Terkait berbagai tuntutan tersebut, Puan menilai isu seperti penataan ulang outsourcing, penguatan perlindungan pekerja digital, hingga antisipasi PHK harus dilihat dalam satu kerangka besar, yakni menjaga kepastian hidup pekerja di tengah perubahan ekonomi.

“Tujuannya adalah agar perubahan kebijakan ketenagakerjaan tidak memperbesar ketidakpastian, tetapi justru meningkatkan kesejahteraan pekerja,” ujarnya.

Puan juga menyoroti potensi gelombang PHK yang diperkirakan mencapai sekitar 9.000 pekerja di sektor industri akibat tekanan ekonomi global dan konflik geopolitik internasional. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai sinyal peringatan serius yang tidak boleh diabaikan.

“Ini menjadi sinyal peringatan yang tidak bisa diabaikan. Target penciptaan 19 juta lapangan kerja akan sulit tercapai jika fondasi industri tidak diperkuat,” tegasnya.

Menurut Puan, perlindungan terhadap sektor padat karya bukan berarti proteksionisme berlebihan, melainkan upaya menjaga keseimbangan antara keterbukaan ekonomi dan keberlanjutan industri nasional.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan jaring pengaman sosial bagi pekerja terdampak PHK, karena dampaknya tidak hanya pada individu, tetapi juga pada daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi secara luas.

Selain itu, Puan menilai rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PHK perlu diarahkan tidak hanya untuk merespons kasus yang sudah terjadi, tetapi juga untuk mendeteksi potensi PHK sejak dini.

“Pendekatan seperti ini penting agar negara memiliki instrumen antisipasi yang mampu mempertemukan data industri, kondisi tenaga kerja, dan perlindungan pekerja secara lebih cepat,” pungkasnya. (dil)

Tags: Hari BuruhKetua DPR RIMay Day 2026OutsouchingphkPuan Maharani

Berita Terkait.

AI Makin Canggih, Menaker Ingatkan SDM Tak Cukup Jago Teknologi
Nasional

FFI 2026 Bergulir, Penguatan Ekosistem Perfilman Masih Jadi PR Pemerintah

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:01
FTA Kecam Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Alarm Bahaya bagi Demokrasi dan Kebebasan Bersuara
Nasional

FTA Kecam Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Alarm Bahaya bagi Demokrasi dan Kebebasan Bersuara

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:31
AI Makin Canggih, Menaker Ingatkan SDM Tak Cukup Jago Teknologi
Nasional

AI Makin Canggih, Menaker Ingatkan SDM Tak Cukup Jago Teknologi

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:01
Wihaji
Nasional

Menteri Wihaji Sosialisasikan Tugas Tambahan Tim Pendamping Keluarga Distribusikan MBG 3B untuk Cegah Stunting

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:03
Irene-Umar
Nasional

Wamen Ekraf Apresiasi Teras Aksara, Perkuat Akses Pendidikan Nonformal bagi Anak

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:12
Kapolri
Nasional

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7144 shares
    Share 2858 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Gakpo
Olahraga

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42

INDOPOSCO.ID - Laga Belanda kontra Swedia tak hanya berakhir dengan kemenangan telak 5-1, tetapi juga menghadirkan sebuah pencapaian yang langsung...

SelengkapnyaDetails
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
Brobbey

Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:02
Pemain-Paraguay

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.