• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Langkah Cepat Pertamina dan Mitra: Sumur Tua Jadi Andalan Energi Nasional

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 29 April 2026 - 23:31
in Ekonomi
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pengelolaan sumur minyak masyarakat oleh koperasi dan UMKM di Jawa Tengah yang digelar di Patrajasa Office Tower, Jakarta, Selasa (22/4/2026). Foto: Dokumen Pertamina

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pengelolaan sumur minyak masyarakat oleh koperasi dan UMKM di Jawa Tengah yang digelar di Patrajasa Office Tower, Jakarta, Selasa (22/4/2026). Foto: Dokumen Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya memperbaiki wajah pengelolaan sumur minyak masyarakat kini memasuki babak baru. Kolaborasi lintas sektor resmi digulirkan sebagai langkah konkret untuk memperkuat tata kelola sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Momentum ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Koperasi Produsen Karya Energi Nusantara (Kabupaten Kendal), UMKM PT Mataram Connection Nusantara (Kabupaten Blora), dan Koperasi Blora Migas Energi. Penandatanganan berlangsung di Kantor Pertamina EP Cepu Regional 4 Indonesia Timur, Patrajasa, Jakarta, Selasa (22/4/2026).

BacaJuga:

Laba Bersih Melonjak, MedcoEnergi Raup USD67 Juta di Kuartal 1 2026

Menuju Kekuatan Ekonomi Dunia, Prabowo Andalkan Hilirisasi Berbasis Teknologi

Genjot Cofiring, PLN NP Tegaskan Posisi sebagai Motor Transisi Energi

Kesepakatan ini bukan sekadar formalitas. Ia menjadi pijakan penting dalam mempercepat legalisasi sumur minyak masyarakat, sekaligus menghadirkan standar operasional yang lebih aman, tertib regulasi, dan ramah lingkungan. Dengan skema baru ini, para pengelola sumur rakyat kini memiliki kepastian hukum sekaligus arah kerja yang lebih profesional.

Direktur Regional 4 Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, Ruby Mulyawan, mengungkapkan bahwa proses menuju kesepakatan ini terbilang cepat, meski melalui sejumlah tahapan teknis dan koordinasi intensif.

“Dari pengajuan hingga penandatanganan hanya membutuhkan waktu satu bulan. Meski sempat terdapat dinamika pembahasan terkait skema 0,5 persen PSW, tim Pertamina EP dan Pertamina Hulu Energi Randugunting berhasil menemukan solusi bersama,” ujar Ruby.

Inisiatif ini sendiri berawal dari rekomendasi teknis tim gabungan pada Oktober 2025, yang kemudian diperkuat dukungan pemerintah daerah pada Januari 2026. Proses berlanjut dengan penerbitan surat acuan pada Februari dan pengajuan ke SKK Migas serta PSDM pada April 2026.

Dari sisi daerah, Badan Kerja Sama Usaha (BKU) Jawa Tengah melihat kerja sama ini sebagai titik balik bagi para penambang tradisional. Kini, mereka tidak lagi bekerja di wilayah abu-abu, melainkan dalam sistem yang legal dan terstandar.

Pendampingan yang diberikan juga mencakup aspek Health, Safety, and Environment (HSE), kepatuhan hukum, hingga perizinan lingkungan—membuka jalan bagi peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas, Ariana Soemanto, memberikan apresiasi atas kecepatan realisasi kerja sama ini. Ia juga menyoroti inovasi teknis yang diterapkan dalam pengelolaan sumur.

Salah satunya adalah metode produksi yang memungkinkan satu sumur tidak hanya menghasilkan minyak, tetapi juga melakukan injeksi air guna menjaga tekanan reservoir. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus memperpanjang umur produksi sumur.

Di level nasional, Kepala SKK Migas, Joko Siswanto, menegaskan pentingnya sektor hulu migas sebagai tulang punggung penerimaan negara.

“Kontribusi hulu migas sangat penting bagi APBN, termasuk dalam mendukung pembiayaan subsidi energi. Indonesia dinilai memiliki ketahanan energi yang kuat karena mampu menjaga stabilitas harga energi bersubsidi,” ungkapnya.

Dari sisi hilir, kesiapan penyerapan produksi juga sudah dipastikan. Direktur Niaga PT Pertamina Patra Niaga, Erwin Suryadi, menegaskan bahwa kesinambungan sektor energi sangat bergantung pada pasokan dari hulu.

“Tanpa produksi dari hulu, tidak akan ada produk energi yang dapat disalurkan kepada masyarakat. Peran kami adalah memastikan minyak yang dihasilkan dapat diolah dan didistribusikan secara optimal,” jelas Erwin.

Dengan sinergi yang semakin solid antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat, pengelolaan sumur tua kini tidak lagi dipandang sebelah mata. Sebaliknya, ia menjadi bagian penting dalam strategi besar meningkatkan produksi migas nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa transformasi energi Indonesia tidak hanya datang dari proyek besar, tetapi juga dari sumur-sumur rakyat yang kini mulai tertata dan berdaya. (her)

Tags: Koperasi Blora Migas EnergiPertaminaPT Mataram Connection Nusantara

Berita Terkait.

Laba Bersih Melonjak, MedcoEnergi Raup USD67 Juta di Kuartal 1 2026
Ekonomi

Laba Bersih Melonjak, MedcoEnergi Raup USD67 Juta di Kuartal 1 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:06
Hari Buruh 2026, DPR Dorong Pemerintah Bentuk Satgas PHK yang Pernah Dijanjikan Setahun Lalu
Ekonomi

Menuju Kekuatan Ekonomi Dunia, Prabowo Andalkan Hilirisasi Berbasis Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:03
Genjot Cofiring, PLN NP Tegaskan Posisi sebagai Motor Transisi Energi
Ekonomi

Genjot Cofiring, PLN NP Tegaskan Posisi sebagai Motor Transisi Energi

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:04
PLN EPI
Ekonomi

Biomassa Naik Kelas, Kolaborasi PLN-ITB Dorong Desa Jadi Produsen Energi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:43
cilacap
Ekonomi

Hilirisasi Jadi Senjata Baru, Prabowo Ingin Kekayaan RI Tinggal di Dalam Negeri

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:06
PTBA
Ekonomi

Efisiensi dan Ketahanan Operasional Dorong Kinerja Stabil PTBA di Kuartal I 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:25

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2558 shares
    Share 1023 Tweet 640
  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    2303 shares
    Share 921 Tweet 576
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1566 shares
    Share 626 Tweet 392
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1059 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.