• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Hari Buruh, Sorotan Ketua DPR RI dari Outsourching, Daycare hingga Transportasi Pekerja

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 1 Mei 2026 - 13:30
in Nasional
puan

Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: Dokumen DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengapresiasi langkah pemerintah yang menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pekerjaan Alih Daya dalam rangka peringatan Hari Buruh (May Day) 2026. Aturan tersebut memuat pembatasan jenis pekerjaan yang dapat dialihdayakan (outsourcing).

Puan menilai kebijakan ini sebagai langkah positif, namun mengingatkan agar penerapannya tidak justru menimbulkan ketidakpastian baru bagi pekerja. Ia menekankan bahwa fleksibilitas dalam hubungan kerja harus tetap dibarengi dengan perlindungan yang memadai.

BacaJuga:

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

“Penataan outsourcing harus memastikan fleksibilitas tidak berubah menjadi kerentanan bagi pekerja, terutama terkait risiko kehilangan pekerjaan secara mendadak,” ujar Puan dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya kejelasan implementasi aturan tersebut. Menurutnya, pembatasan outsourcing harus dijalankan secara konsisten agar tidak memunculkan pola kerja baru yang justru memindahkan ketidakpastian ke sektor lain yang belum memiliki perlindungan kuat.

Selain itu, Puan turut menyinggung isu perlindungan pekerja di sektor transportasi digital, termasuk pengemudi ojek online. Ia menilai sektor ini merupakan bagian dari transformasi dunia kerja yang perlu mendapat perhatian lebih luas dari pemerintah.

“Perlindungan penghasilan, kepastian kerja, dan jaminan sosial bagi pengemudi transportasi online sangat penting karena sektor ini telah menjadi penopang ekonomi banyak keluarga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Puan menegaskan bahwa seluruh kebijakan ketenagakerjaan harus bermuara pada terciptanya rasa aman bagi pekerja dan keluarganya. Ia mengingatkan bahwa meningkatnya ketidakpastian kerja dapat berdampak langsung pada tekanan sosial di tingkat rumah tangga.

“Ketidakpastian kerja berpengaruh pada kebutuhan dasar keluarga, pendidikan anak, hingga keberlangsungan hidup sehari-hari,” tegasnya.

Puan pun mendorong pemerintah untuk meningkatkan fasilitas pendukung pekerja, termasuk aspek penitipan anak (daycare), keselamatan transportasi dan layanan domestik yang aman dan layak.

Dalam kesempatan tersebut, Puan juga menyoroti dua peristiwa yang menjadi perhatian publik, yakni kecelakaan kereta api di Bekasi Timur dan kasus kekerasan anak di salah satu daycare di Yogyakarta. Ia menilai kedua peristiwa itu mencerminkan tantangan nyata yang dihadapi para pekerja.

“Kecelakaan kereta banyak menimpa pekerja saat perjalanan pulang, sementara kasus daycare menunjukkan pentingnya jaminan keamanan bagi keluarga pekerja,” ungkapnya.

Ia juga memastikan DPR akan terus mengawal kebijakan yang berpihak pada pekerja, termasuk melalui pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).

“Pengesahan UU PPRT yang bertepatan dengan Hari Kartini dan mendekati May Day menjadi wujud komitmen DPR dalam memperjuangkan keadilan bagi pekerja,” ujarnya.

Puan menegaskan bahwa seluruh pekerja, baik formal maupun informal, berhak mendapatkan perlindungan yang layak dari negara.

“Semua pekerja, dari buruh, pekerja domestik, pengemudi ojol, PRT, petani gurem, buruh harian, pekerja kaki lima, hingga pekerja kreatif, berhak atas perlindungan dan kesejahteraan,” tandasnya.

Atas dasar itu, lanjutnya, peringatan Hari Buruh harus menjadi momentum refleksi bahwa kesejahteraan pekerja merupakan fondasi penting bagi pembangunan nasional.

“Peringatan Hari Buruh harus dipahami sebagai pengingat bahwa menjaga kualitas hidup pekerja berarti juga menjaga landasan sosial yang menopang pembangunan nasional,” tutup Puan. (dil)

Tags: DaycareHari BuruhKetua DPR RIMay DayOutsourchingPuan MaharaniUU PPRT

Berita Terkait.

Kapolri
Nasional

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:46
sufmi
Nasional

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:31
kementan
Nasional

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:01
dasco
Nasional

DPR Akomodasi Tuntutan Mahasiswa Soal BBM-MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:47
karhutla
Nasional

El Nino Diprediksi Menguat, Pemerintah Serukan Gerak Cepat Cegah Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:08
umi
Nasional

Raih Anugerah SMSI 2026, Umi Sjarifah Buktikan Ketangguhan Perempuan Memimpin Media

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7142 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1114 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Pemain-Paraguay
Olahraga

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01

INDOPOSCO.ID - Timnas Turki harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan dalam fase Grup D Piala Dunia 2026....

SelengkapnyaDetails
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.