• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Efisiensi dan Ketahanan Operasional Dorong Kinerja Stabil PTBA di Kuartal I 2026

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 1 Mei 2026 - 15:25
in Ekonomi
PTBA

Alat berat beroperasi di area penumpukan batu bara milik PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), mencerminkan upaya efisiensi dan ketahanan operasional perusahaan di tengah tantangan cuaca dan dinamika pasar pada kuartal I 2026. Foto: Dokumen PTBA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) membuka tahun 2026 dengan kinerja yang tetap terjaga di tengah tekanan cuaca ekstrem dan dinamika global. Hingga kuartal I yang berakhir 31 Maret 2026, perusahaan mampu mempertahankan stabilitas penjualan sekaligus mencatat pertumbuhan laba tahunan.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, mengatakan curah hujan tinggi di awal tahun tidak mengganggu arah strategi perusahaan.

BacaJuga:

Jualan Online Tanpa NIB Siap-Siap Ditolak Marketplace, Ini Kata Mendag

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

“Di tengah tantangan curah hujan yang tinggi pada awal tahun, Perseroan mampu menjaga stabilitas penjualan melalui pengelolaan persediaan yang prudent, sekaligus melanjutkan disiplin efisiensi dan selective mining yang mendorong perbaikan struktur biaya,” ungkap Arsal dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

“Hasilnya, Perseroan membukukan pertumbuhan laba secara tahunan yang solid, yang merupakan bukti nyata dari ketahanan operasional dan efektivitas strategi yang kami jalankan,” tambahnya.

Dari sisi kinerja, pendapatan PTBA tercatat Rp9,93 triliun, relatif stabil secara tahunan. Meski volume penjualan turun 1 persen, kenaikan Newcastle Index sebesar 14 persen berhasil mengimbangi penurunan ICI-3 sebesar 2 persen, sehingga harga jual rata-rata tetap naik 1 persen. Komposisi penjualan didominasi pasar domestik sebesar 53 persen, sementara ekspor menyumbang 47 persen dengan tujuan utama ke Vietnam, Bangladesh, India, Kamboja, dan Thailand.

Efisiensi menjadi kunci di balik kinerja ini. Beban pokok pendapatan turun 6 persen menjadi Rp8,39 triliun, seiring penurunan produksi batu bara sebesar 22 persen dan volume angkutan 7 persen. Rasio pengupasan (stripping ratio) juga membaik ke level 5,31 kali dari sebelumnya 6,42 kali. Namun, tekanan mulai terlihat dari kenaikan harga bahan bakar sebesar 3 persen, dipicu konflik di Selat Hormuz.

Di sisi lain, beban operasional meningkat 10 persen menjadi Rp61,37 miliar, terutama dari kenaikan beban umum dan administrasi. Penghasilan keuangan turun 17 persen menjadi Rp41,27 miliar, sementara biaya keuangan juga menurun 20 persen menjadi Rp54,04 miliar. Kontribusi dari entitas asosiasi dan ventura bersama justru melonjak 81 persen menjadi Rp168,04 miliar.

Pada akhirnya, PTBA membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp801,79 miliar.

Dari neraca keuangan, total aset perusahaan tercatat Rp43,23 triliun, turun 2 persen dibanding akhir 2025. Penurunan ini dipengaruhi oleh berkurangnya persediaan serta kas dan setara kas. Sementara itu, liabilitas turun 8 persen menjadi Rp19,56 triliun, dan ekuitas naik 5 persen menjadi Rp23,67 triliun.

Arus kas operasi menunjukkan penguatan signifikan dengan kenaikan 70 persen menjadi Rp2,06 triliun, didorong efisiensi pembayaran jasa pihak ketiga. Di sisi investasi, arus kas keluar meningkat menjadi Rp1,06 triliun, terutama untuk pembelian aset tetap. Sedangkan arus kas pendanaan juga meningkat menjadi Rp1,34 triliun seiring pembayaran pinjaman bank.

Hingga akhir Maret 2026, belanja modal terealisasi Rp470 miliar, mayoritas dialokasikan untuk pengembangan angkutan batu bara relasi Tanjung Enim Kramasan.

Menutup keterangan, Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, menilai capaian ini mencerminkan fondasi bisnis yang tetap kuat.

“PTBA akan terus menjaga disiplin operasional, memperkuat efisiensi, serta memastikan fleksibilitas dalam merespons dinamika pasar dan tantangan eksternal,” katanya.

“Dengan fondasi operasional yang solid, Perseroan optimistis dapat terus menjaga kinerja yang sehat dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya. (her)

Tags: Batu BaraBukit Asamkinerja keuangankinerja perusahaanPTBA

Berita Terkait.

jualan
Ekonomi

Jualan Online Tanpa NIB Siap-Siap Ditolak Marketplace, Ini Kata Mendag

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:44
pc
Ekonomi

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:53
kur
Ekonomi

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:43
phkt
Ekonomi

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:13
rosan
Ekonomi

Danantara Raih USD1,5 Miliar dari Pasar Internasional, Akademisi Sebut Indonesia Makin Dilirik Investor

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:35
umkm
Ekonomi

Dari Warung ke Naik Kelas, Festival UMKM Siapkan Jurus Legalitas hingga KUR

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:12

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7127 shares
    Share 2851 Tweet 1782
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
Ronaldo
Olahraga

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40

INDOPOSCO.ID - Timnas Portugal dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Republik Demokratik (RD) Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia...

SelengkapnyaDetails
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
Ronaldo

Unggul Cepat, Portugal Tampil Bak Debutan dan Gagal Jinakkan RD Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:29
tuchel

Debut Penentuan, Thomas Tuchel Taruh Harga Diri Inggris Saat Hadapi Kroasia

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:29
inggris

Inggris vs Kroasia: Three Lions Antusias Jelang Laga Perdana, Waspadai Pengalaman Vatreni

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:52
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.