• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Biomassa Naik Kelas, Kolaborasi PLN-ITB Dorong Desa Jadi Produsen Energi

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 1 Mei 2026 - 18:43
in Ekonomi
PLN EPI

Kiri ke kanan: Associate Professor dan dosen di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung (FMIPA ITB) Acep Purqon, S.Si., M.Si., Ph.D.; Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Krisantus H. Setyawan; Direktur Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran, Prof. Dr.-Ing. Zulfiadi, S.T., M.T.; VP Produksi dan Rantai Pasok Biomassa PLN EPI, Erfan Julianto dalam Pembukaan Pelatihan Pengelolaan Biomassa Melalui Pemanfaatan Limbah Pertanian dan Perkebunan di ITB. Foto: PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Langkah transisi energi di Indonesia kini bergerak semakin dekat ke akar rumput. Bukan lagi hanya soal pembangkit besar atau proyek skala industri, tetapi juga tentang bagaimana desa mengambil peran sebagai produsen energi masa depan.

Hal itu tergambar dalam pelatihan pengelolaan biomassa yang digelar PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT PLN (Persero) di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 28–30 April 2026. Program ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem energi berbasis masyarakat.

BacaJuga:

Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Bahlil Yakin RI Tak Goyah Hadapi Krisis Energi

Wamen Helvi Berharap Rakor KUR Indonesia Timur Perluas Pembiayaan UMKM

Buah Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

Sebanyak 15 peserta dari berbagai daerah, mulai dari Lombok Timur hingga Gunung Kidul, datang membawa satu kesamaan, yakni potensi limbah pertanian dan perkebunan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Di ruang pelatihan, mereka tidak hanya belajar teori. Dari mengenali potensi biomassa hingga praktik produksi dan strategi bisnis, seluruh rangkaian dirancang agar peserta mampu membangun unit usaha energi secara mandiri dan berorientasi pasar.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, menegaskan bahwa pendekatan ini bukan sekadar program sosial biasa.

“Melalui program TJSL ini, kami mendorong masyarakat tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai bagian dari rantai pasok energi biomassa. Ini merupakan implementasi nyata ESG, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan aspek lingkungan,” kata Mamit dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, biomassa kini menjadi elemen penting dalam strategi energi PLN, terutama melalui skema co-firing di PLT, menggantikan sebagian penggunaan batubara tanpa perlu membangun pembangkit baru.

Dari sisi korporasi, kolaborasi ini menunjukkan bagaimana PLN Group mulai merancang transisi energi yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga inklusif.

Senior Manager Komunikasi & Umum PLN UID Jawa Barat, Krisantus H. Setyawan, melihat peluang besar di balik pemanfaatan limbah yang selama ini terabaikan.

“Pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan menjadi energi memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus mendorong ekonomi sirkular berbasis masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, dari dunia akademik, ITB menekankan bahwa biomassa bukan sekadar alternatif energi, melainkan bagian dari solusi jangka panjang untuk krisis iklim.

Direktur Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran ITB, Prof. Dr. Ing. Zulfiadi, S.T., M.T., menjelaskan keunggulan utama biomassa dibandingkan energi fosil.

“Biomassa memungkinkan siklus karbon yang lebih cepat dan terkontrol, sehingga menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim,” jelas Zulfiadi.

Ia juga menyoroti potensi transformasi ekonomi yang bisa lahir dari pengembangan biomassa berbasis komunitas.

“Ke depan, daerah tidak hanya menjadi konsumen energi, tetapi juga produsen energi berbasis biomassa yang mendukung kebutuhan nasional,” tambahnya.

Pelatihan ini turut melibatkan para ahli dari BRIN Puspitek Serpong dan Masyarakat Energi Biomassa Indonesia (MEBI), memastikan peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh dari hulu ke hilir.

Bagi peserta, dampaknya terasa nyata. Rismayadi dari Kelompok Tani Jaga Lembur Tani Makmur melihat peluang baru yang sebelumnya tak terpikirkan.

“Saya optimistis melalui pelatihan ini, limbah pertanian dan perkebunan dapat dimanfaatkan secara optimal menjadi sumber energi yang bernilai, sekaligus meningkatkan perekonomian kelompok tani di Desa Bojongkapol, Tasikmalaya,” ucapnya.

Lebih dari sekadar program pelatihan, inisiatif ini mencerminkan perubahan besar dalam cara memandang energi: desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan mitra strategis.

Di tengah target pengurangan emisi dan dorongan energi terbarukan dalam RUPTL 2025–2034, langkah seperti ini menjadi fondasi penting. Karena masa depan energi tidak hanya dibangun dari teknologi, tetapi juga dari kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat. (her)

Tags: biomassaEkonomi Sirkular DesaESGpln epi

Berita Terkait.

bahlil
Ekonomi

Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Bahlil Yakin RI Tak Goyah Hadapi Krisis Energi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:07
Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi
Ekonomi

Wamen Helvi Berharap Rakor KUR Indonesia Timur Perluas Pembiayaan UMKM

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:01
Sinergi Emaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
Ekonomi

Buah Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:00
Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan
Ekonomi

Indonesia Timur Jadi Fokus Perluasan KUR, Wamen UMKM Soroti Minimnya Debitur

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:03
Sinergi Emaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
Ekonomi

Sinergi Emaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:16
Semangat Bring Barrel Home, PIEP Kembali Datangkan Crude Oil Aljazair ke Indonesia
Ekonomi

Semangat Bring Barrel Home, PIEP Kembali Datangkan Crude Oil Aljazair ke Indonesia

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:01

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1722 shares
    Share 689 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1686 shares
    Share 674 Tweet 422
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1435 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1080 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia
Olahraga

Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Editor Dilianto
Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:18

INDOPOSCO.ID - Timnas Tanjung Verde akan berhadapan dengan Timnas Argentina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:16
Hasil Piala Dunia : Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Kecewa Berat

Hasil Piala Dunia : Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Kecewa Berat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:43
Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:12
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.